• Info Terkini

    Monday, October 1, 2012

    Ilma Nurfalah, Menulis Ratusan Puisi yang Dibukukan Sendiri

    Ilma Nurfalah lahir di Padang Panjang, tanggal 1 Maret 1999. Anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Alfalah, 40tahun dan Hj. Asniar, 34 tahun ini, sejak TK sudah mengumpulkan banyak prestasi hingga kini. Bagi teman-teman seusianya, nama Ilma pun cukup dikenal di Kota Serambi Mekah Padangpanjang.

    Baru-baru ini, Ilma menjadi salah seorang delegasi Sumatera Barat dalam Lomba Cipta Puisi yang membawanya sampai ke Istana Negara di Bogor. Pengalaman cukup berharga itu bermula ketika Ilma memenangkan Lomba Cipta Puisi tingkat Sumatera Barat di Payakumbuh sebagai Juara I. Meski belum berhasil meraih juara di tingkat Nasional itu, namun bagi Ilma pengalaman pertama tersebut memberikan motivasi baginya untuk terus berkarya.

    “Ternyata dengan menulis kita bisa ke mana-mana nantinya, ya?” ujar Ilma lugu ketika berbincang-bincang di kediamannya Jalan DR A Rivai, Guguk Malintang, Kecamatan Padang Panjang Timur.

    Dia menyebutkan, selama di Bogor itu, Ilma bertemu dengan banyak teman-teman seusianya yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Pengetahuannya pun semakin kaya dengan melihat adat istiadat, warna kulit dan ragam bahasa teman-temannya itu. Dan yang pasti, Ilma berhadapan dengan para juara menulis puisi dari berbagai daerah di Indonesia.

    “Grogi juga sih berhadapan dengan mereka, tapi saya berusaha untuk tetap tampil baik ketika lomba,” ujarnya.

    Darah seni di tubuh Ilma tak heran mengalir lantaran sang ayah, Alfalah adalah Dosen Kerawitan Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Padangpanjang yang mahir musik tradisi-modern. Memainkan berbagai alat musik jangan ditanya lagi. Sementara sang ibu, Hj. Asniar seorang bidan di sebuah Puskesmas di Padangpanjang.

    Kedua orangtuanya inilah yang senantiasa memotivasi Ilma untuk terus berprestasi dalam berbagai kegiatan lomba, baik ketika Ilma masih TK hingga sekarang ia duduk di bangku kelas 1 MTsN 1 Padangpanjang.

    “Umi (ibu) selalu memotivasi Ilma untuk optimis mengikuti lomba, begitu juga Abi (ayah),” ujarnya.

    Maka tak heran, di rumahnya Ilma memiliki koleksi berbagai piagam penghargaan dan trophy yang ia dapatkan setelah memenangkan lomba-lomba yang pernah ia ikuti. Hingga sekarang, sejumlah prestasi yang telah ia torehkan mengharumkan nama baik Kota Padangpanjang, diantaranya: Juara I Lomba Fashion Show antar SD se Kota Padangpanjang, Juara I Lomba Lagu Minang se Kota Padangpanjang, Juara I Bintang Kasidah se Kota Padangpanjang, Juara I Lomba Baca Quran Murattal Putri se Kota Padangpanjang, Juara I Lomba Nasyid se Kota Padangpanjang, Juara II Lomba Bercerita antar SD se Kota Padangpanjang, Juara I Lomba Cipta Puisi se Sumatera Barat di Payakumbuh, Juara I Lomba Talempong Pacik se Kota Padangpanjang, dan beberapa lomba lainnya.

    Meski Ilma punya cita-cita menjadi dokter, namun ia ingin menjadi dokter yang suka menulis. Cocok sekali kiranya karena ayahnya seorang dosen seni dan ibunya bidan kandungan.

    Di sekolah, prestasi Ilma terbilang baik. Ia selalu mendapat peringkat 5 besar. Ia juga sangat hobi membaca buku apa saja. Tiada hari bagi Ilma untuk membaca dan menekuni pelajaran-pelajaran sekolahnya.

    Kakak dari Siti Wangi (6 tahun) dan Naila Ratu (4,5 tahun) ini, saat ini sudah menulis puluhan puisi yang ia bukukan sendiri. Ingin pula ia puisi-puisinya itu diterbitkan oleh penerbit besar sehingga bisa dibaca banyak orang. Dan ia telah memperlihatkan puisi-puisinya itu kepada Penyair Taufiq Ismail yang punya Rumah Puisi di Nagari Aie Angek, Kecamatan X Koto Tanah Datar sekitar 6 km dari Padangpanjang.

    Oke deh Ilma, selamat ya. Suatu saat nanti dengan semua prestasimu itu kamu akan menjadi seorang penulis yang dikenal. Teruslah menulis dan mengikuti lomba-lomba. Harumkan lagi nama baik kota Padangpanjang.

    MUHAMMAD SUBHAN

    Keterangan Foto: Ilma Nurfalah (kiri) dan sang Umi (Ibu)

    [www.famindonesia.blogspot.com]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Ilma Nurfalah, Menulis Ratusan Puisi yang Dibukukan Sendiri Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top