• Info Terkini

    Thursday, January 17, 2013

    Sepucuk Surat Cinta dari Selangor

    Selangor, 17 Januari 2013
    Yth. FAM Indonesia
    Mencintaimu karena kesyukuran.

    Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh

    FAM, aku mulai surat ini dengan doa kesyukuran, agar Allah Ta'ala mengajarkan kita cara mensyukuriNya. Doa serupa pernah dibaca Nabiyullah Sulaiman As, tatkala Allah beri nikmat padanya berupa bala tentara dari semua makhluk. Sebuah karunia yang tidak diberikan seorang pun di muka bumi (QS. 27.19). Memohon petunjuk untuk mensyukuri nikmatnya menjadi penting. Karena Allah akan menambah nikmat bagi hambaNya yang bersyukur dan mendatangkan murka bagi hambaNya yang kufur (QS.14.7).

    FAM, aku mencintaimu karna kesyukuran...

    Kaefa khaluk? Bagaimana kabar Kediri? Mudah-mudahan aku bisa silaturahim ke sana. Malaysia asyik diguyur air dari langit, Alhamdulillah kabarku baik, hanya demam-demam biasa mudah-mudahan menjadi pembersih dosa, aamiin.

    FAM, sebenarnya surat ini bukanlah surat pertama yang kutulis. Tetapi ini adalah surat pertama yang kukirim. Maafkan aku, FAM, karena rasa minderku yang besar membuatku enggan mengirimkan surat-suratku kepadamu. Okey, mulai saat ini telah kubuang jauh-jauh rasa minder itu. Dengan kupejamkan kedua mata, dan kututup kedua telinga karena dalam surat ini hati yang berbicara.

    Dalam surat ini, sesuai dengan undanganmu (Di Negara itu mimpi saya akan berlabuh) kutorehkan luapan hati dalam rangkaian kata. Kau tahu FAM, negara mana yang ramai diziarahi kaum muslimin? Kau tahu FAM, negara mana yang di sana terdapat Masjid Nabawi? Ah, tanpa kutanya kau dan FAMili yang lain pun sudah bisa menerka.

    Arab Saudi, ya tepatnya di Kota Madinah. Bagi umat muslim kota ini dianggap sebagai kota suci kedua setelah Mekah. Pada zaman Nabi Muhammad SAW, kota ini menjadi pusat dakwah, pengajaran, dan pemerintahan Islam. Dari kota inilah Islam menyebar ke seluruh Jazirah Arabia, lalu ke seluruh dunia. Selain dikenal sebagai kota pusat perkembangan Islam, Madinah juga merupakan pusat dari pendidikan Islam sejak masa Nabi Muhammad SAW. Ulama-ulama dan cendekiawan Islam yang muncul dari madinah juga banyak, di antaranya Imam Malik. Saat ini di Madinah terdapat berbagai Jami'ah (Universitas) dan perguruan-perguruan tinggi Islam lainnya.

    FAM, impian menjejaki negara itu sudah bermula sejak aku kelas V Sekolah Dasar. Ketika itu kakak laki-lakiku mendapat beasiswa di Universitas Islam Madinah, Alhamdulillah dia sudah kembali ke tanah air pada tahun 2008. Dengan membawa sanad Qiro'at yang langsung sampai ke Rasulullah. Keinginan besar mengikuti jejaknya, Namun apalah daya jika tangan tak sampai. Aku ingin tinggal di Madinah bahkan aku ingin meninggal di Madinah dan jasadku dikuburkan di pemakaman Al Baqi.

    Alasan aku memilih negara ini karena:
    * Madinah tempat yang diprioritaskan penyebutan namanya dalam Al-Qur'an.
    * Allah menjadikan Madinah sebagai Tanah Haram (Suci)
    * Allah memilih Madinah sebagai tempat hijrah Rasulullah.
    * Allah memilih Madinah sebagai tempat disemayamkannya jasad Rasulullah.
    * Madinah dibersihkan nya dari syirik
    * Keberkahan di Madinah dilipatgandakan
    * Dajjal tidak boleh memasuki Madinah
    * Madinah tidak akan dimasuki oleh rasa gentar terhadap dajjal

    Sobat FAM, inilah sekelumit impian dan harapanku, meski seringkali kemelut menyulitkan upayaku. Di sisi Allah lah jalan keluarnya. Terima kasih karena kau tengah setia menerima segala kekuranganku. Aku mencintaimu karena kesyukuran alasannya akan bertambah dan terus bertambah rasa cinta itu.

    Salam santun, salam karya, salam ukhuwah karenaNya.

    FATHI HABIBAH
    IDFAM1245U - Selangor
    Fatha_13474v14@yahoo.com

    Gambar: Madinah, sumber Google.com
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Sepucuk Surat Cinta dari Selangor Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top