• Info Terkini

    Monday, January 14, 2013

    Kemegahan Kota Iskandariah Membangun Mimpi Saya untuk Mengunjunginya

    Banda Aceh, 14 Januari 2013
    Kepada keluarga FAM
    di-
    Tempat

    Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

    Alhamdulillah, segala puji dan syukur yang tidak pernah ada batasnya kita luangkan atas setiap keridaan dan hidayahNya yang senantiasa mengalir di setiap tetes tinta pena kita. Keluarga FAM yang saya cintai. Surat ini tidak akan pernah terpajang di dinding grup kebanggaan kita ini tanpa sumber kekuatan dari Allah Yang Maha Kuasa. Karena segala sesuatu adalah atas kehendakNya dan milikNya juga setiap cairan yang mengisi pena kita.

    Keluarga FAM yang sangat saya hormati, saya mengucapkan sejuta terima kasih untuk setiap bimbingan inspirasi dan motivasi dari keluarga FAM yang tidak pernah mengeluh dan bosan dengan berbagai keterbatasan saya. Sekali lagi terima kasih juga untuk kebanggaan saya dengan IDFAM1240M yang telah keluarga FAM persembahkan untuk saya. Karena saya tidak akan pernah mampu menulis surat ini jika bukan karena semangat yang didasari kebanggaan saya terhadap keluarga FAM yang sangat saya cintai.

    Saya merasa seolah ada pupuk yang akan membangkitkan benih-benih harapan yang selalu saya tanam dalam surat untuk keluarga FAM di setiap bulannya. Seperti pada kesempatan ini, tentang negara di mana mimpi saya akan berlabuh nantinya. Ini sudah sangat membangunkan saya agar tidak membiarkan lebih lama lagi mimpi-mimpi saya untuk menunggu. Keluarga FAM, saya ingin sekali memeluk mimpi-mimpi itu bersama bimbingan inspirasi dan motivasi dari keluarga FAM yang sangat saya sayangi.

    Keluarga FAM yang saya hormati. Sebenarnya ada beberapa negara yang menjadi tujuan perjalanan saya dalam keterbatasan ini. Salah satunya adalah Mesir. Negeri Kinanah yang kaya akan ilmu pengetahuan serta sejarah tentang peradabannya yang pertama memengaruhi dunia. Mulai dari Piramid, Sphinx, Mumi Fir`aun, makam para nabi dan ulama, masjid-masjid berumur ribuan tahun serta berbagai aksesoris peradaban lainnya di Delta Nil. Ada berbagai ceceran imperium Persia, Romawi, Islam dan modern terdapat di negeri Fir`aun itu. Semua kemegahan itu juga yang telah mengundang jutaan para arkeolog, ilmuan, sastrawan hingga ahli medis dan spiritual di dunia untuk mengoptimalkan spesialisasi yang sedang mereka geluti tersebut di sana, bahkan dalam kisah para nabi juga banyak menyebut Mesir sebagai medan perjuangannya. Tidak salah bila Mesir juga menjadi target untuk menuntut ilmu lanjutan dari para santri lulusan pondok pesantren di Indonesia. Tidak terkecuali saya, walau pun saya tidak benar-benar lulus sepenuhnya di jenjang pendidikan pesantren.

    Ketika saya masih duduk di bangku kelas lima sekolah dasar, saya pernah meminta ibu untuk mendoakan saya agar nantinya bisa menuntut ilmu di Mesir. Pertama kali mimpi ini muncul setelah saya mendengar cerita tentang keunggulan negeri Seribu Menara itu dari salah satu tetangga yang juga seorang mahasiswa di Universitas Al Azhar, Kairo. Semenjak itu juga saya mulai menyalakan cahaya mimpi di sana. Sudah lama sekali saya membiarkan cahaya itu menyala, bahkan hari ini pun cahaya itu belum juga redup. Sungguh masih sangat besar sekali keinginan saya untuk melabuhkan mimpi di negeri Cleopatra itu.

    Iya, keluarga FAM yang saya cintai. Kota Iskandariah atau lebih dikenal dengan Alexandria telah membawa rasio saya terbang sejenak untuk bertualang menelusuri gunung buku di lorong-lorong perpustakaan terbesar di dunia yang berdiri di sentral kota itu. Saya ingin merujuk ke lembaran demi lembaran sejarah tentang peradaban dan ilmu-ilmu pengetahuan yang menjadi gerbong kemegahan di Negeri Seribu Menara itu. Bila suatu hari nanti ketika mimpi ini sudah berlabuh menemui cahayaNya di antara aset-aset kebudayaan kuno yang juga nangkring di sana, saya akan membungkus semua itu sebagai modal pengabdian saya kepada tanah air tercinta, Indonesia. Karena di mana dan bagaimana pun, tanah kelahiran tetap menjadi cerita akhir di ujung batas riwayat kehidupan saya.

    Keluarga FAM yang sangat saya hormati, saya rasa cukup sekian dulu surat dari saya. Bila ada kata hingga kalimat yang kurang berkenan dan salah, saya mohon maaf sebesar-besarnya. Karena saya masih dalam proses pembelajaran yang membutuhkan bimbingan dari keluarga FAM untuk setiap keterbatasan saya. Saya harap keluarga FAM akan terus berkarya dengan berbagai semangat yang menghiasi kelipan cahaya pena dakwah dan islamiah. Semoga bimbingan inspirasi dan motivasi dari keluarga FAM tidak lepas dari keridaan dan keberkahan dari Allah Yang Agung.

    Wasalam.

    NAZRI ZULIANSYAH
    IDFAM1240M
    Aceh Utara
    Email: zrie_kudo@ymail.com

    Gambar: Piramid, di Mesir. Sumber Google.com.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    1 komentar:

    Item Reviewed: Kemegahan Kota Iskandariah Membangun Mimpi Saya untuk Mengunjunginya Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top