• Info Terkini

    Wednesday, October 3, 2012

    Berbagi Kenangan untuk Sahabat

    Oleh Rahimah Ib*)

    Pagi yang sibuk, udara sedikit mendung, langit kelam dan awan suram menggantung berat seakan tak kuat untuk bertahan. Seperti biasa, monitor komputerku di kantor dari pukul 7 pagi sudah siaga. Membuka file-file tugas, melengketkan notepaper di komputer, sekadar mengingat target kerja yg harus diselesaikan (maklum, usia semakin tua). Satu lagi hal wajib adalah, membuka facebook sambil memantau forum tercinta; FAM Indonesia. Banyak cerita setiap hari, terkadang wall chat dipenuhi canda, ada Maulidin Akbar yang rajin menyapa dengan kocaknya, Admin FAM yang ramah, membuat hari semakin semangat saja.

    Hari yang sibuk, terkadang chating sahabat lama dijawab karena layar berganti-ganti antara internet dan tugas (naaah... ketauan, nyambi!). Ada kekagetan hari ini, Pak Ketum FAM Indonesia menyapa dengan hangat "How are Medan City?" Aku juga semangat menjawabnya, "Great..." (seperti menjawab pertanyaan Presiden Obama, he-he-he). Tapi dialog tidak lama, mungkin Pak Ketum juga sibuk. Tiba-tiba aku terkejut senang dengan munculnya teman lama di wall chatku, seorang sahabat baik waktu kuliah, sama-sama 'ROBIN' (Rombongan Binjai).

    "Assalamu'alaikum, Mah..." sapanya ramah. Aku masih bisa merasakan senyumnya yang ramah mengembang, ah… rindunya. Muncul lagi tulisan "Selamat ya? Cerpen Imah terpilih, Maaf... soalnya baru buka Fb," ah... dari dulu dia memang 'my secret admirer' (hi-hi-hi... narsis, sorry ya plen?). Kutekan tuts keyboard huruf demi huruf, "Makasih... alhamdulillah, jangan lupa beli bukunya, ya?” Kutambahkan lambang senyum berwarna kuning, senang. Tak lama, dia juga membalas, "Iya, Mah. Insya Allah." Setelah muncul tulisan itu, muncul lagi tulisan yang panjang, "Anak Juli juga ada tulisannya di situ, padahal dia baru pertama kali nulis." Ha? oh my God! Kupencet tuts demi tuts tak sabar. "Siapa? Kok Imah enggak tau?" Tak sabar kutunggu jawaban, kemudian muncul tulisan "Adly Zuliansyah Putra, Mah. Juli sampai terharu dan mau nangis, akhirnya dia bisa melanjutkan cita-cita Juli…"

    Subhanallah.... betapa sempitnya dunia, betapa berkuasa Allah Sang Khalik penguasa jagad raya, Allahu Akbar. Ternyata, Adly Zuliansyah Putra salah seorang penulis di buku antologi kedua cinta bernilai dakwah "Inilah Jalan Dakwahku" adalah anak sahabatku, Zuliyarni Juli. Sahabat baik yang tahu sepak terjangku di kampus, tahu tulisan-tulisanku, tahu aku pernah menjadi penyiar radio, tahu segala tentang aku, tahu juga kegilaanku, ah…!!!

    Kami lama terpisah, namun bersatu kembali di dunia maya. Ingat chating pertama dulu, "Imah, masih menulis?”. Aku menjawab mantap, "Insya Allah masih, kemarin sempat juga vakum."

    Dia membalas, "Juli kepengen nulis, sudah ada tulisan tapi nanti lihat dulu ya?” Diam-diam ternyata sahabatku ini juga menulis. Aku tersenyum mengingat kenangan kami dulu, aku menjawab mantap, "Gabung aja di FAM, nanti banyak teman penulis yang bisa bantu koreksi…” Setelah itu, semua mengalir saja, dialog antara dua sahabat yang merindu. Sampai akhirnya, berita ini kuterima pagi tadi (aku menulis dari pagi, baru selesai siang karena memanfaatkan waktu yang tidak bisa kompromi), bahwa aku satu buku dengan keponakanku "Adly Zuliansyah Putra."

    Ayo Ananda, teruslah menulis, melanjutkan cita-cita Bundamu dulu, yang menjadi secret admirer-ku :). Salam semangat!

    *) Penulis adalah anggota FAM Medan, Sumatera Utara
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Berbagi Kenangan untuk Sahabat Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top