• Info Terkini

    Monday, February 11, 2013

    Profil Anggota FAM Indonesia: Muhammad Abrar (FAMili Padang)

    ~ Semangat Menulisnya yang Nyaris Tenggalam Kini Bangkit Kembali

    Muhammad Abrar, itulah namanya. Dia bangga sekali dengan nama itu. Ia dilahirkan di Kota Wisata Bukittinggi, Sumatera Barat pada tanggal 22 November 1984. Ia begitu bersyukur karena terlahir di tengah keluarga yang cukup taat menjalankan perintah agama.

    Kedua orangtuanya sangat ketat sekali dengan ibadah dan pergaulan anak-anaknya. Semenjak kecil anak-anaknya sudah dibiasakan untuk melaksanakan shalat wajib dan mewajibkan untuk membaca Al-Qur’an setiap selesai shalat maghrib. Televisi tidak diperbolehkan hidup sebelum mereka membaca Al-Qur’an dan belajar terlebih dahulu.

    Ibunya seorang guru agama Islam di sebuah Sekolah Dasar (SD) Negeri di kampungnya. Sedangkan ayah merupakan seorang wiraswasta yang menggeluti berbagai bidang usaha. Semangat kerja keras dan perhatian ayah akan pendidikan anak-anaknya membuat anak-anaknya sangat bangga kepada beliau. Beliau ingin anak-anaknya memiliki kehidupan yang lebih baik nantinya.

    Ia merupakan sulung dari tiga bersaudara. Kedua adiknya perempuan, dan alhamdulillah sekarang mereka juga sudah menikah. Dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dijalaninya di kampung. Setamat SMP ia melanjutkan pendidikan di SMU Negeri 4 Bukittinggi. Selesai dari SMU ia mengambil Program Diploma 3 Fakultas Ekonomi Universitas Andalas di Padang, Sumatera Barat dan udah tamat tahun 2007.

    Ia sudah menikah dua tahun lalu dengan seorang wanita sholehah dan sangat baik tingkah lakunya. Mereka tidak pacaran. Dia mengenal calon istrinya melalui secarik kertas yang berisi biodata sederhana dan foto calon istrinya itu. Biodata tersebut ia dapatkan dari seorang teman sesama Aktivis Dakwah Kampus dulu. Setelah melakukan shalat istikharah dan minta petunjuk kepada Allah SWT, ia mantapkan hati menerimanya sebagai calon pendamping hidupnya. Proses itu singkat sekali. Empat  bulan setelah ta’aruf (perkenalan), tepatnya pada tanggal 19 November 2010, mereka melangsungkan akad nikah di sebuah masjid di dekat rumah istrinya itu.

    Ia bersyukur sekali dipertemukan dengan wanita yang sholehah tersebut. Begitu pun istrinya. Suatu hari istrinya pernah mengatakan bahwa ia sangat beruntung sekali bersuamikan dia. Sepanjang hidupnya, ialah lelaki yang paling tampan dan baik yang pernah ia jumpai. Ungkapan dari istrinya tersebut membuat hatinya berbunga-bunga. Sekarang mereka sudah dikaruniai seorang anak laki-laki yang sudah berusia 17 bulan, yang mereka beri nama ‘Abdan Syakura. Mereka berharap anaknya kelak menjadi anak yang shaleh dan pandai bersyukur kepada Allah SWT. Aamiin.

    Setelah dipertemukan dengan FAM Indonesia, semangat menulisnya yang nyaris tenggalam perlahan mulai bangkit kembali berkat dorongan dan motivasi dari sahabat-sahabat FAM, terutama dari kedua pendiri, Mbak Aliya Nurlela dan Kakanda Muhammad Subhan. Semangat itu semakin menjadi-jadi setelah mengetahui bahwa suratnya lolos sebagai juara ke-2 pada lomba menulis surat bulanan yang diadakan forum ini beberapa waktu yang lalu. Apalagi mendengar kabar bahwa surat-surat yang terpilih akan dibukukan menjadi sebuah buku. Seakan tidak percaya, sekarang dia sudah memiliki beberapa buah buku, meskipun masih proyek bersama teman-temannya di FAM. Di antara buku-buku tersebut adalah antologi puisi: “Kejora yang Setia Berpijar”, “Bukittinggi Ambo di Siko”, dan “Ibu”. Buku terakhir merupakan surat terpilih dari hasil lomba menulis surat yang diadakan FAM Indonesia dan rencananya akan dibukukan. Buku-buku tersebut tersebut bisa dipesan lewat FAM Publishing dengan cara menghubungi Call Centre FAM 0812 5982 1511, atau via email forumaktifmenulis@yahoo.com, dan kunjungi web FAM Indonesia di www.famindonesia.com

    Motivasinya menulis adalah dalam rangka ibadah dan menyampaikan kebaikan lewat tulisan (Dakwah bil Qalam). Di samping itu ia ingin hidup hingga seribu tahun lagi. Dan itu hanya bisa diwujudkan lewat karya berupa tulisan yang ditinggalkan.
    Ia mempunyai Motto Hidup: Hidup di dunia hanya sekali, berbuatlah yang berarti bagi Agama,Ummat, Bangsa dan Negara.

    Bagi FAMili yang ingin silaturahim dengan Muhammad Abrar (FAM1174U-Padang) ini, dapat mengubunginya via handphone nomor 081363334003 atau email: abrar.muhammad@ymail.com. Salam santun.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Profil Anggota FAM Indonesia: Muhammad Abrar (FAMili Padang) Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top