• Info Terkini

    Sunday, November 25, 2012

    Di Usia yang Sudah Tak Muda Lagi, Aku Menemukan Kembali Jati Diri Sebenarnya

    Kepada sahabatku FAM.

    Assalamualaikum Wr. Wb.

    Sebenarnya aku malu untuk menulis surat ini padamu karena aku belumlah lagi menjadi anggota resmi. Aku sementara ini baru menjadi anggota grup. Niatku sudah kian membara untuk menjadi anggota resmi tapi ada sesuatu yang menghambatku dan itu tak dapat kuceritakan dalam surat ini.

    FAM, sahabatku yang baik hati. Aku tak kuasa menahan kerinduan ini untuk menulis surat padamu. Mencurahkan segala yang kualami dalam dunia tulis menulis. Akhirnya kuberanikan diri mengikuti jemariku yang menari untuk menyampaikan isi hatiku. Aku sudah lama tertarik dalam dunia kepenulisan, khususnya menulis cerpen dan puisi. Sejak duduk di bangku SMP rasa itu sudah terlalu menggebu dalam hati. Tapi sayang tak ada seorang pun yang mendukungku. Dan akhirnya aku menjadi penulis yang karyaku hanya dibaca seputar teman-teman sekolah.

    Hingga tamat SMA rasa itu kian menggelora. Aku memberanikan diri untuk mengirim naskahku ke sebuah majalah. Lama kutunggu kabar berita dan akhirnya aku pun mendapat kabar. Tapi siapa kira kabar itu membuatku sempat patah semangat karena tulisanku "ditolak" tanpa alasan yang menyertainya! Setelah kejadian itu aku vakum tak mau menulis apapun. Walau begitu aku masih tetap penggemar berat cerpen dan novel karya siapa pun.

    Bertahun-tahun aku pendam gelora ini, sampai akhirnya aku diundang oleh kakak iparku di sebuah grup kepenulisan. Dari sanalah aku mulai bertemu dengan banyak grup penulis. Dan salah satu grup itu adalah kau, FAM-ku sayang. Dari engkaulah limpahan ilmu tentang kepenulisan banyak terserap dalam jiwaku. Aku yang dulu terlalu terbelakang tentang tata cara menulis, gaya bahasa bahkan gaya kepenulisan, kini semua itu sudah dapat kuperbaiki.

    Dari FAM aku banyak mendapati manfaat. Keberanianku tumbuh kembali. Laksana roket aku ingin melaju pesat mengejar ketertinggalanku yang lalu. Aku pun mulai berani kembali mengikuti event-event kepenulisan. Alhamdulillah... lima tulisanku sedang dalam proses penerbitan, memang bukan buku soloku, tapi kumpulan tulisan dengan penulis yang lain.

    Semua itu berkat engkau sahabatku. Kau yang tak pernah marah walaupun aku belum resmi menjadi anggotamu. Kau yang selalu memberiku semangat dan inspirasi. Aku malu FAM, karena aku belum bisa membalas beribu kebaikanmu. Aku berjanji, tunggulah aku wahai sahabatku FAM. Aku akan menjadi anggota resmi dan menjadi belahan jiwamu. Aku ingin berjalan bersamamu FAM, dalam suka dan duka. Dan aku ingin kau jualah yang menjadi belahan jiwaku. Aku bersyukur Allah telah menunjukmu sebagai pembuka jalan bagi jiwaku yang rapuh. Kau tahu FAM? Di usiaku yang sudah tak muda lagi aku seperti menemukan jati diri yang sebenarnya. Semua itu karenamu FAM. Semoga engkau tetap berjaya bersama semangat jiwa penulis.

    Wassalam.

    Salam santun, salam Aishiteru Menulis.

    Melly Waty
    Jakarta
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Di Usia yang Sudah Tak Muda Lagi, Aku Menemukan Kembali Jati Diri Sebenarnya Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top