• Info Terkini

    Tuesday, January 29, 2013

    Dan Ternyata Mimpiku Menjadi Kenyataan

    Kepada Ydh
    Sahabat penaku
    di tempat

    Assalamualaikum temanku tersayang. Bagaimana kabarmu? Aku selalu berharap kamu selalu dalam keadaan baik di mana pun kamu berada sekarang. Banyak hal yang terjadi di kehidupanku beberapa tahun ini dan aku selalu berharap kamu ada di sini menemaniku. Menemani setiap langkah dan keputusan yang aku ambil. Bagaimana kabar kuliahmu? Aku berharap kuliahmu lancar di sana dan cepat mendapatkan kerja setelah lulus nanti. Sekarang aku sudah bekerja. Sudah empat tahun aku bekerja menjadi seorang teknisi. Aku senang dengan pekerjaanku tapi ada beberapa hal yang membuatku kurang nyaman dengan suasana kantor. Tenyata dunia kerja tidak seperti yang aku pikirkan. Terkadang semua terlihat abu-abu di sana.Di mana semua orang sama-sama mencoba berusaha bertahan hidup. Jadi sulit rasanya mencari seseorang yang benar-benar baik, walaupun tidak ada seseorang yang sepenunya jahat. Sedikit sulit menemukan persahabatan di dalam lingkungan kerja. Tidak jarang satu sama lain saling sikut-menyikut. Walaupun begitu masih ada waktu di mana sesama teman kerja bisa saling mendukung.

    Sahabatku tersayang, aku senang bisa bekerja menjadi seorang teknisi. Dimana pekerjaanku tidak terlalu menguras tenaga dan banyak hal menarik yang aku dapatkan disana. Hanya saja tempat kerja ku jauh dari rumah. Membuatku merasakan suka-duka menjadi perantau. Tidak enak rasanya bercerita kepada orangtua saat aku punya masalah di sini. Aku juga tidak berani bercerita ke teman kerja saat aku punya masalah. Aku takut salah bicara dan membuat mereka tersinggung. Terkadang saat aku punya masalah aku merasa sendirian. Aku bingung harus bercerita kepada siapa. Dari rasa sepi itulah aku merasa sangat membutuhkanNya, Pencipta kita yang maha segala-galanya. Hanya kepada Allah lah tempatku kembali untuk mengadu dan bercerita. Aku bisa bercerita dan meminta pertolongan kepadaNya kapan pun di saat aku menginginkannya. Setiap kali aku ingin mengambil keputusan dan setiap aku mencoba melangkah lagi aku selalu memohon kemudahan padaNya. Alhamdulilah sahabatku sayang, aku benar-benar mendapatkan kemudahan.

    Kamu pasti masih ingat dengan jelas masa-masa kita sekolah dulu. Aku bukan termasuk murid berprestasi bahkan nilai ulanganku sering pas-pasan. Menyesal rasanya menghabiskan masa mudaku tanpa mencari ilmu dengan maksimal. Aku menyesal rasanya karena tidak belajar dengan sungguh-sungguh. Aku mengadu kepada Allah tentang penyesalanku dan aku memohon agar diberi kemudahan mencapai mimpi-mimpiku. Tidak ada kata terlambat dan aku mulai berusaha dengan giat meraih masa depanku. Aku percaya bila kita terus berusaha dan punya keyakinan semua dapat tercapai. Aku sangat ingin keluar negeri sahabatku sayang. Aku ingin meraih lebih banyak ilmu dari setiap negara. Aku mempunyai mimpi besar sahabatku. Aku selalu bermimpi bahwa aku bisa keluar negeri. Mengunjungi banyak tempat di luar sana. Ternyata benar kata orang bahwa terkadang hidup berawal dari mimpi. Aku yakin bahwa aku pasti bisa merasakan keluar negeri. Walaupun saat itu aku sama sekali tidak tahu bagaimna caranya. Yang aku tahu adalah untuk berusaha sebaik mungkin di bagian yang aku geluti sekarang sisanya adalah berdoa kepada sang kuasa agar diberi kemudahan. Dan ternyata mimpiku jadi kenyataan.

    Aku diberi kesempatan untuk mengunjungi sebuah negara di Asia untuk urusan perkerjaan. Untuk belajar macam-macam peralatan buatan luar negeri dan banyak lagi kesempatan yang aku punya untuk pergi ke negara-negara lain. Tapi dari semua tempat itu ada sebuah sebuah negara yang sangat ingin aku datangi, yaitu Mekah. Aku ingin pergi ke sana dan melaksanakan ibadah haji. Aku ingin merasakan lebih dekat dengan Sang Pencipta sambil bercerita kepadaNya bahwa aku sangat bahagia. Aku ingin ke Mekah, ke rumah Allah untuk bercerita betapa indah kehidupan yang diberikan Allah kepadaku. Aku akan bercerita di sana betapa bersyukurnya aku atas kehidupan yang diberikannya. Ya Allah terima kasih buat semua kemudahan yang Engkau berikan kepadaku dan yang paling aku syukuri adalah karena Engkau Ya Allah aku tidak pernah merasa sendirian.

    Sahabatku sayang, saat berada jauh darimu terkadang aku merindukan dan menghawatirkanmu karena itu aku selalu meminta kepada Allah SWT agar selalu melindungimu. Cukuplah Allah sebagai pelindungmu sahabatku sayang. Dan apa pun yang terjadi di kehidupanmu yakinlah bahwa Allah senantiasa bersamu dan selalu melindungimu.

    Sampai di sini surat yang bisa aku tulis untukmu. Aku selalu berharap kamu selalu dalam keadaan baik disana dan semoga kita bisa cepat bertemu kembali.

    Salam sayang
    Sahabatmu

    Widiastuti
    IDFAM1082U
    Bekasi
    Email: win_widia0489@yahoo.com
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Dan Ternyata Mimpiku Menjadi Kenyataan Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top