• Info Terkini

    Wednesday, October 10, 2012

    Ulasan Puisi “Bulan Ramadhan” Karya Siti Lestari (FAM Yogyakarta)

    Sebuah puisi terlahir dari ide yang rutin dan memberikan inspirasi tentang sucinya diri bila dijalankan dengan iman dan takwa yang ikhlas. Seperti dalam puisi ‘BULAN RAMADHAN’ yang selalu datang setiap tahun disebut bulan paling suci bagi umat Islam. Ditulis pada bait awal dengan kalimat indah sebagai berikut:

    Engkau datang sekali dalam setahun
    Engkau tiba bagaikan musim semi yang membawa kesejukan
    Hari-hari Mu begitu dinantikan
    Karena dalam hari-hari Mu terdapat hari yang sangat diharapkan

    Pengharapan dan doa dalam puisi ‘BULAN RAMADHAN’ enak dibaca dan memberikan kesejukan jiwa bila dibaca dengan seksama, memberikan arti yang luas tentang hari-hari yang begitu dinantikan dan pengulangan kata tentang hari-hari dalam baris ke empat mempertegas sebuah keadaan yang selalu dirindukan: ‘Karena dalam hari-hariMu terdapat hari yang sangat diharapkan’.

    Bila dalam satu bulan dilaksanakan dengan baik maka ujian dan perjalanan waktu akan ada ganjaran yang diberikan yaitu berupa pahala, dan penutup puisi ini cukup bagus ditutup dengan kata-kata yang sangat bijak sekali dalam kehidupan umat manusia:

    hingga terlahir
    Diri yang fitri
    Marhaban ya Ramadhan …’

    Dari segi momen, puisi “BULAN RAMADHAN” ini tidak lagi update karena bulan Ramadhan sudah jauh berlalu. Sebentar lagi umat muslim merayakan Hari Raya Idul Qurban. Disarankan, penulis selalu memanfaatkan momen dan menulis puisi-puisi aktual sehingga mengandung kebaruan.

    Sedikit koreksi pada diksi: “Hari-hari Mu” seharusnya “Hari-hariMu”, “ridho” seharus ditulis “ridha”, “ilahi” seharusnya “Ilahi”.

    Ada ketidakkonsistenan penulis dalam menulis tanda titik-titik yang disebut sebagai elipsis. Penulis puisi ini menulis dua titik (..) dan tiga titik (…). Penggunaan elipsis diperbolehkan dalam puisi tetapi sebaiknya tidak perlu. Sebab tanpa titik-titik itu makna dari puisi sudah cukup indah.

    Teruslah berkarya, lahirkan puisi-puisi bertema sosial lainnya.

    Salam santun, salam karya.

    TIM FAM INDONESIA
    www.famindonesia.blogspot.com

    [BERIKUT PUISI PENULIS YANG DIPOSTING TANPA EDITING TIM FAM INDONESIA]

    Bulan Ramadhan

    Oleh Siti Lestari

    IDFAM1011S Anggota FAM Yogyakarta

    Engkau datang sekali dalam setahun
    Engkau tiba bagaikan musim semi yang membawa kesejukan
    Hari-hari Mu begitu dinantikan
    Karena dalam hari-hari Mu terdapat hari yang sangat diharapkan

    Wahai bulan Ramadhan ..
    bersamaMu kami umat Muslim mensucikan diri
    bersamaMu kami berlomba mendapatkan ridho ilahi
    hingga terlahir
    Diri yang fitri
    Marhaban ya Ramadhan …’

    Ket: Gambar sekadar ilustrasi yang diambil dari google.com

    [sumber: www.famindonesia.blogspot.com]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Ulasan Puisi “Bulan Ramadhan” Karya Siti Lestari (FAM Yogyakarta) Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top