Skip to main content

Lomba Menulis Resensi Buku Terbitan FAM Publishing

FAMili, iven menulis di bulan Maret 2013 ini adalah Lomba Menulis Resensi Buku-buku Terbitan FAM Publishing, Divisi Penerbitan FAM Indonesia. Lomba ini GRATIS, tidak dipungut bayaran dan terbuka untuk umum. Ayo, jangan lewatkan kesempatan ini.

Bagaimana caranya?

1. Peserta harus bergabung terlebih dulu dengan grup “Forum Aishiteru Menulis”  (klik: http://www.facebook.com/groups/forumaishiterumenulis/) dan Grup “Penerbit FAM Publishing (Klik: http://www.facebook.com/groups/368564719880886/).

2. Tulislah resensi buku terbitan FAM Publishing yang Anda miliki, baik dengan cara membeli ataupun dengan meminjam buku itu kepada teman Anda (Daftar Buku Terbitan FAM Publishing Terlampir).

3. Resensi adalah hasil karya sendiri, bukan milik orang lain.

4. Resensi ditulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

5. Setiap penulis diharuskan menuliskan nama lengkap, nomor Id bagi anggota FAM, asal kota dan alamat email di bawah naskah resensi yang diposting.

6. Jumlah resensi yang ditulis bebas (boleh meresensi seluruh buku terbitan FAM Publishing).

7. Isi resensi harus berimbang, komunikatif, mengulas sisi kelebihan dan kekurangan isi buku dan memberikan masukan kepada penulis buku tersebut.

8. Resensi langsung diposting di grup “Forum Aishiteru Menulis” dan grup “Penerbit “FAM Publishing” serta di dinding akun facebook masing-masing peresensi dan dikirim ke email: forumaktifmenulis@yahoo.com dengan mencantumkan subjek “LOMBA RESENSI BUKU FAM”. Setiap resensi dilampirkan foto/gambar kover buku yang diresensi.

9. Deadline penerimaan naskah resensi pada Minggu, 26 Mei 2013, pukul 22.00 WIB.

HADIAH-HADIAH:

FAM Publishing menyediakan hadiah berupa:

Juara 1:
- Uang Tunai Rp250.000,-
- Paket Buku dari FAM Publishing
- Piagam Penghargaan

Juara 2:
- Uang Tunai Rp200.000,-
- Paket Buku dari FAM Publishing
- Piagam Penghargaan

Juara 3:
- Uang Tunai Rp150.000,-
- Paket Buku dari FAM Publishing
- Piagam Penghargaan

Demikian Pengumuman ini disampaikan, dan diharapkan kepada seluruh FAMili dapat menyebarkan info lomba ini seluas-luasnya.

Pare, Kediri, 13 Maret 2013

FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

BUKU-BUKU TERBITAN FAM PUBLISHING YANG DIREKOMENDASIKAN UNTUK DIRESENSI:

1. Cermin Cahaya (Nur Syamsudin), 164 halaman. Harga: Rp39.400,-

2. Ijab Kabul Pengantin (Hafney Maulana), 94 halaman. Harga: Rp28.600,-

3. Ustad Seumur Jagung (Yasin Abiru Sabil), 254 halaman. Harga: Rp55.600,-

4. Mozaik Matahari (Refdinal Muzan), 146 halaman. Harga: Rp38.200,-

5. The Definition of Love (Anis Swedia), 452 halaman. Harga: Rp59.000,-

6. Kemarau Kemarin (Aditya Nugraha), 88 halaman. Harga: Rp29.800,-

7. Andai Aku Tahu Dosa itu Ada Jilid 1(Mukhlis Denros), 246 halaman. Harga: Rp48.600,-

8. Andai Aku Tahu Dosa itu Ada Jilid 2 (Mukhlis Denros), 250 halaman. Harga: Rp49.000,-

9. Andai Aku Tahu Dosa itu Ada Jilid 3 (Mukhlis Denros), 254 halaman. Harga: Rp49.700,-

10. Sabda Cinta di Atas Nama Tuhan (Lina Saputri), 145 halaman. Harga: Rp38.500,-

11. Merajut Asap (Lili Asnita), 100 halaman. Harga: Rp30.000,-

12. Manajemen Kritik (Setyono), 155 halaman. Harga: Rp39.000,-

13. Cahaya Hati Sang Pengembara (Sirajul Fuad), 182 halaman. Harga: Rp41.000,-

14. Cara Berpikir Seniman (Mushthofa Achmad), 129 halaman. Harga: Rp35.000,-

15. Pemberdayaan Masyarakat (Efri S Bahri), 138 halaman. Harga: Rp38.000,-

16. Di Ujung Layang-layang (Novita Suci), 157 halaman. Harga: Rp39.500,-

17. Pigura Retak (Laura Chrismadhani), 114 halaman. Harga: Rp 38.500,-

18. Kidung Pengelana Hujan (Denni Meilizon), 120 halaman. Harga: Rp38.500,-

19. Jangan Pudarkan Semangatku (Ahmad Saadillah), 209 halaman. Harga: Rp42.000,-

20. Flamboyan Senja (Aliya Nurlela), 139 halaman. Harga: Rp 38.000,-

21. Kadang Hidup Tak Mengenal Tuhan (M Luthfi Mundzir), 183 halaman. Harga: Rp41.000,-

22. Jogja oh Jogja (Puji Dandelion), 169 halaman. Harga: Rp40.000,-

23. Keindahan Cinta dalam Doa (Bunda Mulyani), 111 halaman. Harga: Rp33.000,-

24. Zakat dan Pembangunan Sosial (Efri S Bahri), 124 halaman. Harga: Rp35.000,-

25. Bintang Redup (Sulas Sky), 204 halaman. Harga: Rp40.000,-

26. Dermaga Batu (Ken Hanggara), 208 halaman. Harga: Rp42.000,-

27. Rinai Kabut Singgalang (Muhammad Subhan), 451 halaman. Harga: Rp55.000,-

28. Sayap Jibril (Abdurahman, dkk), 199 halaman. Harga: Rp41.000,-

29. Metamorfosis (Abdul Manaf), 193 halaman. Harga: Rp38.600,-

30. Katak dalam Tempurung (Muhammad Jujur), 450 halaman. Harga: Rp85.000,-

31. Fesbuk (Muhammad Subhan dan Aliya Nurlela), 138 halaman. Harga: Rp38.000,-

32. Siluet Tarian Indang (Denni Meilizon), 138 halaman. Harga: Rp38.000,-

33. Hari-Hari Mahasiswa (Efri S Bahri), 137 halaman. Harga: Rp38.000,-

34. Menjemput impian di Keukenhof (Rahimah Ib), 249 halaman. Harga: Rp49.000,-

35. Pesona Odapus (25 cerpenis), 221 halaman. Harga: Rp43.400,-

36. Untuk Sumarni dari Suparman (25 cerpenis), 257 halaman. Harga: Rp45.000,-

37. Bukittinggi Ambo di Siko (39 penyair), 154 halaman. Harga: Rp41.000,-

38. Kejora yang Setia Berpijar (50 penyair), 280 halaman. Harga: Rp45.000,-

39. Membungkus Mimpi (43 penulis), 200 halaman. Harga: Rp41.000,-

40. Misteri Chemistry Cinta (Erka Ninok), halaman. Harga: Rp39.000,-

Catatan:
*) Harga buku di luar ongkos kirim bila dipesan lewat FAM Publishing
**) Penulis buku-buku di atas boleh menunjuk rekan lainnya untuk menulis resensi buku karyanya

[www.famindonesia.com]

Comments

Popular posts from this blog

"di antara" atau "diantara"? "di antaranya" atau "diantaranya"?

Yang lazim adalah “di antara” dan “di antaranya” (kata “di” dan “antara” diberi spasi). Fungsi “di” pada frasa ini adalah sebagai kata depan yang menunjukkan tempat dan bukan sebagai awalan pembentuk kata kerja pasif. Kata “di” selalu ditulis terpisah saat berfungsi sebagai kata depan dan baru ditulis serangkai kala berfungsi sebagai awalan.

Memang betul ada kata kerja “mengantara” yang merupakan bentuk aktif dari “diantara”, tetapi bentuk ini jarang sekali dipakai. Bentuk kata kerja yang sering dipakai adalah “mengantarai”, yang bila dipasifkan akan melahirkan bentuk “diantarai”, misalnya pada kalimat: “Konflik kedua negara itu diantarai oleh Indonesia.” (*)

Sumber: Tanja Bahasa

Ingin menerbitkan buku di FAM Publishing? Klik caranya DI SINI.

“kedua” atau “ke dua”?

Kata yang benar adalah “kedua”. Awalan ke- yang diikuti oleh bilangan (satu, dua, dst.) berfungsi sebagai awalan pembentuk kata bilangan tingkat (misal: pihak ketiga) atau kumpulan (misal: kesebelas pemain).

Sebagai awalan, ke- ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya. Kata bilangan semacam ini juga dapat ditulis dengan (1) angka Arab dengan memberi tanda hubung antara awalan ke- dan angka, misalnya ke-38 peserta, atau (2) angka Romawi tanpa awalan ke- dan tanpa tanda hubung, misalnya: abad XXI.

Kata “ke” memang ditulis terpisah bila berfungsi sebagai kata depan yang menandai arah atau tujuan. Pada kasus ini, “ke” biasanya diikuti oleh kata benda yang menyatakan tempat. Jadi, bila “Dua” adalah nama tempat (yang ditulis dengan diawali huruf kapital), kita memang menulisnya secara terpisah, “ke Dua”. (*)

Sumber: Tanja Bahasa

Ingin menerbitkan buku di FAM Publishing? Klik caranya DI SINI.

Didukung FAM Indonesia, Pilar Ekonomi Unila Bantu Penderita Thalesemia

Bandarlampung (FAMNews) – Donasi sosial yang digelar Pers Mahasiswa Pilar Ekonomi Universitas Lampung (Unila) untuk para penderita penyakit thalesemia diserahkan kepada pendiri Darah Untuk Lampung, Yopie Pangkie, kemarin.

Donasi tersebut diserahkan langsung Pemimpin Umum Pers Mahasiswa Pilar Ekonomi, Gita Leviana Putri. Penyerahan donasi dilaksanakan di sebuah rumah makan di Bandarlampung.

“Alhamdullilah, donasi dari kawan-kawan sudah kami serahkan. Semoga bisa bermanfaat,” ujar Gita Leviana Putri lewat siaran pers, Jumat (26/9).

Gita menjelaskan, tujuan kegiatan Pilar Peduli itu merupakan salah satu cara Pilar Ekonomi sebagai lembaga kemahasiswaan untuk menumbuhkan jiwa sosial di kalangan mahasiswa, khususnya di Kampus Unila.

Penyerahan Donasi Pilar Peduli tersebut juga masih dalam rangkaian kegiatan Creology Week 2014 Unila yang didukung Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia. Sebelumnya Pilar Peduli telah menggelar acara donor darah pada acara bazzar bekerjasama dengan KSR Unila dan PMI B…