• Info Terkini

    Saturday, June 23, 2012

    Ulasan Puisi “Ikhtiar” Karya Trisna Hadi (Majalengka)

    Ikhtiar (puisi)
    Trisna Hadi
    IDFAM667M Anggota FAM Majalengka

    Biarkanlah mentari bersinar
    Melangkah menerangi dunia
    Tetaplah meyakinkan diri
    Bahwa Allah selalu mengiringi
    Setiap langkah di hidup ini

    Beristiqamahlah dalam beramal
    Beristiqamahlah dalam mencari Ilmu
    Beristiqamahlah dalam mencari rizqi
    Beristiqamahlah mencintai Allah

    Kuatkan Iman dan lapangkan niat
    Berusaha beriring Do'a
    Berpasrah kepada yang MahaEsa
    Berjuang dalam ketabahan dan kesabaran

    Jalani Hidup dengan ikhlas
    Berjuang menuju ridho illahi
    Bersabar dan bertawakal
    Dalam kerendahan hati

    Hari kemarin adalah cerminan diri
    Hari esok hanya milik Allah
    Hari ini takdir Allah mengijinkan kita tetap hidup
    Maka tetapalah beriktiar dan berdo'a kepada-Nya

    ULASAN PUISI:

    Nilai-nilai religius yang telah mendasari kepribadian seseorang memang akan selalu menjadi lautan inspirasi yang tak pernah kering kita timba.

    Beberapa pendapat ahli sastra ada yang mengatakan bahwa memang sebenarnya nilai estetika itu ada pada ajaran agama Islam. Dan unsur puisi itu juga sebenarnya menggali nilai-nilai keindahan itu, dalam rasa, renungan, kesaksian, dan semua yang kita alami baik yang telah terjalani atau masih dalam angan dan impian.

    Jelas, seorang penyair yang mendengar dan menggali detak hati ia akan bermuara kepada suatu nilai kebenaran, karena sesungguhnya bisikan hati itu sangat dekat dengan sang Maha Pencipta.

    Bahkan seorang teman pernah mengatakan, "Kamu tahu? Bahwa dalam puisi itu ada Tuhan, dan dalam Tuhan itu ada Puisi".

    Dalam puisi "ikhtiar" yang sangat religius ini, penulis menyampaikan apa adanya, berisi sarat pesan, mengingatkan kita untuk selalu mengingat Allah dalam setiap langkah dan masalah yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari.

    Orang akan membaca cukup sekali saja telah mengerti dengan amanat/pesan yang hendak disampaikan penulis.

    Karena puisi ini ditulis dengan bahasa sederhana, jelas dan apa adanya.
    Berikut ada beberapa TIPS UMUM Menulis PUISI Yang perlu diperhatikan.

    1.Gunakan kata kiasan.

    Satu kata memberi banyak arti dan makna, itulah puisi. Kata-kata yang tak lumrah digunakan dapat membuat orang berpikir dan menerawang arti puisi tersebut, bahkan tak jarang membuai perasaan sensitif seseorang.

    2. Kombinasikan kata yang tepat.

    Jangan sepelekan penggunaan kata. Menulis puisi bukanlah menulis kalimat surat. Puisi adalah keindahan kata yang terjalin dalam kalimat pendek. Sesuaikan kata yang digunakan dengan tema puisi yang dibuat.

    3.Gunakan beragam kata untuk memperkaya.

    Karya puisi tentunya dapat membosankan jika terlalu banyak pengulangan kata. Jadi pengulangan kata sebaiknya selektif dan hindari bila tidak perlu. Coba perbanyak perbendaharaan kata Anda dengan membaca bahkan bila perlu miliki KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) dan catatan khusus tentang kata tertentu yang unik dan menarik.

    Hanya itu ulasan yang bisa disampaikan FAM Indonesia atas puisi ini, yakin penulis mempunyai modal keagamaan yang kuat untuk menggali tulisan yang berbentuk puisi. Perhatikan pula penulisan kata perkata, agar tidak ditulis berdempetan atau terjadi pengulangan-pengulangan.

    Terus berkarya. Salam aishiteru!

    TIM FAM INDONESIA
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Ulasan Puisi “Ikhtiar” Karya Trisna Hadi (Majalengka) Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top