• Info Terkini

    Tuesday, October 2, 2012

    Profil Anggota FAM Indonesia: Mardhiyan Novita M.Z (Yogyakarta)

    "Telah Menerbitkan Dua Buku Sastra”

    DHIYAN FAIRA EL-MUNQIDZAH adalah nama pena Mardhiyan Novita M.Z, lahir di Pariaman, Sabtu, 20 November 1993. Putri sulung dari pasangan Maryunis dan Zaisyam ini memulai pendidikannya di TK Bayangkhari Pariaman. Tahun 1999 melanjutkan pendidikan di Sekolah Dasar Negeri 08 Kampung Pondok, Pariaman. Setamat dari MTsN Model Pariaman (lulus 2008), ia melanjutkan sekolah ke MAN/MAKN Koto Baru Padangpanjang di jurusan MAPK (Madrasah Aliyah Program Khusus) yang semasanya dinamakan jurusan ITT (Internasional Timur Tengah), sebuah jurusan yang menanamkan sistem Boarding School.

    Dhiyan –demikian sapaan novelis muda ini—semasa di MTsN rutin mengikuti pelatihan tulis-menulis di salah satu ekstrakurikuler sekolahnya. Puisi-puisinya pernah dimuat di koran Padang Ekpres (2005) dan di website www.korandigital.com (2010). Dari awal duduk di bangku Sekolah Dasar, Dhiyan adalah sosok anak yang aktif dan berpotensi dalam segala bidang. Ia pernah aktif di sanggar seni tari dan fashion (2000-2006). Sejak balita pun ia sudah sering menjuarai berbagai lomba balita dan semenjak di MTsN sudah berkecimpung dalam organisasi-organisasi. Salah satu hobinya membaca, dapat tersalurkan berkat ribuan buku yang ada di pustaka pribadi sang ayah.

    Sebagai anak seorang wartawan, sepertinya keahlian sang ayah dalam menulis terwarisi dalam dirinya. Selama di Sekolah Dasar, iapun dikenal handal dalam mengarang dan bercerita. Semenjak kecil, sudah mulai berpetualang dalam Pramuka hingga diantaranya pernah mengikuti Jambore Malaka di Malaysia (2004), Jambore Thailand, 25th Asia-Pacific Regional di Bangkok (2005), Jambore Nasional di Bandung (2006), dan Jambore Pengakap Malaysia ke-11 di Negeri Sembilan, Malaysia (2006). Petualangan itulah yang melatih otaknya merekam peristiwa-peristiwa, sehingga mudah dituangkan dalam bentuk tulisan.

    Bulan April 2009, saat kelas X ITT, ia terpilih mewakili sekolahnya untuk menjadi siswi Sanggar Sastra Siswa Rumah Puisi Taufiq Ismail di Tanah Datar, Sumatera Barat. Dimulai dari sanalah ia menyelingi pelajaran-pelajaran kitab kuning di sekolah dengan kegiatan sanggarnya.

    Ia selalu meraih Juara dalam lomba-lomba puisi di sekolah, Juara 3 Lomba Cipta dan Baca Puisi Romantis se-Sumbar di Padang (2009), Juara 3 Lomba Baca Puisi Dakwah Tingkat Sumbar, Riau, dan Jambi di Bukittinggi (2009), Juara 3 Lomba Baca Puisi Tingkat Umum di Padangpanjang (2010). Masih banyak prestasinya dalam lomba baca puisi. Selain mengikuti berbagai lomba puisi, ia juga sering diminta membaca puisi, di antaranya dalam rangka Baca Puisi Gempa di RRI Padang (2010), pada Peluncuran Buku Pucuk Risau karya Chavchay Syaifullah di RRI Bukittinggi (2010), acara Kampanye Pilkada Kabupaten Padang Pariaman (2010) dan sejumlah acara di Rumah Puisi Taufiq Ismail (2009-2010).

    Selain dalam bidang sastra, ia juga sering mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) cabang Syarhil Quran. Empat kali Juara 1 MSQ di Padangpanjang (2008-2010), Juara 1 MSQ di Pariaman (2006), Juara 2 MSQ di Padangpanjang Barat, Harapan 1 MSQ di MTQ Nasional ke-33 Sumbar di Pasaman (2009). Bidang-bidang lain, Juara 2 Lomba Pidato se-Kota Pariaman (2007), Juara 2 Lomba Vocal Group se-Kota Pariaman (2007), Juara 1 Lomba Pidato se-Sumbar di IAIN Padang (2010), Enam Besar Lomba Debat Konstitusi di UNAND Padang (2010) dan masih ada segudang prestasi lainnya.

    Di tahun 2011, novel pertamanya “Penyair Merah Putih” terbit. Produktivitasnya tidak lepas dari bimbingan sanggar sastra siswa yang diikutinya di Rumah Puisi Taufiq Ismail. Dan di tahun 2012, buku puisi tunggalnya “Sajak dari Bumi Melayu” diterbitkan Fadli Zon Library Jakarta. Buku itu ditulis selama masa kunjungan di Malaysia, lebih satu bulan, merekam semua yang ia lihat atas undangan Siti Zainon Ismail, sastrawati Malaysia.

    Saat ini, Mardhiyan Novita MZ tercatat sebagai mahasiswi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gajah Mada (UGM). Tak ada hari baginya tanpa menulis. Dan, setelah bergabung menjadi anggota FAM Indonesia, Dhiyan bertekad akan semakin aktif lagi melahirkan karya.

    [sumber: www.famindonesia.blogspot.com]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    1 komentar:

    1. Hebat,, gimana saya bisa menghubungi penulis berbakat ini?

      ReplyDelete

    Item Reviewed: Profil Anggota FAM Indonesia: Mardhiyan Novita M.Z (Yogyakarta) Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top