• Info Terkini

    Monday, October 29, 2012

    Profil Anggota FAM Indonesia: Ahmad Saadilah (Pekanbaru)

    "Penulis Buku Kumcer ‘Jangan Pudarkan Semangatku’”

    Nama lengkapnya Ahmad Saadillah, biasanya di panggil Ady. Ia dilahirkan di Kota Dumai yang terkenal dengan pengolahan minyak buminya, pada tanggal 10 Agustus 1992. Sebagai anak kedua dari 4 bersaudara. Sekarang ia sedang kuliah di Prodi Manajemen Informatika, Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam di Universitas Riau.

    Dulu, Ady mempunyai impian ingin menjadi seperti Enstein. Obsesinya terhadap Fisika itu terwujud di kelas 2 dan 3 dengan oliempiade Fisika di UNRI. Waktu Ady bersekolah di sebuah SMA yang bisa dibilang seperti pesantren di Bangkinang, terletak di belakang bukit yang berderet dan di pinggir hutan yang lebat, di sanalah ia banyak mendapat pengalaman termasuk salah satunya pengalaman menulis.

    Ayahnya bernama Abdul Haris dan Ibunya Nurningsih, mereka selalu mengajari Ady dengan nasihat agama. Ayahnya seorang muballig di Kota Dumai. Kedua orangtuanya berdomisili di Dumai dan Ady berdomisili di Pekanbaru dalam rangka menyelesaikan perkuliahan.

    Perjalanan menulisnya cukup beragam. Hobi berganti-ganti. Dulu, hobinya ingin menjadi penulis komik terkenal, karena memiliki dua orang teman pelukis hebat di kelasnya. Karena kesibukan di sekolah, ia mengaku hobinya berganti lagi dan senang bermain bola kaki dan sempat masuk Sekolah Sepak Bola (SSB) Dumai Putra.

    Ady juga suka musik. Sudah banyak lirik lagu yang ia buat bersama temannya. Saat  masuk ke SMA hingga sekarang, hobinya berganti ingin menjadi seorang dai. Saat SMA pula ia suka menulis catatan harian dan puisi.

    Hobi menulisnya berlanjut, Ady mulai mengenal yang namanya blog. Dengan optimis ia memulai untuk menulis artikel yang berasal dari rangkuman dan pikirannya. Karena merasa menulis artikel itu sulit maka ngeblog pun ditinggalkannya. Ia tak menulis artikel lagi. Sampai akhirnya perkuliahan dimulai. Ady merasa salah masuk jurusan. Ia menginginkan lulus di jurusan Fisika tapi justru lulus di jurusan Manajemen Informatika. Di sinilah ia mulai mengenal lebih jauh dunia internet dan kepenulisan.

    Ia mengembangkan menulisnya dengan cara menulis di blog www.saadillah.com. Ia juga  mencoba untuk mencari info mengenai lomba, yang ia dapatkan adalah info lomba yang diadakan FAM Indonesia. Ia mengaku, awalnya hanya membiarkan info itu. Tetapi setelah beberapa hari mencari info lomba lagi, lagi-lagi yang ditemukannya adalah info lomba FAM Indonesia.

    Akhirnya ia memberanikan diri bertanya kepada Sekjen FAM cara bergabung menjadi anggota resmi FAM Indonesia. Ia baca dengan benar semua persyaratannya dan mengikuti panduannya, akhirnya resmilah ia menjadi anggota FAM Indonesia.

    Setelah bergabung di FAM, ia memiliki keberanian untuk menerbitkan kumpulan cerpennya. Pada awalnya ia ragu karena merasa tak memiliki dukungan dari orang-orang sekitar. Namun, tekadnya sudah bulat untuk bisa menghasilkan karya. Naskah kumcernya ia tawarkan ke FAM Publishing dan sekarang sedang dalam proses terbit. Judulnya “Jangan Pudarkan Semangatku”.

    Ady memiliki motto, “Jika mereka bisa, aku juga harus bisa, bahkan lebih.” Jika ingin mengenal Ady lebih dekat, bisa dihubungi: Jl. Merpati Sakti, Blok D No. 6 Perum Cendrawasih, RT/RW. 02/02, Kode Pos 28293 Pekanbaru, Panam, Hp. 0852 7140 1569/adigt.33@gmail.com, blog www.saadillah.com. Fb (http://www.facebook.com/adigt.hmhm), Twitter @Ahmadsaadillah.

    [www.famindonesia.blogspot.com]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Profil Anggota FAM Indonesia: Ahmad Saadilah (Pekanbaru) Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top