• Info Terkini

    Thursday, February 14, 2013

    Pengumuman 100 Naskah Pilihan Sayembara Cipta Cerpen Tingkat Pelajar, Mahasiswa/Umum se Indonesia (Berpeluang Masuk Nominasi)

    Bismillahirrahmanirrahim...

    FAMili. Hari ini FAM Indonesia mengumumkan nama-nama penulis beserta 100 judul cerpen yang dinilai layak terpilih sebagai calon nominator Sayembara Cipta Cerpen Nasional Tingkat Pelajar, Mahasiswa/Umum se Indonesia.

    Sejak lomba tingkat Nasional ini dibuka pada Oktober 2012 hingga ditutup 5 Februari 2013 lalu, FAM Indonesia menerima ratusan naskah cerpen yang dikirim oleh anggota dan nonanggota FAM Indonesia, baik berstatus pelajar, mahasiswa/umum yang tersebar di berbagai kota dan mancanegara. Banyaknya naskah yang masuk itu, membuat Tim FAM harus bekerja ekstra keras, siang dan malam. Email FAM dipenuhi naskah-naskah cerpen yang masuk setiap harinya.

    FAM mencermati, peserta yang mengikuti lomba ini juga sangat antusias. Mereka tidak saja mengirim 1 (satu) naskah, namun sebagian besar mengirim 2 (dua) naskah cerpen terbaiknya.

    Secara resmi lomba ini telah diumumkan di web FAM Indonesia dengan tautan/link http://www.famindonesia.com/2012/09/pengumuman-lomba-cipta-cerpen-tingkat.html. Admin langsung ditugaskan mensortir naskah yang masuk, memilah dan memilih per kategori lomba, masing-masing untuk cerpen tingkat pelajar dan cerpen tingkat mahasiswa/umum, serta menyerahkan kepada Tim FAM yang ditunjuk untuk melakukan penilaian.

    Dari ratusan naskah yang masuk itu, terpilihlah 100 naskah yang dinilai memenuhi kriteria, yaitu mengangkat tema “masalah kemiskinan, anak jalanan, dan orang terlantar”. Banyak juga ditemukan naskah-naskah yang “tidak nyambung” dari tema yang diusung dalam lomba ini. Maka, dari 100 naskah itu, berpeluang untuk menjadi pemenang (1, 2, dan 3) yang secara resmi akan diumumkan pada tanggal 15 Februari 2013, pukul 22.00 WIB.  Sementara pada tanggal 14 Februari 2013 pukul 22.00 WIB, diumumkan 10 nominator dari masing-masing kategori (Pelajar dan Mahasiswa/Umum).

    Adapun ke-100 judul cerpen beserta penulisnya yang terpilih, baik dari tingkat pelajar, mahasiswa/umum adalah sebagai berikut (urutan nama tidak menentukan tingkatan nilai):

    KATEGORI PELAJAR

    1. Tuhan, Sampaikan Maafku (Dartia Utari)
    2. Alif Nun di Ufuk Senja (Farihatun Nafiah)
    3. Surat dari Joni (Irfan)
    4. Equal (Irma Kurniasih)
    5. Antara Takdir dan Derita (Mar’atus Sholihah)
    6. Diary Depresiku (Nabila Nur Hudha)
    7. Bahagia Itu Sederhana (Rivi Satrianegara)
    8. Jeritan Hati Eby (Khoiril Maqin)
    9. Lampu Merah (Amatullah Fauziyyah Yasmin)
    10. Anak Jalanan (Adli Zuliansyah Putra)
    11. Perjuangan Pemuda Jorong (Athiyah Layla)
    12. Ensiklopedia Jalanan (Rendra Pirani)
    13. Akulah Sang Bintang (Arinny Fharahma)
    14. Ikmal (Maissi Ardha Roza)
    15. Ganjalan Sependar Cahaya (Siti Haryani Chasana)
    16. Langit Cinta (Tiara Satya Ningsih)
    17. Gembel Piaraan (Winda Az Zahra)
    18. Surat Iqbal (Diah Wulan Dari)
    19. Seragam Lusuh Penyemangat Jiwa (Salma Humaira)
    20. Rumah di Ujung Desa (Allendra Zircon)
    21. Menanti Keajaiban Datang (Mocca Al Kahvy)
    22. Menggapai cita-cita (Mellania Fitri Ardita)
    23. Mawar Miskin (Hamdi Alfansuri)

    KATEGORI MAHASISWA/UMUM

    24. Piagam untuk Emak (Dedi Saeful Anwar)
    25. Gadis Kecil Penghias Malamku (Desy Rohmawati)
    26. Aku Hanya Ingin Pintar, Mak (Nenny Makmun)
    27. Rumah Kardus (Fandrik Ahmad)
    28. Pemulung Dilarang Masuk, Pemulung Dilarang Sakit! (Firtia Ayu Lintasari)
    29. Saklitinov (Habsari Banyu Jenar)
    30. Memetik Berlian dari Jalanan (Jamingatu Syarifah)
    31. Lelaki Tua Pemulung Botol Air Mineral Bekas (Leni Sundari)
    32. Getir Peluru Terakhir (Moch Ikrima)
    33. Terima Kasih, Emak (Niki Cahyani)
    34. Cambuk Rotan Emak (Puji Astutik)
    35. Selepas Hujan (Ratna Yudhiati)
    36. Rinai (Ridha Sri Wahyuni)
    37. Perempuan yang Tubuhnya Tergadai (Nimas Kinanthi)
    38. Tukang Sol Sepatu Jadi Mahasiswa (Salawati Abu Bakar)
    39. Aisyahku Sayang (Zesty Giarni Werti)
    40. Pengumpul Batu Kali (Zurnila Emhar CH)
    41. Aku (dan Manusia-Manusia) (M. Imam Fatkhurrozi)
    42. Tanah Surga (R Bagus MEP)
    43. Kebahagiaan Kecil dari Aya (Annisa Reginasari)
    44. Mendulang Emas (Switz Rahayu)
    45. Selendang Putih untuk Ibu Amidah (Hasan Asyhari)
    46. Lonceng Kemuliaan (Ken Hanggara)
    47. Curam (Dodi Saputra)
    48. Kecimpring Cap Sembilan Jari (Ahmararria Uaida Dest)
    49. Mak Inah, Wanita Pengasuhku (Teguh Wibowo)
    50. Kunang-Kunang di Sarang Tikus (M.R. Andrianus)
    51. Impian Hanifah (Rahimah Ib)
    52. Catatan Pengamen Cilik Wilayah Pantai Losari (Abdul Kadir Halimin)
    53. Jangan Kau Rampas Asaku (Erita Maiyenti)
    54. Zahir (Yori Tanaka)
    55. Payung Kecil di Sudut Kota (Putri Nadia Afri)
    56. Aku Bisa, Gus! (Iik Zakiah Darajat)
    57. Kenapa Namaku Alya? (Dewi Ari Ari)
    58. Dalam Lamunan Panjang (Andarosita)
    59. Kupu-Kupu Jingga (Budianto Supar)
    60. Beberapa Kata untuk Bapak (Anisa Kesuma Arum)
    61. Jingga di Atap Makassar (Nur Inayah Syar)
    62. Isak Tangis Mbok Tijah (Amiruddin Awalin)
    63. Nafas dan Kesempatan (Annisa Fitri Arman)
    64. Penyesalan (Sherly Adra Pratiwi)
    65. Senyum 227 (Ahmad Saadillah)
    66. An-Nisa, Menatap Rembulan Separuh (Muhammad Sofyan Arif)
    67. Sofia (Iis Ernawati)
    68. Ketika Rongsokan Menjadi Cita-Cita (Willy Ramdahan)
    69. Merasa Dirinya (Rahmat Sahri Ramadani)
    70. Kilasan Mata Jahannam (Bimo Logo Pribadianto)
    71. Asmarandana Tepi Rel (Haryas Subyantara Wicaksana)
    72. Kembalikan Ringgitku (Fadel Aziz Pase)
    73. Bungaku Masih Belum Mekar (Chaya Keenanisa)
    74. Koran (Aulia Fikriati)
    75. Sebungkus Nasi yang Basi (Khairatul Ukhti)
    76. Layang-layang Senja (Warno Adi Susilo)
    77. Keikhlasan Kakek Penjaga Bengkel (Ratna Eka Sari)
    78. Untuk Didik Mobil-Mobilan (Intan Puspita Dewi)
    79. Nasi Aking dan Balon Udara (Anis Swedia)
    80. Dia Terus Melangkah Tanpa Kaki (Muhammad Abrar)
    81. Di Atas Kardus Bekas (Fathromi R)
    82. Alfabet (Adistyan Nogi Setiawan)
    83. Kleptomania (Nopiah Widaningsih)
    84. Denting Kaleng (Susi Susanti Idris)
    85. Gadis Pengais Kentang (Beladiena Herdiani)
    86. Pizza di Bawah Jembatan Layang (Ainun Mardhiati)
    87. Kisah Gadis Pencari Batu (Erick Ferdiawan)
    88. 180 Derajat Dunia Rina (Faradillah Hasan)
    89. Arif yang Bijak (Ayunda Azalia Zahra)
    90. Kakak Harus Jadi Orang Kaya! (Susi Sulistilawati)
    91. Mahar (Robi Andika Amsar)
    92. Beda (Khaeriya)
    93. Januari Segera Berakhir (Hakimah Rahmah Sari)
    94. Nyanyian Pria Kecil di Rumah Singgah (Riezky Vieramadhani Poetry)
    95. Sepasang Anting Ibu (Fatih El Mumtaz)
    96. Tak Punya Paspor (Steve Agusta)
    97. Tak Ada Rugi dalam Berbagi (Marfuatus Zulvia Wilujeng)
    98. Selembar Artikel Membawa Berkah (M. Syamsul Qulub)
    99. Tentang Bayangan Sebuah Pohon yang Jatuh di Sungai Keruh dan Seseorang yang Ingin Menjadi Bayangan Sebuah Pohon yang Jatuh di Sungai Keruh (Zakiya Sabdosih)
    100. Guru Kehidupan (Dinillah Karisma)

    Selamat kepada 100 penulis yang cerpennya dinyatakan layak dan berpeluang masuk nominasi. Saat ini Tim FAM masih melakukan penjurian terhadap 100 naskah di atas untuk menentukan 10 Nominasi Kategori Pelajar dan 10 Nominasi Kategori Mahasiswa/Umum. Semoga nanti nama Anda yang tersebut sebagai nominator dan berpeluang menjadi Sang Juara!

    Ke-100 naskah cerpen di atas juga berpeluang dibukukan oleh FAM Indonesia.

    Salam santun, salam karya.

    TIM FAM INDONESIA
    www.famindonesia.com
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    1 komentar:

    Item Reviewed: Pengumuman 100 Naskah Pilihan Sayembara Cipta Cerpen Tingkat Pelajar, Mahasiswa/Umum se Indonesia (Berpeluang Masuk Nominasi) Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top