• Info Terkini

    Thursday, July 26, 2012

    Kata yang Sering Salah Dieja

    Sahabat FAM, berikut ini adalah kata yang sering salah digunakan dalam penulisan. Sebagaimana seorang dai (pendakwah), pedoman utama dakwahnya adalah Alquran dan Hadis. Bagi seorang penulis, pedoman utama menulis adalah KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Kata pertama adalah kata baku dan dianjurkan digunakan:

    aktif, bukan aktip
    aktivitas, bukan aktifitas
    Alquran, bukan al-Qur'an, Al-Qur'an, al Qur'an, Al Qur'an (maupun tanpa ['])
    analisis, bukan analisa
    Anda, bukan anda (memakai A kapital)
    apotek, apotik (ingat: apoteker, bukan apotiker)
    asas, bukan azas
    atlet, bukan atlit (ingat: atletik, bukan atlitik)
    bus, bukan bis
    besok, bukan esok
    diagnosis, bukan diagnosa
    Ekstrakurikuler, bukan ekstrakulikuler
    ekstrem, bukan ekstrim
    embus, bukan hembus
    Februari, bukan Pebruari
    frekuensi, bukan frekwensi
    foto, bukan photo
    gladi, bukan geladi
    hierarki, bukan hirarki
    ibu kota, bukan ibukota
    ijazah, bukan ijasah
    imbau, bukan himbau
    indera, bukan indra
    inderagiri, bukan indragiri
    istri, bukan isteri
    izin, bukan ijin
    jadual, bukan jadwal
    jenderal, bukan jendral
    Jumat, bukan Jum'at
    kacamata, bukan kaca mata
    kanker, bukan kangker
    karier, bukan karir
    kendaraan, bukan kenderaan
    komoditas, bukan komoditi
    komplet, bukan komplit
    konkret, bukan konkrit, kongkrit
    kosa kata, bukan kosakata
    kualitas, bukan kwalitas, kwalitet
    kuantitas, bukan kwantitas
    kuitansi, bukan kwitansi
    kuno, bukan kuna
    lokakarya, bukan loka karya
    maaf, bukan ma'af
    makhluk, bukan mahluk, mahkluk (salah satu penulisan yang paling sering salah)
    mazhab, bukan mahzab
    metode, bukan metoda
    mungkir, bukan pungkir (Ingat!)
    nakhoda, bukan nahkoda, nakoda
    napas, bukan nafas
    narasumber, bukan nara sumber
    nasihat, bukan nasehat
    negatif, bukan negatip (juga kata-kata lainnya yang serupa)
    November, bukan Nopember
    objek, bukan obyek
    objektif, bukan obyektif/p
    olahraga, bukan olah raga
    orang tua, bukan orangtua
    paham, bukan faham
    peduli, bukan perduli
    persen, bukan prosen
    pelepasan, bukan penglepasan
    penglihatan, bukan pelihatan
    permukiman, pemukiman
    perumahan, bukan pengrumahan; baik untuk arti housing maupun PHK
    pikir, bukan fikir
    Prancis, bukan Perancis
    praktik, bukan praktek (Ingat: praktikum, bukan praktekum)
    provinsi, bukan propinsi
    putra, bukan putera
    putri, bukan puteri
    realitas, bukan realita
    risiko, bukan resiko
    saksama, bukan seksama
    samudra, bukan samudera
    saraf, bukan syaraf
    sekadar, bukan sekedar
    sekretaris, bukan sekertaris
    sekuriti, bukan sekuritas
    segitiga, bukan segi tiga
    selebritas, bukan selebriti
    sepak bola, bukan sepakbola
    silakan, bukan silahkan (Ingat!)
    sintesis, bukan sintesa
    sistem, bukan sistim
    surga, bukan sorga, syurga
    subjek, bukan subyek
    subjektif, bukan subyektif/p
    Sumatra, bukan Sumatera
    standar, bukan standard
    standardisasi, bukan standarisasi
    tanda tangan, bukan tandatangan
    takhta, bukan tahta
    teknik, bukan tehnik
    telepon, bukan tel(f/p)on, telefon, tilpon
    teoretis, bukan teoritis (diserap dari: theoretical)
    terampil, bukan trampil
    ubah (=mengganti), bukan rubah (=serigala)
    utang, bukan hutang (Ingat: piutang, bukan pihutang)
    walikota, bukan wali kota
    Yogyakarta, bukan Jogjakarta
    zaman, bukan jaman

    NAH, MARI KITA PEDOMANI BERSAMA!

    [sumber: http://id.wikipedia.org]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Kata yang Sering Salah Dieja Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top