• Info Terkini

    Saturday, November 17, 2012

    Profil Anggota FAM Indonesia: Andalusiana Cordoba (Trenggalek)

    "Kado Milad ke-24, Menjadi Anggota FAM Indonesia”
    Andalusiana Cordoba adalah nama pena dari Marfuatus Zulvia Wilujeng. Lahir di Kabupaten Trenggalek, 13 Juli 1988. Putri pertama dari pasangan Mahfut dan Asmulik. Bagi Andalusiana, menulis adalah pekerjaan tersulit yang ia rasakan. Bahasa Indonesia masuk daftar pelajaran yang tak disukainya, karena selalu ada sesi mengarang. Ia hanya senang membaca dan menceritakan kepada teman-temannya tentang apa yang telah dibaca. Itulah cara dia untuk berbagi.

    Saat melanjutkan belajar di Pesantren Putri Al-Mawaddah Ponorogo, keinginan untuk bisa menulis mulai tumbuh. Ia melihat beberapa teman dekatnya aktif di Mading Pangkalan dan Majalah Mir’ah (Media Informasi Santriwati Al-Mawaddah). Menurutnya hal itu mengasyikkan sekali, karena nama penulisnya bisa nangkring di majalah dan dibaca oleh semua santri. Akhirnya ia mencoba mendaftarkan diri dan ikut seleksi anggota Mir’ah. Namun gagal dan ia kemudian memilih untuk aktif di ekskul lain.

    Suatu ketika, seorang Ustad favoritnya yang mengajar Tarbiyah wa Ta’lim menyampaikan sebuah materi. Beliau mengatakan, “Idza arodta an tukholida, faf’al syaian yastahiqqu an yuktab. Au uktub syaian yastahiqqu an yuqra’. (Jika kamu ingin orang lain menirumu, maka lakukanlah sesuatu yang layak untuk ditulis. Atau tulislah sesuatu yang layak untuk dibaca).” Kalimat itu dicatatnya baik-baik dan ia hapalkan. Tapi hingga ia lulus dari S1 tahun 2011, tak juga ia mulai menulis. Pertanyaannya, “apa yang mau ditulis? Baginya, menuangkan pikiran lewat tulisan itu  lebih sulit daripada menuangkannya dengan berbicara langsung.

    Awal Juli 2012, ia bertemu dengan Pak Ahmad Kindi di jejaring sosial dan mengikuti workshop menulis online yang diadakan Jaringan Asah Pena. Kemudian beliau merekomendasikan untuk bergabung juga di FAM. Andalusiana sempat kebingungan, saat mengisi formulir dan diminta mencantumkan daftar karya, sebab ia merasa belum memiliki karya. Setelah konfirmasi dengan Bunda Aliya Nurlela (Sekjen FAM) ia mendapat penjelasan, tak punya karya pun bisa bergabung karena FAM adalah wadah belajar.

    Pada tanggal 13 Juli 2012 (tepat di hari ulang tahunnya) ia mendapat email ucapan selamat bergabung di FAM dengan IDFAM868U. Tujuannya bergabung di FAM karena ia  ingin belajar. Agar apa yang pernah dikatakan Ustadnya menjadi nyata dan karyanya bisa menjadi inspirasi dalam kebaikan hingga menghasilkan pahala yang tiada terputus.

    Cerpen perdananya lolos dalam event menulis yang diadakan FAM. Ia bahagia sekali bisa masuk dalam buku Antologi 2 “Untuk Sumarni dari Suparman”. Untuk karya antologinya yang lain masih dalam proses. Saat ini baru terkumpul enam antologi, semoga buku solonya juga bisa segera lahir. “Suatu kebanggaan tersendiri saat bergabung di FAM dan dapat mengenal beberapa Tim FAM yang ramah dan baik hati. Saya berharap dapat mengambil banyak manfaat dan ilmu dari para senior di FAM,” ujarnya bangga dan penuh harap.

    Meski ada sedikit rasa tak percaya diri dengan anggota FAM lain yang telah menulis sejak lama, ia berusaha untuk cuek saja dengan rasa itu. Toh setiap orang yang telah sampai pada posisi tangga tertinggi pun, pasti dulunya juga pernah melewati tangga pertama. Hanya soal waktu saja. Mereka para senior telah mengambil start lebih dulu. Ia juga bertekad bisa seperti para penulis yang telah lebih dulu menulis dan memiliki nama.

    Andalusiana Cordoba dapat dihubungi melalui email andalusianacordoba@yahoo.com atau bisa dikunjungi di http://sevillagranada.blogspot.com. Dengan alamat rumah, RT.45 RW20 Desa Sukorejo Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek 66372. Hp. 085735259179.

    Share ke:
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Profil Anggota FAM Indonesia: Andalusiana Cordoba (Trenggalek) Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top