• Info Terkini

    Monday, December 17, 2012

    Profil Anggota FAM Indonesia: Hamdi Alfansuri (FAM Pekanbaru)

    "Aktif Menulis Bersama Saudara Kembarnya”
    Hamdi Alfansuri, namanya. Lahir di Kota Bukittinggi pada tanggal 16 juni 1997. Menulis fiksi adalah hobinya saat ini, walaupun ia juga suka menulis “true story” tentang hidupnya. Menurutnya semua berawal dari majalah dinding sekolah, Nopember 2010 yang lalu. Saat itu, Hamdi yang senang menggambar, memiliki hasrat yang sangat kuat untuk menyerahkan satu puisi untuk edisi perdana madding sekolahnya.Meskipun ia kurang menyukai menulis puisi.

    “Apa yang membuatku ingin menyerahkan sebuah puisi, bukankah aku mampu menggambarkan apa yang kupikirkan dalam waktu yang lebih singkat daripada menulis sebuah puisi?” ujarnya.

    Puisi itu berjudul “Generasi Muda”. Semenjak menyelesaikan puisi itu, ia merasa tertantang untuk kembali menuliskan puisi baru.

    “Memang sedikit aneh, tapi inilah kenyataan. Ungkapan “Benci Bilang Cinta” yang selama ini tak kupercaya, muncul membuktikan bahwa dirinya benar-benar ada. Oke, berlari dari masa lalu. Mari melangkah ke masa sekarang. Kini, aku sangat senang menulis, terutama menulis puisi. Ya, walau tak begitu produktif. Semenjak Februari lalu, aku juga telah mulai mencoba menulis cerita pendek atau yang lebih dikenal dengan cerpen dan artikel bebas (walau terkadang lebih terkesan seperti berita).Ya, memang belum banyak cerpen dan artikel yang ku selesaikan. Kini, selain keinginan untuk menulis, keinginanku untuk memahami seputar dunia tulis menulis juga semakin kuat.Bahkan juga sempat terpikir olehku, jika kuliah nanti aku akan memilih jurusan yang berhubungan dengan bahasa dan sastra Indonesia,” ujarnya penuh semangat.

    Setelah menyukai menulis, Hamdi menggunakan nama pena “Alfandi.” Alfandi adalah singkatan dari nama aslinya yang dibalik, ‘Alfan’suriHam‘di’.

    Meskipun sekarang belum ada karyanya yang diterbitkan, Hamdi yakin suatu saat nanti, ia mampu menerbitkan sebuah buku dengan label “Best Seller”.

    Cita-citanya adalah menjadi seorang yang bergerak di dunia pendidikan. Menjadi tenaga pendidik/pengajar, penulis materi dan lain sebagainya. Tapi, ia akan tetap menulis dan berada di jalur kepenulisan. Harapannya, ia ingin memiliki sebuah buku sendiri, penerbitan sendiri, dan sekolah kepenulisan murah bahkan jika bisa gratis.

    “Dengan sepenuh hati aku tegaskan, “Aku tak ingin berhenti menulis,” karena menulis telah menjadi kebutuhan hidupku. Sesuai motto hidupku aku akan menuliskan apa yang kupikirkan, karena aku tak ingin ide-ide dan pemikiran baru yang kudapat hilang begitu saja tanpa makna. Tulislah apa yang Anda pikirkan, dan pikirkan apa yang Anda tulis,” ucapnya mantap.

    Bersama saudara kembarnya, Hamda Alfansuri yang juga aktif menulis, keduanya resmi bergabung menjadi anggota FAM Indonesia untuk semakin mengasah kemampuan menulisnya.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Profil Anggota FAM Indonesia: Hamdi Alfansuri (FAM Pekanbaru) Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top