• Info Terkini

    Monday, April 2, 2012

    Ulasan Cerpen “My Love Black Berry” karya Rahimah Ib

    Rahimah Ib
    Hari ini, FAM Indonesia menerima kiriman sebuah cerita pendek dari anggotanya, Rahimah Ib (Medan). Cerpen itu berjudul “My Love Black Berry”, bercerita tentang seorang gadis bernama Weni yang kehilangan BB (black barry) lantaran terjatuh dari saku seragam sekolahnya saat ia hendak mengikat tali sepatunya yang lepas. Yang naas, setelah jatuh, BB itu diinjak Resti teman sekelasnya sehingga bertambah hancur bentuknya.


    Biasanya, Weni menjadikan BB kesayangannya sebagai teman untuk menghalau sepi dan jenuh. Dengan BB dia rutin membuat status di jejaring sosial seperti facebook dan twitter. Tetapi sejak BB-nya rusak, Weni kehilangan akal dan mencari cara agar ia mendapat ganti BB yang baru.

    Di rumah, Weni melapor kepada mama-papanya tentang rusaknya BB kesayangannya. Weni minta mamanya mengganti BB-nya itu. Mamanya menyetujui, tapi dengan syarat, Weni harus bekerja; setiap pagi Weni harus menemani mamanya belanja ke pasar dan mencuci piring di dapur. Tentu saja Weni terkejut karena selama ini ia tidak pernah mengerjakannya. Tapi lantaran ia ingin memiliki BB baru, akhirnya kerja itu ia terima dengan berat hati.

    Dari hari ke hari Weni menemani mamanya berbelanja ke pasar. Bahkan ia terpaksa harus belajar membaca buku pelajaran di pasar juga. Itu berlangsung berhari-hari. Mamanya memberinya upah 50 ribu rupiah setiap hari sebagai balas jasa membantunya. Artinya Weni membutuhkan waktu sekitar dua bulan agar ia dapat mencukupi uang simpanannya untuk membeli BB baru.

    Setelah uang hasil simpanannya mencukupi, akhirnya Weni mendapat ganti BB baru. Tentu saja dia senang sekali. Setelah masa tugasnya habis, mamanya tidak lagi menyuruh Weni ikut berbelanja ke pasar. Tapi suatu hari Weni bangun sangat pagi dan tanpa disuruh ikut mamanya ke pasar. Padahal tugas menemani mamanya adalah tugas abangnya Rizki. Tapi agaknya Weni sudah terbiasa bangun pagi sehingga tidak menjadi beban baginya lagi. Tentu saja seisi rumah dibuatnya kaget sekaligus senang.

    Cerpen ini menarik. Rahimah Ib berbakat menulis cerpen. Amanat yang terkandung di dalam cerpen kuat, yaitu pentingnya bekerja keras bagi seseorang bila ingin mendapatkan sesuatu. Tidak memperolehnya secara instan. Sayangnya, cerpen sepanjang 9 halaman dengan ukuran 1½ spasi ini masih lemah menyajikan konflik. Cerita yang menarik adalah bila si pengarangnya mampu meramu konflik-konflik yang terjadi kemudian mendramatisirnya sehingga membuat pembaca bertambah penasaran. Cerpen ini juga kurang diedit sehingga ketika dibaca banyak kata salah ketik dan salah penempatan tanda baca, semisal penggunaan titik dua (“) dalam dialog, atau juga titik (.) koma (,) dan lain sebagainya.

    Sebagai pengarang pemula, Rahimah Ib layak diberikan apresiasi. Setelah melakukan editing berkali-kali, cerpen “My Love Black Berry” ini tidak mustahil akan menjadi cerpen yang enak dibaca. Tentu saja, cerpen-cerpen berikutnya buah pena Rahimah Ib kita nantikan bersama.

    Salam aishiteru!

    FAM Indonesia
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Ulasan Cerpen “My Love Black Berry” karya Rahimah Ib Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top