• Info Terkini

    Monday, February 4, 2013

    51 Surat Bertema “Di Negara Itu Impianku Akan Berlabuh” Berpeluang Dibukukan

    FAMili. FAM Indonesia tidak pernah henti membuat kegiatan yang akan memicu semangat menulis siapa saja, khususnya Anda. Setelah menggelar lomba surat yang menjadi kegiatan rutin bulanan di grup “Forum Aishiteru Menulis”, FAM berinisiatif membukukan “mimpi-mimpi” Anda yang mengikutkan surat Anda dalam lomba ini. Proses cetak buku GRATIS!

    Setidaknya, FAM mencatat ada 51 surat dengan impiannya yang sungguh luar biasa. Sayang bila surat-surat yang ditulis dengan penuh kesungguhan itu dibiarkan begitu saja. Maka, agar surat-surat itu dapat pula didokumentasikan serta dinikmati oleh banyak orang, FAM bertekad membukukannya. Setujukah Anda?

    Berikut nama penulis surat dan judul surat yang dinyatakan karyanya layak dibukukan (nama diurutkan berdasarkan abjad):

    1. Abdul Kadir Halimin. INDONESIA, “Surga Kecil yang Jatuh ke Bumi”
    2. Achmad Arifin. AUSTRALIA, “Di Negeri Tersebut Bahasa Indonesia Dipelajari”
    3. Aie Nie. NEPAL. “Menapaki Kegagahan Puncak Everest”
    4. Ade Ubaidil. SINGAPURA, “Ingin Membuka Lapangan Pekerjaan untuk Warga Indonesia yang Cerdas”
    5. Adinda Iik Zakiyah. JERMAN, “Ingin Menempatkan FAM Sebagai Wadah Para Penulis Pemula di Kota Jerman”
    6. Andalusiana Cordoba. ANDALUSIA, “Impian Menyaksikan Sisa Kejayaan Islam”
    7. Arif Hifzul. JERMAN, “Gemar Membaca Buku Menjadi Ciri Khas Warga Negara”
    8. Arini Fharahma. INDONESIA, “Indonesia Tempat Melabuhkan Mimpiku”
    9. Ayunda Azalia Zahra. MESIR, “Kekaguman pada Perpustakaan Bibliotheca Alexandrina Egypt”
    10. Dedi Saeful Anwar. JEPANG, “Menulis Puisi Sembari Memandang Puncak Fujiyama nan Eksotik”
    11. Dodi Saputra. MESIR, “Meraih Mimpi di Bumi Para Nabi”
    12. Efri S Bahri. INDONESIA, “Peradaban Kaya di Negeri Zamrut Khatulistiwa”
    13. Eka Susanti. INDONESIA, “Menjadi Seorang Penulis yang Dikenal Masyarakat Indonesia”
    14. Fathi Habibah. MADINAH, “Negeri yang Penuh Kebaikan”
    15. Fia Fauziyah. ANDALUSIA, “Islam Agama yang Penuh Keindahan dan Cinta Damai”
    16. Fredi Setyono. JAZIRAH ARAB, “Rindu Menapaki Jejak-jejak Sang Murabi”
    17. Hanum Hiyanumz. FINLANDIA, “Kunci Keberhasilan Melalui Sistem Pendidikan Terbaik”
    18. Hasan Asyhari. AUSTRALIA, “Kualitas Pendidikan yang Baik”
    19. Hidayatul Hasanah. ACEH, INDONESIA, “Gelombang Tsunami tak Menghancurkan Masjid Baiturrahman”
    20. Intan Puspita. ITALIA, “Membuka Cabang FAM di Kota Roma”
    21. Intan Umyatur. INDONESIA. “Tekad Kuat Mengembalikan Keindahan Panorama Negeri”
    22. Ken Hanggara. RUSIA, “Petualangan Panjang di Negeri Beruang Merah”
    23. Laura Crismadhani. ARAB SAUDI, Saudi “Kota Suci yang Dikunjungi Jutaan Umat dari Berbagai Belahan Dunia”
    24. Lin Hana. INDONESIA, “Moral Warga yang Baik, Negara Akan Sentosa”
    25. M. Sofyan Arif. KOREA SELATAN, “Negara yang Menjunjung Tinggi Nilai Kemanusiaan”
    26. Maula Amjad. JEPANG dan SAUDI ARABIA, “Dua Negara yang Memikat”
    27. Mazaya. INDONESIA, “Pandai dan Besar di Negeri Sendiri”
    28. Mia Mutiara. INGGRIS, “Menulis Novel Berlatar Dua Negara”
    29. Moch. Ghufron Cholid. MEKAH, “Impian Menatap Keajaiban Karunia Allah”
    30. Muhammad Abrar. ARAB SAUDI, “Negeri yang Dilimpahi Banyak Keistimewaan”
    31. Nadia Regina Martanti. MEKAH DAN MADINAH, “Kota Penuh Catatan Sejarah Istimewa”
    32. Noer Ast. INGGRIS, “Menguasai Bahasa Inggris Seakan Telah Menggenggam Separuh Dunia”
    33. Nopiah Wid. INDONESIA, “Tersenyum Bersama Tanpa Ada yang Terluka”
    34. Nopitri Wahyuni. INDONESIA, “Melekatkan Senyuman di Bibir-bibir Penuh Doa”
    35. Novita Suci. INDONESIA, “Menanti Tayangan-tayangan Bermoral”
    36. Nur Aini. PALESTINA, “Ingin Terjun Menjadi Relawan”
    37. Nazri Zuliansyah. MESIR, “Cahaya Mimpi di Negeri Cleopatra”
    38. Retno Nurul. PALESTINA, “Menjahit Benang Cinta Kasih Ukhuwah Islamiyah”
    39. Rizka Habibul Hasnah. MEKAH, “Menyelipkan Kebahagiaan untuk Orang-orang Terkasih”
    40. Safrudin. MESIR, “Menyusun Kembali Jejak-jejak yang Binasa”
    41. Salawati Abu Bakar. BRUNEI DARUSSALAM, “Negeri Tetangga yang Makmur”
    42. Steve Agusta. INDONESIA, “Sebuah Negara yang Menjaga Tradisi dan Mewarisi Peninggalan Leluhur”
    43. Sunarsih. JEPANG, “Menimba Ilmu di Negeri Sakura”
    44. Puji Dandelion. JEPANG, “Aku Pasti Bisa Menulis di Hokkaido”
    45. Wahyu Prihartini. INDONESIA, “Membangun Negeri Tercinta dengan Hati yang Ikhlas”
    46. Warno Adi Susilo. INDONESIA, “Di Sinilah Peradaban Besar Bangsa-bangsa”
    47. Widiastuti. MEKAH, “Ingin Merasa Lebih Dekat dengan Sang Pencipta”
    48. Yeni Cahyati. PRANCIS, “Impian Membangun Restaurant Internasional di Negeri Kaya Kuliner”
    49. Yori Tanaka. INDIA, “Impian Membuat Novel dan Film di Negara Shahrur Khan”
    50. Yudi Muchtar. INDONESIA, “Menjadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri”
    51. Yuliati Rahmawati. INGGRIS, “Hidup di Bawah Kekuasaan Besar bukan Halangan untuk Berbuat”

    Nah, FAMili. Surat-surat di atas telah diberikan judul sementara oleh Tim FAM Indonesia. Secara khusus nanti admin FAM akan menghubungi seluruh penulis surat via email. Bagi Anda yang naskahnya belum terpilih pada iven ini jangan berkecil hati. Ikuti iven lomba bulanan berikutnya, hanya di FAM Indonesia.

    Salam santun, salam karya.

    FAM INDONESIA
    www.famindonesia.com
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: 51 Surat Bertema “Di Negara Itu Impianku Akan Berlabuh” Berpeluang Dibukukan Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top