• Info Terkini

    Thursday, November 22, 2012

    Aku Menulis Bukan Karena Aku Ingin, Tapi Karena Aku Harus Menulis

    Assalamualaikum Wr. Wb.

    Untuk FAM...

    Halo FAM, saya ingin berbagi sedikit cerita mengenai hobi menulis saya. Mula-mula saya mulai menulis karena teman sebangku saya semasa SMP sangat menyenangi dunia literasi. Tapi seiring berjalannya waktu, aku mulai tertarik dengan dunia tulis menulis ini. Awalnya aku menganggap menulis itu mudah, awalnya aku sangka mendapatkan gelar ‘penulis’ itu juga mudah. ‘Hanya seperti membalikkan telapak tangan’, seperti itulah aku menganggap apa ‘menulis’ itu. Tapi akhirnya aku tahu bahwa hal tersebut tidaklah benar. Dan butuh proses yang tak singkat untukku menyadari hal itu. Aku memang keras kepala.

    Setiap tulisan penulis itu bukanlah seperti sebuah buku harian di mana kita bisa mengeluarkan apa kata hati tanpa satu pun aturan. Aku ingat benar pada sebuah tulisanku untuk tugas sekolah, dan hasilnya guruku memberikanku komentar yang mungkin tak bisa aku lupakan, “Tak ada tulisan yang tak bermanfaat di dalam toko buku sana. Jika ingin seenaknya, tak usah dipublikasikan, simpan untukmu sendiri!” Dan hal itu membuatku tersadar, meskipun aku marah. Beliau juga seorang penulis, yah paling tidak pada masa mudanya, tulisannya sering berlalu-lalang di berbagai media.

    Suatu ketika aku mengatakan kepadanya bahwa aku suka menulis dan ingin jadi penulis, dan dia kembali memberikan ceramah kepadaku, “Kalau hanya suka ya tak usah berharap menjadi penulis” katanya. Dia menambahkan bahwa jadi penulis bukan hanya dari kesenangan, namun kerja keras. Benar juga. Mulai sejak itu, aku memulai ‘kerja keras’ku di dunia literatur. Aku menulis bukan karena aku ingin, namun karena aku harus menulis. Aku mengirimkan naskah bukan untuk mendapat imbalan, namun untuk meraih kepuasan karena tulisanku bisa menginspirasi, dll...

    Dan sekarang, aku mengubah pandanganku bahwa aku tak ‘hanya ingin jadi penulis’, namun ‘tak bisa jadi penulis pun tak apa, asal aku masih bisa menulis’.

    Sekian,
    Wassalamualaikum wr.wb

    NOER AST
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Aku Menulis Bukan Karena Aku Ingin, Tapi Karena Aku Harus Menulis Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top