• Info Terkini

    Tuesday, November 13, 2012

    Hampir Pesimis Berkarya, Tapi Kembali Percaya Diri Bahwa Aku Bisa Menulis

    Klaten, 29 Oktober 2012

    Salam termanis buat FAM.

    FAM yang aku banggakan, dengan adanya wadah penulis yang seperti ini aku bisa belajar dan saya berterima kasih menjadi bagian dari anggota grup ini. Banyak anggota yang berbaik hati untuk memberikan informasi terutama dalam hal menulis.

    Dari awal aku masuk grup ini, aku menjadi terpacu untuk menulis dan ingin mempelajari dunia sastra, dan yang paling penting mengukur kemampuanku sejauh mana aku bisa membuat tulisan seperti: cerpen, puisi, dll. Walaupun aku belum manjadi anggota resmi FAM yang mempunyai ID FAM, aku tetap optimis mungkin suatu hari nanti aku bisa menjadi anggota resmi FAM.

    Sudah lama aku bergabung di grup ini. Sejak aku duduk di kelas 3 SMA dan hingga sekarang aku duduk di bangku kuliah sebagai mahasiswa IAIN Surakarta semester 1. Bakatku mulai muncul ketika aku duduk di bangku SD. Ketika temanku melihat tulisanku dan memuji tulisanku yang menurutnya sangat bagus. Hal itu memacu semangatku menulis sastra.

    Waktu itu aku juga menjadi perwakilan dari SD ku mengikuti lomba puisi Jawa "geguritan" dan macapat. Sayangnya aku tidak menang. Hal itu tidak memupuskan impianku.

    Aku mengenal tulis-menulis lebih mendalam saat SMA. Terutama dalam menulis puisi dan membaca puisi. Guru Bahasa Indonesia sampai memujiku ketika aku membacakan puisi di depan kelas. Akupun ditunjuk sebagai perwakilan kelas untuk mengikuti musikalisasi puisi dalam rangka HUT SMA, tapi juga gagal dan nyaris nomor 4, yang diambil hanya 1, 2, 3 saja dan itu tidak mengubur impianku. Kemudian aku juga mengikuti lomba cipta puisi dan baca puisi tingkat SMA dan gagal juga ternyata. Uang pendaftaran Rp15 ribu pun harus hangus bak dimakan bara api. Aku hampir pesimis dalam berkarya, namun aku buang semua rasa pesimis itu. Aku harus menerima kekalahan ini dengan lapang dada. Saat itulah aku bergabung di grup ini dan membuka impianku untuk menjadi penulis dan belajar mengenai dunia kepenulisan.

    Ketika kuliah dalam hati kecilku aku ingin sekali menulis sebuah buku tapi ada hambatan yang menghadang. Yaitu, tidak adanya fasilitas seperti PC atau laptop sehingga aku harus menyimpannya di pesan Fb atau di folder Hp kadang aku ke warnet. Sedih rasanya tapi aku mengusap mata airku dan aku harus bisa.

    Ketika aku kuliah aku semakin gemar sekali menulis dan membaca buku. Fasilitas masih belum punya tapi semangat tidak akan pernah hilang bahkan temanku ikut menyemangatiku. Dia rela meminjamkan laptopnya sebentar untuk diriku. Coba aku bisa mempunyai fasilitas yang memadai mungkin aku bisa menulis buku dan menerbitkannya di FAM Publishing. Tapi tidak apalah, yang penting aku bisa menulis sedikit demi sedikit.

    Kemarin aku juga ikut lomba esai kritis tingkat nasional oleh BEM Unair, tapi menang tidaknya aku tidak tahu, belum ada kabarnya. Jika gagal aku menerimanya dengan tabah.

    Salut sama FAM Indonesia yang mengumumkan pemenangnya secara detail. Sayangnya aku kemarin tidak mengikuti event lomba cipta cerpen dan cipta puisi tingkat nasional yang diadakan FAM karena sudah terlewat deadlinenya. Mungkin nanti aku besok bisa mengikuti eventnya lagi seperti lomba cipta cerpen nanti.

    Aku sangat berterima kasih kepada Bunda Aliya Nurlela,berkat jasa beliau FAM tidak mungkin seperti ini, yang mempunyai anggota dari Sabang sampai Merauke bahkan luar negeri bercampur menjadi satu untuk memajukan kepenulisan di Indonesia.

    Akhir kata, semoga FAM akan lebih baik di masa yang akan datang dan timbulnya generasi penerus bangsa yang bertalenta dalam menulis seperti cahaya lentera yang akan bersinar dan tidak akan pernah redup.

    Terima kasih FAM Indonesia.

    Sahabat penamu.

    FREDI SETYONO
    Klaten, Jawa Tengah

    Share ke:
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Hampir Pesimis Berkarya, Tapi Kembali Percaya Diri Bahwa Aku Bisa Menulis Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top