• Info Terkini

    Sunday, December 16, 2012

    Menulis Sudah Menjadi Bagian Hidup Saya

    Lhoksukon, 16 Desember 2012

    Teruntuk sahabat terindah FAM Indonesia
    di-
    Tempat

    Assalamu'alaikum wr. wb

    Bismillahirrahmanirrahim…
    Segala puji bagi Allah, dengan rahmat dan hidayahnya, alhamdulillah Allah telah memberikan saya kesempatan untuk menulis sepatah atau dua patah kata buat sahabat FAM indonesia. Begitu bahagianya saya ketika mendengar FAM Indonesia membuka Lomba Menulis Surat. Terasa api yang pernah padam dalam hati saya karena kemalasan untuk terus menulis kini kembali menyala. Itu semua karena sahabat FaM. Seperti kata pepatah, “kesempatan tak datang kedua kalinya", maka dari itu saya menggunakan kesempatan emas ini.

    Menulis adalah hobi saya sejak kecil dan sangat saya senangi, apapun jenisnya, baik menulis surat, puisi, diary sampai menulis catatan saat belajar di sekolah. Istilahnya tak pernah ada kata lelah dalam hal menulis.

    Menulis sudah menjadi bagian dari hidup saya, walau tulisan saya tidak pernah dimuat di media apapun. Hal yang paling saya senangi dalam kriteria menulis yaitu menulis diary. Tahu tidak sebabnya kenapa? So pasti sahabat FAM ingin tahu dong, hehe. Hal yang tak pernah saya lupakan dari kecil itu, menulis diary. Diary itu bagaikan tempat curhat yang damai bagi saya, semua isi hati saya tak luput saya curahkan dalam sebuah diary. Lucunya ketika saya mencintai seseorang, saya malah mencurahkan lewat buku kecil itu bahkan sampai membuat puisi. Begitulah diri saya karena saking cintanya dengan dunia menulis.

    Astagfirullahal’azim. Beginilah jika saya keasyikan bercerita, saya jadi lupa pokok utama dari surat ini. Maaf ya sahabat FAM! Tentunya FAM sangat mengetahui, menjadi penulis terkenal bukanlah hal yang mudah, apalagi anak daerah seperti saya yang masih banyak kekurangan dalam menulis. Jika suatu saat nanti saya bisa menjadi penulis terkenal, maka hal pertama yang akan saya lakukan yaitu mengucap rasa syukur kepada Allah SWT. Tentunya hal itu tak asing lagi buat sahabat FAM, tapi bagi saya tidak afdal kalau tidak mengucapkannya.

    Seterusnya saya ingin membahagiakan orang yang sangat sayangi di dunia ini yaitu kedua orangtua saya karena bagi saya mereka adalah segelanya dalam kehidupan ini dan tanpa doa dari mereka tak ada satu anak pun di dunia ini dapat meraih cita-cita mereka. Sesungguhnya ridha Allah ada pada ridha kedua orang tua. Mungkin secuil apapun tak ada yang dapat membalas jasa kedua orang tua kita, apalagi saya.

    Harapan saya, ingin sekali memberangkatkan haji kedua orangtua saya, dengan penghasilan yang saya miliki. Saya sangat menyanyangi mereka. Tak ada harapan lain dalam hidup saya. Terima kasih banyak kepada sahabat FAM Indonesia yang telah memberikan saya kesempatan. Mungkin surat yang saya kirim ini tidak seindah dan semenarik surat yang dikirim oleh sahabat-sahabat FAM lainnya. Mohon dimaklumi saja ya? Hehe. Soalnya ini pertma kalinya saya mengirim surat.
    Saya akan selalu berdoa semoga sahabat FAM tercinta selalu dalam lindungan Allah dan semoga saja Alllah selalu meridhai niat baik sahabat FAM Indonesia. Jujur saya terinspirasi sekali dengan FAM Indonesia, karena sahabat FAM kemalasan saya hilang dan karena sahabat FAM pula kejanggalan dalam hati saya sirna.

    Begitu indah hidup saya karena saya bisa menjadi salah satu dari sahabat FAM Indonesia.

    Salam hangat buat FAM tercinta.

    Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
    DASMA INTAN SARI
    (intan_cimut94@yahoo.co.id)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Menulis Sudah Menjadi Bagian Hidup Saya Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top