• Info Terkini

    Wednesday, October 31, 2012

    Segera Terbit, Buku “Cara Berpikir Seniman” Karya Mushthofa Achmad

    SINOPSIS:

    Metode berpikir seseorang itu sangat beragam, bergantung pada beberapa faktor seperti faktor pendidikan, lingkungan, ataupun pekerjaan. Metode berpikir seorang sarjana akan berbeda dengan lulusan SD. Cara berpikir anak gedongan tidak sama dengan anak santri. Begitu juga cara berpikir seorang politisi yang berbeda dengan tukang tambal ban. Cara berpikir seseorang dapat diibaratkan sebagai rambu lalu lintas yang dapat mengatur aktifitas lalu lintas supaya aman dan terkendali. Bayangkan bila tidak ada rambu lalu lintas, kondisi jalan raya akan semrawut, tidak beraturan.

    Begitu pentingnya cara berpikir bagi akal kita, sehingga penulis pun berinisiatif untuk mencoba memaparkan salah satu cara berpikir dalam buku ini. Cara berpikir ala seniman, dengan gaya penjabaran yang tidak terlalu formal agar dapat dicerna dengan mudah oleh Anda sekalian. Kenapa harus seniman? Mungkin di antara para pembaca ada yang bertanya demikian. Saya tertarik dengan cara berpikir seniman karena menurut saya, seniman adalah makhluk yang paling kreatif di muka bumi ini. Seorang seniman dituntut untuk selalu memberikan sesuatu yang berbeda, tidak monoton, dan tidak berkesan meniru dari seniman lainnya. Apabila seorang seniman “melanggar” etika tersebut, bisa dikatakan seniman tersebut telah lumpuh atau bahkan “mati”. Hal ini berbeda dengan profesi lainnya seperti misalnya pengusaha. Mereka masih bisa dikatakan “hidup” meskipun dari sebuah karya atau ide tiruan, selama usaha yang dijalankannya tidak bangkrut dan produk yang dihasilkannya masih laku terjual.

    Sementara para seniman sejati mempunyai tanggung jawab moral untuk selalu melakukan pembaharuan dalam setiap karyanya. Tidak sekadar laku atau tidak karya yang dihasilkannya—karena seniman sejati berbeda dengan pengusaha. Kecuali bila seniman tersebut tergolong seniman komersil yang lebih mengedepankan nilai bisnis dari pada nilai artistik. Hal itu bergantung pada orientasi masing-masing seniman.

    Selain itu, saya juga mempertimbangkan akan adanya ketertarikan masyarakat terhadap dunia seni, khususnya seni musik yang saat ini semakin berkembang dan maju. Sehingga saya ingin memperkenalkan kepada masyarakat bagaimana cara berpikir seorang seniman, serta bagaimana mengaplikasikannya di dalam suatu pekerjaan maupun aktifitas.

    Bagaimana sebenarnya cara berpikir ala seniman itu? Tunggu tanggal terbit buku ini. Hanya di FAM Publishing, Divisi Penerbitan FAM Indonesia.

    [Info pemesan dan penerbitan buku di FAM Publishing hubungi No Hp. 0812 5982 1511, atau kirim pesan ke forumaktifmenulis@yahoo.com, atau kunjungi blog resmi FAM www.famindonesia.blogspot.com]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Segera Terbit, Buku “Cara Berpikir Seniman” Karya Mushthofa Achmad Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top