• Info Terkini

    Sunday, August 5, 2012

    Ulasan Puisi "Kita Pasti Bisa!" Karya Hamda Alfansuri (Pekanbaru)

    Sahabat FAM, hari ini Tim FAM Indonesia mengulas sebuah puisi karya Hamda Alfansuri, anggota FAM Pekanbaru, Riau, berjudul “Kita Pasti Bisa!”. Simak ulasannya sebagai berikut:

    Manusia seharusnya bersyukur, karena di tengah perkembangan zaman yang ditandai dengan kemajuan ekonomi dan iptek, para penyair masih tetap lahir dan abadi untuk mengevaluasi kondisi.

    Tujuannya tentu saja untuk menegur dan meningkatkan kualitas manusia, agar jangan terbuai dan tenggelam dalam perubahan nilai-nilai hidup material secara berlebihan dan agar manusia selalu berupaya menjaga keseimbangan alam, budaya dan perkembangan alam, budaya dan perkembangan industri. Terserah bagaimana caranya untuk mencapai tujuan itu, sebab perjuangan penyair secara formalis, hanya sebatas dunia kata. Tergantung bagaimana dan sejauh mana penafsiran pembaca terhadap dunia kata yang disodorkan penyair lewat puisi-puisinya.

    Metafor dapat dipandang sebagai unsur bagunan puisi yang mencakup perlambangan dan kiasan. Unsur bangunan ini dapat sebanding dengan perwatakan tokoh-tokoh dalam karya fiksi. Dikatakan sebanding dengan perwatakan, karena metafor itulah sesungguhnya yang menjadi watak kata-kata dalam sebuah puisi, sehingga dari perwatakan atau sifat kata-kata itu dapat diinterpretasikan sebagai kemungkinan makna dan saran yang terkandung dalam setiap puisi.

    Kata mempunyai tugas yang khas dalam puisi. Ada tiga tugas kata-kata yang amat penting diperhatikan dalam usaha kita untuk mempelajari puisi, yaitu:

    - sebagai pendukung makna (buah pikiran)
    - untuk persajakan
    - untuk perlambangan dan kiasan

    Pada bait pertama puisi “Kita Pasti Bisa!” dapat kita lihat:

    di tengah keramaian.
    Penuh kebisingan.
    Mendekap kesunyian.
    Pada jiwa yang sepi.

    Pada bait ini, penyair memakai kata “Mendekap” tidak menggunakan kata lain seperti “memeluk” atau “merangkul”, karena kata “mendekap” bagi penyair adalah kata yang sesuai dengan citranya di dalam bangunan puisinya itu yang sunyi dan sepi di tengah kebisingan.

    Bait-bait berikutnya:

    Pada kegemulaian sehelai kertas.
    Dengan kegagahan sebuah pena.
    Melahirkan karya, bernyawa sastra.
    Digelari sebuah nama, "KITA PASTI BISA !".
    Didaulat menjadi sahabat.
    Sebagai penyemangat.
    Mempertahankan martabat.
    Sebagai bangsa hebat.

    Dalam puisi di atas terlihat pemakaian kata “kegemulaian” pada baris pertama dan kata “kegagahan” pada baris ke dua. Jika dipakai kata lain yang sama artinya dengan kata tersebut, yaitu “kelenturan” dan “keperkasaan” akan mengganggu perlambangan dan kiasan yang berpadu semua elemen yang membangun karya puisi ini.

    Tampaknya puisi ini memberikan gambaran tentang seorang penulis yang bertekad melahirkan sebuah karya walau dengan terbata-bata tapi dengan semangat yang membaja “KITA PASTI BISA” maka akhirnya menjadi bisa dan bisa.

    Mempertahankan martabat.
    Sebagai bangsa hebat.

    Sedikit koreksian FAM, sebaiknya hilangkan tanda titik ( . ) di akhir setiap baris puisi tersebut karena itu mengurangi keindahan puisi. Kuasailah diksi-diksi yang tak biasa dan bernada puitis serta memiliki kedalaman makna. Itu hanya bisa didapat lewat banyak membaca.

    Akhirnya salam sukses untuk penulis, lanjutkan semangatmu. Banyaklah membaca, membaca dan membaca sesuai dengan firman Allah, IQRA!

    Salam aishiteru!
    TIM FAM INDONESIA

    [NASKAH ASLI PUISI KIRIMAN PENULIS TANPA EDITING TIM FAM INDONESIA]

    KITA PASTI BISA! "
    Oleh Hamda Alfansuri
    IDFAM795S Pekanbaru

    di tengah keramaian.
    Penuh kebisingan.
    Mendekap kesunyian.
    Pada jiwa yang sepi.

    Mengembara para semangat.
    menikmati tari hati.

    Menuliskan kata basi.
    Menuliskan dunia kreasi.

    Pada kegemulaian sehelai kertas.
    Dengan kegagahan sebuah pena.
    Melahirkan karya, bernyawa sastra.
    Digelari sebuah nama, "KITA PASTI BISA !".
    Didaulat menjadi sahabat.
    Sebagai penyemangat.
    Mempertahankan martabat.
    Sebagai bangsa hebat.

    [sumber: www.famindonesia.blogspot.com]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Ulasan Puisi "Kita Pasti Bisa!" Karya Hamda Alfansuri (Pekanbaru) Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top