• Info Terkini

    Sunday, September 9, 2012

    Profil Anggota FAM Indonesia: Yudha Hari Wardhana (Surabaya)


    YUDHA HARI WARDHANA
    "Sejak Mahasiswa Sudah Suka Menulis”

    Namanya Yudha Hari Wardhana. Ia anggota Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia dari Surabaya dengan nomor anggota FAM948U. Anak ketiga pasangan Mulyanto MZ (ayah) dan Tuti Adiningrum (ibu). Lahir di Surabaya tanggal 15 Februari 1982. Ia tinggal bersama kedua orangtua dan seorang adik di Surabaya, di Perumahan YKP Rungkut Lor RL IIIA Nomor 4.

    Secara formal, ijazah terakhirnya adalah SMA. Yudha pernah kuliah di Fakultas Hukum Universitas Airlangga, tetapi tidak sampai selesai. Ia banting setir ke dunia pendidikan dan aktif berkarir sebagai pengajar di Lembaga Bimbingan Belajar Primagama Suramadu. Lalu, sejak tahun 2011 ia mengambil kuliah Jurusan Pendidikan Matematika di Universitas Terbuka.

    Yudha mulai tertarik menulis sejak menjadi mahasiswa. Beberapa artikelnya pernah dimuat di Harian Sore Surabaya Post dan juga Jawa Pos, antara lain: Partisipasi Rakyat Pasca Kontrak Sosial, Terorisme Sekadar Amunisi Politik, Jangan Khianati Rakyat NAD, Mengawasi Trisula Pemberantas Korupsi.

    Sekarang ia mencoba pengalaman baru dengan menulis cerpen dan juga puisi, lalu bergabung dengan FAM Indonesia sebagai wadah kepenulisan nasional, yang baru 6 bulan berdiri. Wadah kepenulisan Nasional ini mampu memikat hatinya, melalui misinya dakwah bil qalam. Sejak bergabung, ia aktif mengikuti berbagai event menulis yang diadakan FAM Indonesia. Ia bersyukur dalam event proyek penerbitan buku antologi cerpen, salah satu cerpennya lolos seleksi. Cerpen yang lolos seleksi tersebut berjudul “Pesan Cinta dari Korban Penggusuran.” Pada bulan September ini, buku antologi cerpen tersebut akan segera terbit.

    Demikian pula, salah satu naskah cerpennya yang diikutsertakan dalam Lomba Cipta Cerpen dan Puisi Tingkat Nasional 2012 FAM Indonesia, terpilih sebagai salah satu pemenang cerpen pilihan. Cerpen yang berjudul “Peradilan Sakaratul Maut” tersebut, akan diterbitkan pihak FAM Indonesia, dalam buku antologi cerpen dan puisi para pemenang lomba. Itu artinya, dua buah buku antologinya akan segera terbit. Melalui FAM Indonesia, harapannya untuk menjadi seorang penulis yang bisa menerbitkan buku akan segera terwujud.

    “Saya berharap tulisan saya bisa menjadi cahaya yang mencerahkan, menjadi air yang menyegarkan jiwa yang kerontang dan dapat menjadi oksigen yang melegakan,” ujarnya puitis. Bagi kawan-kawan yang ingin mengenal Yudha, silakan add facebook-nya dengan nama “Yudha Prima (Elang Buana)”. 

    [sumber: www.famindonesia.blogspot.com]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Profil Anggota FAM Indonesia: Yudha Hari Wardhana (Surabaya) Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top