• Info Terkini

    Tuesday, September 18, 2012

    Profil Anggota FAM Indonesia: Denni Meilizon (FAM Padang)

    Kesibukan Sebagai PNS Tak Surutkan Minatnya Menulis

    Nama sahabat FAM Indonesia ini adalah Denni Meilizon. Ia lahir pada Jumat, tanggal 6 Mei tahun 1983. Anak dari pasangan Asril Nasution dan Deswati Lubis ini, lahir di sebuah desa di kaki gunung Malintang yang bernama Silaping. Sebuah desa eksotis berada tepat di sepanjang aliran sungai besar, Batang Batahan Kabupaten Pasaman Barat Sumatera Barat.

    Pendidikan dasar diselesaikannya  di Silaping. Sewaktu melanjutkan ke jenjang sekolah menengah, ia mulai merantau meninggalkan kampung halaman, bersekolah di SMA 1 Kubung Kabupaten Solok. Ia pernah kuliah di Jurusan Komunikasi Fisipol USU Medan namun tidak terselesaikan.

    Selama berdomisili di Medan, ia banyak belajar dan memerhatikan kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat yang heterogen, sehingga membentuk pola pikir tersendiri baginya. Dari Tano Batak, kemudian ia hijrah ke Ranah Minang lalu menjamah sisi lain potensi dirinya, bekerja sebagai abdi negara pada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sejak tahun 2004 sampai sekarang. Saat ini dia sedang menyelesaikan studinya di STIE KBP Padang.

    Bakat dan hobi menulisnya sudah kelihatan sejak dari SD. Ia banyak mendapat apresiasi dari guru-gurunya khususnya ketika pelajaran Bahasa Indonesia dan Sejarah. Kecintaannya pada buku juga sudah dipupuk sedari umur tujuh tahun, ketika sang papa menghadiahinya buku-buku sebagai hadiah prestasinya yang gemilang dari kelas satu sampai dengan kelas enam SD. Ia bahkan sering menghabiskan uang jajannya hanya untuk membeli buku di Pasar Nagari Silaping.

    Kecintaan membaca itu pun berlanjut terus sampai sekarang, namun dengan menyisihkan sebagian gajinya dan berlama-lama di Toko Buku Gramedia, Sari Anggrek Permindo Padang atau Pasar Loak  Pasar Raya Padang sebagai tempat favoritnya berburu buku.

    Denni juga gemar membuat puisi-puisi sejak kecil, namun tidak dipublikasikan. Saat SMA pernah mementaskan Dramatisasi Puisi dan langsung menyutradarainya sendiri. Atas inisiatif sang istri (Jurnaini Lubis) pernah puisinya dimuat satu kali di Harian Singgalang dan sebuah tabloid kota Padang. Namun, karena kehilangan motivasi dan kesibukan pekerjaan sebagai PNS, aktivitas mengirim puisi ke media massa terhenti.

    Pemilik moto hidup “Berjalanlah, nanti engkau akan mendapatkan jalan di tengah perjalanan itu” sekarang berniat memompa semangat menulisnya melalui binaan Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia. Cita-citanya adalah menulis novel. Denni juga tetap aktif menulis puisi di dunia maya. Satu puisinya yang dikirim dalam Lomba Cipta Cerpen dan Puisi Tingkat Nasional FAM Indonesia, berhasil lolos seleksi dan dinobatkan sebagai puisi terbaik kedua. Ia berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai Rp1.000.000, piagam penghargaan dan paket buku. Tidak hanya itu, puisi tersebut akan dibukukan dalam buku antologi cerpen dan puisi para pemenang lomba di FAM Indonesia. Buku antologi puisi tunggal pertamanya, akan segera diterbitkan FAM Publishing. FAM telah menjembataninya untuk aktif berkarya dan memiliki prestasi dalam bidang tulis menulis.

    Ayah dari Alya Aqeela Alhumaira ini bisa dihubungi melalui email: dennimailizon@ymail.com, Facebook Denni M. Nasution, Twitter dennimeilizon, HP. 085760600640 dan http://www.dennimlzblog.wordpress.com. Saat ini berdomisili di Perumahan Safa Marwa I Sungai Lareh Lubuk Minturun Kota Padang Sumatera Barat.

    [sumber: www.famindonesia.blogspot.com]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Profil Anggota FAM Indonesia: Denni Meilizon (FAM Padang) Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top