Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2013

Kata Kamus Hari Ini: “Kuno”

FAMili, hari ini kita membahas kata “kuno”. Ada yang menulis “kuna”, tetapi menurut KBBI yang benar adalah “kuno”.

Kata “kuno” artinya: 1) lama (dari zaman dahulu); dahulu kala. Contoh kalimat: barang-barang ini sudah “kuno”; 2) kolot; tidak modern: pendapat “kuno” harus ditinggalkan;

“Kekunoan” artinya: 1) segala sesuatu yang bersifat kuno; 2) kekolotan.

Kadang ini masalah sepele, tetapi fatal bila tidak diperhatikan. Nah, mari kita selalu berpedoman pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang menjadi rujukan utama para penulis Indonesia.

Salam santun, salam karya.

FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

Ulasan Puisi “Alam Desaku” Karya Aisyah Luthfi (FAMili Sumedang)

Sebuah judul selayaknya dapat dimaknai sebagai pesan sebuah tulisan secara keseluruhan. Dari judul pula dimaknai sebagai penarik perhatian pembaca kepada isi tulisan kita. Judul ibaratnya sebuah magnet. Maka pemilihan sebuah judul menjadi penting manakala kita menginginkan tulisan kita dibaca oleh orang lain.

Mari kita telaah puisi karya Aisyah Luthfi yang diberi judul “Alam Desaku” ini. Kita baca dengan mengambil sudut pandang berlatar alam sebuah desa. Mari pindahkan imajinasi kita sejenak lalu kita baca dan hayati puisinya itu. Puisi “Alam Desaku” dibuka dengan bait sebagai berikut :

Ku pandang sawah membentang luas
Menghijau bagai karpet
Burung bernyanyi riang
Menyambut pagi


Lihat, ini adalah sebuah pembukaan yang menarik. Aisyah Luthfi membawa kita ke sebuah ruang di mana ada hamparan sawah yang luas menghijau dengan latar belakang suara burung dan kegembiraan suasana pagi hari.

Kemudian dilanjutkan dengan bait kedua:

Mentari mengintip malu
Di balik gunung


Membaca bait di atas, kita tering…

Ulasan Cerpen “Sunyi yang Manis Sekali” Karya Ridha Sriwahyuni (FAMili Padang)

Cerpen “Sunyi yang Manis Sekali” bercerita tentang tokoh ‘aku’ yang memerhatikan sahabatnya Lorena, gadis yang ‘dingin’ dan sangat kesepian. Dia hidup dengan fasilitas lengkap dan mewah, tapi jauh dari kasih sayang orangtua yang super sibuk. Mereka tidak pernah memerhatikan perkembangan anak gadisnya yang berumur tujuh belas tahun. Hingga, ‘aku’ melihatnya pulang pada suatu malam dalam keadaan mabuk. Selesai liburan semester, semua berubah. Lorena berubah menjadi gadis yang hangat, menyapa ‘aku’ bahkan mengunjungi rumahnya untuk sekadar menanyakan PR Fisika. Lorena telah menemukan sunyi yang manis sekali, bangun di sepertiga malam untuk mengadu kepada Sang Pencipta. Menumpahkan segala keluh kesahnya dan merasa bahwa Allah sangat mencintainya dan ia tidak sendiri.

Penulis menggambarkan sunyi yang manis sekali seperti cokelat yang di dalamnya terdapat kacang mete, atau es krim yang dihiasi irisan strawberry. Cokelat atau es krim yang dibiarkan lumer di mulut dan masih meninggalkan manis …

Profil Anggota FAM Indonesia: Ade Ubaidil (FAMili Banten)

Nama lengkapnya Ubaidil Fithri. Ia memiliki nama pena Ade Ubaidil. Nama Ade itu sendiri dia peroleh dari orangtua dan keluarganya, karena sebagai anak bungsu dari 4 bersaudara. Mahasiswa yang sudah mengantongi ID keanggotaan di Forum Aktif Menulis FAM1198M ini, lahir di Serang, tanggal 02 April 1993. Lulus sebagai siswa 10 terbaik dari MA Al-Jauharotunnaqiyyah Cibeber, Cilegon. Saat ini sedang melanjutkan sekolahnya di sebuah Perguruan Tinggi di Universitas Serang Raya (UNSERA) daerah Banten. Ade tinggal bersama keluarga tercintanya di Jl. KH.Mabruk No.19 RT.07/RW.01 Cibeber, Cilegon.

Ade Ubaidil memiliki hobi menulis dan mendengarkan musik. Dia lebih senang membaca buku tentang motivasi dan semangat. Mulai senang mengarang saat masih kelas 3 SD dan mencoba menekuninya di kelas 6 SD. Karena pelajaran Bahasa Indonesia adalah salah satu pelajaran favoritnya.

Sejak kelas 1 sampai kelas 3 SD ia selalu mendapatkan peringkat/rangking 3 dan 4 begitu terus kejar-kejaran dengan sahabat karibnya.…

Ulasan Cerpen “Senja Ungu” Karya Arum Tri H (FAMili Semarang)

Cerpen ini diawali dengan kekaguman penulis pada lukisan alam berwarna ungu yang disuguhkan Tuhan. Lukisan indah di senja itu mampu meruntuhkan tokoh utama dari sifat egois dan keras hati. Sebuah gambaran di awal cerita bahwa tokoh utama sangat menyukai warna ungu dan pesonanya.

Cerpen ini berkisah tentang seorang gadis berambut panjang yang hatinya terluka karena ulah seorang lelaki. Gadis tersebut ingin menghapus bayangan lelaki itu dari benaknya dan melupakan rasa sakitnya, dengan mendatangi salon dan membiarkan gunting salon memangkas rambut panjangnya. Ia pasrah pada kerja pegawai salon yang seakan mengubahnya menjadi orang baru dengan penampilan baru.

Setelah proses menggunting rambut di salon selesai, tokoh dalam cerpen ini merasa tampil menjadi orang baru meski hanya sebatas penampilan fisik semata. Si tokoh mengakui, ia tetaplah dirinya meskipun telah mengubah penampilan. Ia mulai belajar menyukai warna lain, seperti merah dan kuning.

Cerpen ini cukup singkat dan memikat. Namun …

Pengumuman Nama Penulis Lomba Surat Bulanan di Grup “Forum Aishiteru Menulis”

Tema lomba: “Di Negera Itu Mimpiku Akan Belabuh”

FAMili. Hari ini FAM Indonesia mengumumkan nama-nama seluruh penulis surat yang berpartisipasi dalam Lomba Bulanan di Grup FAM Indonesia. Surat-surat mereka telah diposting dan kita baca bersama. Mimpi-mimpi mereka sungguh luar biasa, dan kita doakan semoga terwujud.

Berikut nama-nama penulis surat:

1. Abdul Kadir Halimin
2. Achmad Arifin
3. Ade Ubaidil F
4. Adinda Iik Zakiyah
5. Aini
6. Andalusiana Cordoba
7. Arrinny Fharahma
8. Asna Al Khansa
9. Ayunda Azalia
10. Anggita Nuridah
11. Dedi Saeful Anwar
12. Dodi Saputra
13. Efri Syamsul Bahri
14. Eka Susanti
15. Fathi Habibah
16. Fia Fauziyah
17. Fredi Setiyono
18. Hanum Hiyanumz
19. Hasan Ashaari
20. Hidayatul Hasanah
21. Intan Puspita
22. Intan Sayyidah
23. Ken Hanggara
24. Laura Chrismadani
25. Lin Hana
26. M. Sofyan Arif
27. Maula Amjad
28. Mazaya
29. Mia Mutiara
30. Moch. Ghufron Cholid
31. Muhammad Abrar
32. Nadia Regina Martanti
33. Noer Ast
34. Nopiah Wid
35. Nopitri
36. Novia Wella
37. Novita Suci
38. Nur Aini
39. Puji…

Ulasan Cerpen “Sepotong Kue yang Membawa Kesadaran” Karya Nora Yuliani (FAMili Payakumbuh)

Gimas seorang mahasiswa yang malas, semua karena pengaruh temannya satu geng, Frenky dan Bagas. Radit, sahabatnya yang selalu mengajak kepada kebaikan diabaikannya. Padahal orangtuanya menggantungkan harapan kepadanya agar kuliah dan menjadi ‘orang’ karena Gimas adalah anak sulung.

Sifat Gimas sangat bertolak belakang dengan adiknya, Leony. Leony adalah sosok perempuan yang rajin dan gigih. Untuk membantu keuangan keluarga, Leony rela bersusah payah membuat kue untuk dititip ke warung-warung. Namun, suatu hari Leony menemukan Gimas dan pasukannya bolos kuliah dan Leony sangat kecewa. Gimas menyesal, terlebih ketika Leony menjelaskan bahwa persahabatan ibarat kue, yang berasal dari tepung. Tepung bila dicampur dengan bahan lain secara tepat, maka akan menjadi kue yang lezat. Tapi sebaliknya, bila tepung dicampur tidak tepat maka tidak menghasilkan apa-apa, bahkan bisa menjadi sampah. Gimas menyadari dan berubah, memilih Radit sebagai temannya rajin mengikuti kuliah dan aktif dalam kegi…

Logo Baru FAM Publishing, Divisi Penerbitan FAM Indonesia

FAMili, apa kabar Anda malam ini? Semoga tetap semangat. FAM Publishing, Divisi Penerbitan Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia mengganti logo FAM Publishing, terutama jenis font yang lebih sederhana. Insya Allah, buku-buku terbitan FAM berikutnya akan memakai logo manis ini yang dibubuhkan di sudut kanan atas sampul buku Anda.

Ingin tahu prosedur penerbitan buku di FAM Publishing, silakan kirim email ke forumaktifmenulis@yahoo.com atau kontak langsung ke nomor Call Centre FAM Indonesia 0812 5982 1511 di setiap jam kerja. Kunjungi juga web FAM di www.famindonesia.com.

Salam santun, salam karya.

FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

Dan Ternyata Mimpiku Menjadi Kenyataan

Kepada Ydh
Sahabat penaku
di tempat

Assalamualaikum temanku tersayang. Bagaimana kabarmu? Aku selalu berharap kamu selalu dalam keadaan baik di mana pun kamu berada sekarang. Banyak hal yang terjadi di kehidupanku beberapa tahun ini dan aku selalu berharap kamu ada di sini menemaniku. Menemani setiap langkah dan keputusan yang aku ambil. Bagaimana kabar kuliahmu? Aku berharap kuliahmu lancar di sana dan cepat mendapatkan kerja setelah lulus nanti. Sekarang aku sudah bekerja. Sudah empat tahun aku bekerja menjadi seorang teknisi. Aku senang dengan pekerjaanku tapi ada beberapa hal yang membuatku kurang nyaman dengan suasana kantor. Tenyata dunia kerja tidak seperti yang aku pikirkan. Terkadang semua terlihat abu-abu di sana.Di mana semua orang sama-sama mencoba berusaha bertahan hidup. Jadi sulit rasanya mencari seseorang yang benar-benar baik, walaupun tidak ada seseorang yang sepenunya jahat. Sedikit sulit menemukan persahabatan di dalam lingkungan kerja. Tidak jarang satu sama lain sal…

FAMili, Waspadai Serangan SPAM/Virus yang Akan Mencuri Pasword Fb Kamu

Ini serius. Jangan sekali-sekali kamu terpengaruh untuk mengklik atau membuka pesan seperti berikut:

Teman-Teman,Aku Baru Dapat SONY EXPERIA SMARTPOHNE-BLACKBARRY AutoLikes,Subscribe,Comment,Auto Add Lohh.Kamu Mau Juga ? Caranya Disini >http://duniaportal.blogspot.com/< 100% Gratis!

Atau:

WOW Succees auto add,auto like,auto subscribe auto, follow and update status via blackberry android, Website auto Like : [ http://robotfacebooks.blogspot.com/ ]<----- Free 100%

Jika itu kamu lakukan, maka akun kamu akan digunakan oleh si penipu untuk menyebarkan iklan/SPAM/Virus yang merugikan orang lain atau kamu sendiri. Nah, jika menemukan pesan-pesan seperti di atas, jangan ragu untuk segera men-DELETE!

Salam santun, salam karya!

FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

Kata Kamus Hari Ini: “Utang”

FAMili, selamat malam. Semoga kabar Anda hari ini tetap sehat dan semangat.

Hari ini kita membahas kata “utang” yang sering ditulis dengan “hutang”. Sementara menurut KBBI yang benar adalah “utang”.

“Utang” artinya: 1) uang yang dipinjam dari orang lain: membayar “utang” di bank; 2) kewajiban membayar kembali apa yang sudah diterima: “utang” budi dibawa mati;

“Utang” emas boleh dibayar “utang” budi dibawa mati.

“Berutang” artinya: mempunyai utang (kpd): kpd teman-teman, saya tidak “berutang” sesen pun;

“Mengutangi” artinya: memberi pinjaman uang kepada; memberi pinjaman barang seperti memberi pinjaman uang.

Nah, demikianlah FAMili. Mari kita selalu berpedoman pada kamus agar tulisan-tulisan kita enak dibaca dan bermakna.

Salam santun, salam karya.

FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

Ulasan Cerpen “Goresan Sederhana untuk Si Kecil” Karya Siti Zaleha Rakhmatudiah (FAMili Palangkaraya)

Makhluk itu satu-satunya lelaki di Pondok Pasantren Putri Luwes, namanya David. Ia bebas berkeliaran sesukanya, menikmati tempat tidur penghuni pasantren yang notabene adalah perempuan. Mendapatkan makanan gratis, mendapatkan perlakuan istimewa dari semua perempuan penghuni pondok. Dan, David bebas keluar masuk kamar perempuan! Padahal ia bukan mahram bagi penghuni pondok.

Siapakah David? Ternyata David adalah seekor kucing jantan yang menjadi penghuni ‘pengembira’ pondok pasantren Luwes. David yang berbulu halus belang putih dan oranye, kucing rumahan yang ‘jinak’ dan takut pada dunia luar. Juga takut pada binatang dari jenisnya sendiri, yaitu kucing jantan jalanan yang garang. Tapi sayang, David hilang entah ke mana ketika ia sakit parah dan akan menemui ajalnya. Penghuni pondok merasa kehilangan David, kucing jantang yang telah banyak menggoreskan kenangan.

Cerpen di atas adalah sekelumit cerita yang ditulis sebagai “In Memorian: David” oleh penulisnya. Tulisan menarik dengan runtut…

Ya Rasulullah, Kami Juga Mencintaimu

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam.

"Bolehkah saya masuk?" tanyanya.

Tapi Fatimah, putri Rasulullah SAW tidak mengizinkannya masuk. "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.

Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?"

"Saya tak tahu ayah, sepertinya baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut.

Lalu, Rasulullah menatap putrinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Satu-satu bagian wajahnya seolah hendak dikenang.

"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut," kata Rasulullah.

Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tak ikut menyertai.

Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia m…

Kata Kamus Hari Ini: “Kualitas”

FAMili, apa kabar Anda hari ini? Semoga tetap sehat dan semangat. Tetap menjaga hati, tetap bersyukur atas segala nikmat dan karunia yang diberikan Allah SWT.

Hari ini, FAM akan membahas kata “kualitas” yang sering ditulis “kwalitas” atau “kwalitet”, sementara yang benar menurut KBBI adalah “kualitas”.

“Kualitas” artinya: tingkat baik buruknya sesuatu; kadar: bagaimana “kualitas” ternak rakyat?; 2 derajat atau taraf (kepandaian, kecakapan, dsb); mutu: sangat dibutuhkan tenaga-tenaga terampil yang tinggi “kualitas”nya;

“Kualitas” pribadi yang baik adalah bentuk tingkah laku yang baik seseorang sebagai warga masyarakat atau warga negara yang dapat dijadikan teladan dalam hidup bermasyarakat dan bernegara; “Kualitas” tanah hubungan (interaksi) antara sifat tanah dan keadaan sekitarnya;

“Berkualitas” artinya mempunyai kualitas; bermutu (baik): setiap perguruan tinggi ingin menghasilkan sarjana yang “kualitas” baik.

Nah, demikianlah FAMili. FAM tidak bosan-bosannya mengingatkan seluruh FAMili u…

Ulasan Cerpen “Gara-Gara Tersesat” Karya Sufi Azizatul Hasanah (FAMili Pasuruan)

Dina tinggal di rumah Om Burhan, seorang anggota Dewan terhormat yang jujur. Istrinya, tante Farah adalah seorang guru SMP yang tetap memerhatikan segala kebutuhan keluarga. Keluarga mereka juga sangat harmonis dan Sinta senang tinggal bersama pamannya ini. Di sekolah, Sinta bertemu dengan temannya yang pernah membantunya kala tersesat, Irfan.Tanpa diduga pula, Irfan yang kutu buku menyatakan cintanya pada Sinta.

Cerpen yang berjudul “Gara-gara Tersesat” ini tidak memiliki runtut cerita yang jelas dan penulisnya terkesan ‘gamang’. Penulis tidak menceritakan bagaimana kisah ia tersesat sehingga bertemu dengan Irfan. Untuk sebuah cerpen, jalan cerita harus jelas dan fokus, sehingga pembaca tidak bingung. Penulis tidak memberikan jawaban di mana Sinta tersesat, bagaimana Sinta bisa tersesat? Bagaimana pula jalan cerita ia ditolong Irfan yang kemudian mencintainya?

Selain itu, penulis masih banyak menggunakan kata yang tidak baku sesuai kaidah EYD. Penulis banyak menggunakan kata ‘deh’, ‘s…