• Info Terkini

    Sunday, September 16, 2012

    Tentang FAM dan Ilmu yang Bermafaat

    Oleh Anis Swedia*)

    Sebaik-baiknya ilmu adalah ilmu yang bermanfaat bagi orang lain. Demikian sabda Rasulullah SAW.

    Ya, dari sabda di atas siapa yang tidak ingin memiliki ilmu yang menjadi manfaat bagi orang lain? Pikirkan baik-baik, jawabannya tidak ada.

    Permisi sebelumnya karena saya belum bisa menulis artikel atau opini yang baik. Jadi mohon maaf jika tulisan saya ini tidak jelas mengarah ke mana. Apa yang saya tulis di sini murni dari hati setelah saya dapat hadiah sebuah puisi dari seorang pujangga yang saya kagumi, yakni Pak Refdinal Kelana Mimpi.

    Yah, berawal dari FAM Indonesia, semuanya karena FAM. Saya membuka kembali jendela ilmu pengetahuan sastra dan kepenulisan yang lama terpendam meski diri ini selalu haus akan kata-kata penyejuk jiwa.

    Di sini, kita dapat berbagi ilmu, di sini kita dapat kasih sayang yang nyata, di sini, kita bukan anak tiri atau teman yang disisihkan. Kita semua sama, lahir dengan bakat yang sama di wadah yang didirikan demi menggapai lautan pahala ilmu yang bermanfaat yang dijanjikan Rasulullah SAW.

    Sekali Rasulullah berjanji, maka Allah SWT selalu mendampingi janji itu dengan cinta-Nya yang nyata.

    Inna a'thainnakal kautsar, yang artinya: Sesungguhnya kami telah memberikanmu nikmat yang banyak. (QS: al-Kautsar: 1)

    Nikmat yang sering dilupakan manusia adalah bersyukur kepada-Nya. Dan, untuk FAM Indonesia yang setia berkobar di kancah kepenulisan demi menggapai cita-cita yang sama dengan visi dan misi yang mulia. Sesungguhnya Allah akan meninggikan derajat kita semua hanya dengan ilmu yang paling bermanfaat bagi sesama.

    Ilmu menulis, dunia tulis menulis adalah nikmat yang tak terhingga yang saya tanjaki bagai bukit tinggi yang menjulang dan bersembunyi di balik gunung yang paling tinggi di dunia. Memang untuk mencapai puncaknya, dibutuhkan usaha dan tenaga ekstra. Namun saya percaya tidak ada yang sia-sia di dunia ini, apalagi yang kita lakukan.

    Dari sudut pandang saya, penulis pemula yang masih harus berjalan jauh menapaki perjalanan untuk menuju Puncak Everest, saya yakin FAM tidak akan meninggalkan saya, barang sejengkal di depan saya. Dia akan berdiri di samping saya, memberikan saya banyak saudara dan teman, bergandengan meraih mimpi agar impian itu terwujud. Agar Indonesia dikenal di mata dunia.

    Sadar, FAM telah lama menggandeng motivasi demi cita-cita yang kian hari kian pupus karena tulisan yang berulang kali ditolak media cetak. Namun motivasinya tidak pupus, berulang kali menyukai tulisan yang diposting di sana-sini. Memberi saran dan masukan agar kembali bangkit dari keterpurukan dan keputusasaan. Bahkan memberi motivasi bagi anggota ataupun nonanggota untuk terus berkarya di luar, mencari segudang pengalaman dunia kepenulisan.

    FAM, sesosok nyata sesuai sabda Rasulullah SAW, ilmu yang bermanfaat bagi sesama. Semoga jalannya selalu dalam ridha-Nya. Amin ya Rabbana…

    *) Anisa Swedia, Anggota FAM Indonesia di Malang, Jawa Timur. Mengantongi nomor IDFAM966U
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Tentang FAM dan Ilmu yang Bermafaat Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top