• Info Terkini

    Wednesday, October 3, 2012

    Suatu Siang Sepulang Kuliah

    Oleh Abdul Kadir Halimin*)

    Perkuliahan selesai. Saatnya cek handphone. Woalah, ada panggilan tak terjawab dari sebuah nomor misterius (upss, nomor baru maksudnya). Siapa yah? Akh, entar dia akan telepon lagi jika memang penting, gumamku (nggak berani untuk telepon balik, maklum kagak punya pulsa, ha-ha-ha…).

    Saatnya tancap gas buat balik ke rumah, ekh maksudnya rumahnya orang, maklumlah anak kuliahan yang menumpang di rumah nenek, he-he-he. Ekhh pas mau makan siang, handphone bernyanyi kembali. Rupanya telepon dari Pak Pos, beliau menanyakan letak rumahku yang sesungguhnya. Maklumlah di kampung ini ada dua orang bernama Abdul Kadir, yang satu H. Abdul Kadir, seorang pengusaha tambak udang yang sukses, dan satunya lagi saya Abdul Kadir, seorang mahasiswa baru yang lagi belajar menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, ha-ha-ha.

    Dan lucunya lagi, orang di kampung mengenal saya dengan nama Kadie, jadi jika Pak Pos bertanya kepada orang lain, siapa yang bernama Abdul Kadir, maka orang-orang akan menunjuk rumah H. Abdul Kadir, ha-ha-ha. Maklumlah, orang itu terkenal di masyarakat, he-he-he. Sedangkan saya tak terlalu terkenal, kasihan!

    Akhh, akhirnya setelah saya melambai-lambaikan tangan di teras rumah, pengemudi motor orange itu menghampiriku. Terlihat sosok lelaki berkacamata di balik helm, menyapa dengan senyuman yang sangat tulus. Ohh Pak Pos, kau begitu mulia, kau sangat berjasa, yah yah yah. Terimah kasih yah. Tabe’, dia berlalu, masih dengan senyuman tulus untuk mengantar kiriman-kiriman lainnya. Titi DJ yah Pak Pos (Hati-hati di jalan maksudnya).

    Aku berlari masuk ke rumah, masih dengan kostum kuliahku yang hitam putih itu. “Tante… potret aku dong, aku dapat kiriman nih, potret aku dengan kiriman ini, ha-ha-ha (lebaynya kamu Kadie). Jadilah siang itu my aunty menjelma menjadi seorang fotografer handal, maklumlah dia memotret diriku, jarang-jarang kan? Entah mengapa pula jiwa keartisanku tiba-tiba muncul, ha-ha-hay. Senyumm….

    Terimah Kasih FAM Indonesia, terkhusus buat Bunda Aliya Nurlela dan Ayahanda Muhammad Subhan. Ini kirimannya (Member Card FAM Indonesia) telah aku terima dengan selamat, sehat walafiat serta sah, Loh! I Love You. I Miss You. Pokoke hatiku untukmu, separuh aku kata si Noah, loh! Ha-ha-ha.

    Tabe’ di’.

    *) Penulis bernomor ID FAM 350M, anggota FAM Makassar
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Suatu Siang Sepulang Kuliah Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top