• Info Terkini

    Sunday, November 11, 2012

    Profil Anggota FAM Indonesia: Sri Rahayuningsih (FAM Jakarta)

    "Merajut Impian Bersama FAM Indonesia”

    Switz Rahayu, adalah nama facebook dari Sri Rahayuningsih. Lahir di Kota Bandung pada tanggal 16 September 1986. Ia besar di Kota Kuningan, Jawa Barat. Lahir dari Ibu Ninin Sri Ningsih dan Ayah Mulyono Komarudin. Ia merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara.
    Hobi menulisnya semenjak duduk di bangku SMP. Berawal dari kebiasaan menulis buku harian dan puisi. Hobi itu berlanjut sampai ke SMA. Di SMAN 3 Kuningan ia mulai senang menulis puisi dan cerita pendek. Hal berkesan yang ia ingat, di meja belajarnya selalu menumpuk kertas dan buku kosong dari teman-temannya yang minta dibuatkan puisi atau cerpen tentang kisah cinta mereka.

    Ia sering membuat cerita pendek bertema remaja pada beberapa buku. Satu buku tersebut terdiri dari beberapa cerita. Namun buku tersebut tak pernah kembali ke tangannya, karena dipinjam beberapa teman secara bergiliran. Tentu saja ibunya heran, mengapa ia boros menghabiskan buku dan pena? Sejak itu, ia memberanikan diri mengirim tulisannya ke mading sekolah. Setiap minggu cerpennya dimuat di mading tersebut. Bahkan ada seorang guru yang memberinya sejumlah uang agar mengirimkan karya ke majalah. Sayang, Rahayu selalu menolak dengan alasan tidak percaya diri.

    Setelah lulus SMA jurusan IPA, pada tahun 2003/2004 ia merantau ke Jakarta dan bertemu jodoh di sana. Cita-citanya memang tinggi yaitu ingin sekali kuliah dan menjadi guru Biologi.

    Setelah menikah, apalagi mempunyai seorang putra yang kini berusia 3,5 tahun ia benar-benar vakum menulis. Hanya sekadar menulis diari dan daftar belanja sehari-hari. Saat ia sedang berselancar di dunia maya, tak sengaja menemukan info tentang FAM Indonesia. Ia mendapat motivasi menulis di FAM. Awalnya, tujuan ia menulis adalah untuk meringankan beban ekonomi keluarga. Namun di FAM justru mendapat pelajaran dan pencerahan. Salah satunya agar menulis karya yang bermanfaat dalam rangka berdakwah bil qalam.

    Bersama FAM ia kembali merajut impian yang sempat tenggelam. Ia belajar untuk tidak patah semangat dari setiap semangat anggota FAM lainnya. Semangatnya semakin berkibar saat salah satu cerpennya yang berjudul ‘Kamar untuk Ayah dan Bunda’ masuk ke dalam buku antologi FAM Cinta Bernilai Dakwah yang berjudul “Untuk Sumarni dari Suparman”.

    “Semangat saya ini bukan tanpa alasan. Saya tak menyangka karena ilmu saya masih alakadarnya. Saya masih, harus, ingin dan akan belajar terus sampai saya bisa menghasilkan karya yang berguna. Bersama FAM saya merajut kembali cita-cita. Sebab saya yakin dan percaya segala sesuatu pasti ada ilmunya,” ujarnya optimis. (*)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Profil Anggota FAM Indonesia: Sri Rahayuningsih (FAM Jakarta) Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top