• Info Terkini

    Saturday, January 12, 2013

    Cintaku di Negeri Kanguru

    Padangpanjang, 10 Januari 2013

    Yth. Pengurus Pusat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    di Kediri, Jawa Timur

    Assalamu’alaikum Wr.Wb.

    Untukmu sang penyalur bakatku FAM Indonesia. Tiada letih dirimu menyiarkan dakwah bil qalam di bumi Allah tercinta ini. Sungguh, jika tak ada dirimu belum tentu semua orang akan berkarya. Dengan semangat darimu, para juru tinta pun senantiasa menggoreskan tiap denyut pikirannya lewat berbagai karya. Kau bagaikan cahaya yang menyinari dunia nan penuh kegelapan. Tak ada cahaya darimu dunia akan selalu gelap tanpa ada satu aktivitas pun. Kehampaan hidup bakal terasa bahkan kiamat pun mulai terasa di kala kegelapan itu tak berhenti. Pasti tak tahu apa yang akan dilakukakn dengan kegelapan itu. Untung saja ada dirimu yang mampu menerangkan gelapnya dunia. Lewat dirimu kami pun mampu menyinari dunia nan penuh pesona.

    Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini aku berucap syukur kehadirat Allah swt yang telah melimpahkan seluruh rahmat dan hidayah-Nya sehingga pada kesempatan ini aku masih diberi kesempatan menghirup oksigen. Dangan oksigen itu aku bisa hidup, bergerak dan berpikir akan melihat realita yang ada di alam semesta ini. Jika diumpamakan lautan sebagai tinta dan ranting-ranting pohon sebagai penanya maka tak akan mampu kumenulis betapa besarnya nikmat yang diberikan Allah swt. Sepantasnya sebagai hamba yang penuh kedhaifan kita senantiasa bersyukur kepada Sang Pencipta diri ini.

    Pada kesempatan yang berbahagian ini kembali aku akan menggoreskan setumpuk kata yang ada di benak pikiranku yaitu merangkaikan kata-kata nan indah lewat surat bulanan FAM yang bertemakan “ Di Negara itu, Mimpi Saya Akan Berlabuh.” Sebuah tema yang menghujat emosi hati. Emosi di sini bukan berarti emosi marah seperti yang sering dipahami orang. Namun, di sini emosi hati lebih kepada segenap ungkapan perasaan mengenai sebuah negara yang akan menjadi saksi bisu berbagai impianku. Negara itu bernama Australia. Negara itu sering dikenal dengan negeri kangguru. Negeri Kanguru (Australia) adalah negara yang menjadi latar tempat salah satu cerpenku yang berjudul “Cinta di Negeri Kangguru” dalam buku antologi cerpen “Pesona Odapus” terbitan FAM Publishing, 2012.

    Hal ini sebenarnya berawal dari sepenggal cerita orang mengenai Australia. Australia yang kutahu hanya lewat gambar dan situs yang ada di internet. Aku tertarik dengan Australia karena kualitas pendidikan yang bagus dan gaji yang lumayan banyak. Menjadi salah satu alasanku memilih negara ini menjadi negara impianku. Kuberharap setamat dari kuliah S1 ini juga bisa mendapatkan beasiswa S2 ke sana. Apapun perguruan tingginya yang penting Australia dan sesuai dengan bidang yang aku minati di sana nantinya. Negeri kangguru adalah negeri impianku. Di sana aku juga bakal berkarya lewat setiap goresan penaku. Akan kukembangkan bakat menulisku di sana.

    Demikian, surat sederhana namun penuh makna ini aku sampaikan. Semoga berawal dari secarik surat ini dapat mengantarkanku ke daratan Negeri Kanguru itu. Tak ada gading yang tak retak. Setiap manusia pasti memiliki kesalahan. Oleh karena itu, maafkanlah daku jika ada penulisan surat ini yang bertolak belakang dari pembaca nantinya. Kesempurnaan hanya milik Allah dan kesalahan hanya milikku pribadi. Fastabiqul khairat (berlomba-lombalah dalam kebaikan) kapan dan di mana pun berada.

    Salam santun, salam karya, salam cinta karena Allah swt.

    Wassalamu’alaikum, Wr. Wb.

    HASAN ASYHARI
     FAM 944 M, Padangpanjang
    Email: asyhari_hasan@yahoo.com

    Gambar: Sesudut Kota Sidney Australia, sumber Google.com
     
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Cintaku di Negeri Kanguru Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top