• Info Terkini

    Sunday, November 25, 2012

    Penulis China Mo Yan Raih Penghargaan Nobel Sastra

    Penulis China, Mo Yan, memenangi Penghargaan Nobel 2012 untuk sastra, atas karyanya yang menurut pihak penyelenggara Nobel, Swedish Academy, memiliki ciri khas “realisme halusinasi”.

    Pemberian penghargaan pada penulis China merupakan hal mengejutkan karena selama ini komite pemilih Nobel sastra biasanya cenderung menyukai para penulis Eropa.

    Swedish Academy, menilai karya Mo “menggabungkan cerita rakyat, sejarah, dan kontemporer.”

    Peter Englund, sekretaris permanen pihak Akademi, mengatakan bahwa pihaknya telah menghubungi Mo sebelum pengumuman. “Ia mengatakan sangat gembira sekaligus takut,” kata Englund.

    Meski Mo, 57 tahun, adalah warga China pertama yang memenangi penghargaan Nobel sastra, ia bukanlah orang pertama China.

    Seorang China yang berimigrasi ke Prancis, Gao Xingjian, memenangi Nobel sastra pada tahun 2000 atas fiksi drama absurditas yang ditulisnya, terutama dalam novel Soul Mountain. Karyanya dipenuhi kritik terhadap pemerintahan komunis China dan telah dilarang di China.

    Ketika Gao menang, pemimpin komunis China tidak mengakui penghargaan ini. Penghargaan Mo cenderung lebih disambut hangat di Beijing.

    Lahir dengan nama Guan Moye pada 1955 dari keluarga petani di provinsi Shandong yang terletak di bagian selatan China, Mo memilih nama penanya saat menulis novel pertamanya. Berkarakter cerewet pada dasarnya, Mo mengatakan nama yang dipilihnya bermakna “jangan bicara”, yang ditujukan untuk mengingatkan dirinya sendiri untuk menahan lidahnya supaya menjauhkannya dari masalah dan menutupi identitasnya begitu ia mulai menulis saat masuk militer.

    Terobosannya muncul dengan novel Red Sorghum yang dipublikasikan pada 1987. Berlatar belakang di sebuah desa kecil, seperti kebanyakan fiksinya yang lain, Red Sorghum adalah cerita membumi tentang cinta dan perjuangan petani yang mengambil waktu perang anti Jepang.

    Novel itu kemudian dijadikan film yang memenangi penghargaan tertinggi di Festival Film Internasional Berlin pada 1988, sebagai debut penyutradaraan Zhang Yimou dan menaikkan popularitas Mo.

    Selama ini, empat penulis Eropa memenangi lima penghargaan sebelumnya, dengan tahun lalu dimenangi oleh penyair Swedia, Tomas Transtromer.

    Penghargaan Nobel memiliki nilai sekitar US$1,2 juta.

    Penulis: AP/ Dewi Ria Utari

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Penulis China Mo Yan Raih Penghargaan Nobel Sastra Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top