• Info Terkini

    Monday, September 30, 2013

    Pengumuman 100 Nominator Lomba Cipta Cerpen Bertema "TKI"

    FAMili. Selamat malam. Anda tentu sudah menanti dengan perasaan campur aduk apakah nama dan cerpen Anda masuk sebagai nominator Lomba Cipta Cerpen bertema TKI yang digelar FAM Indonesia. To the point saja, inilah dia 100 nominator yang berpeluang masuk seleksi tahap berikutnya:

    1. Anisah Utari, Jakarta Selatan (Lukisan Perempuan di Victoria Park)
    2. Anis Swidiastuti, Malang (Tentang Arti Kemerdekaan oleh Diri Sendiri atau oleh Orang Lain)
    3. Arina Nur Permata Ilmi, Banyumas (Suratman Ingin Pulang)
    4. Arif Rahman Hakim (Pulang)
    5. Aziza Zuhroh Sya'bandiyah, Gresik (Tak Terduga)
    6. Anugerah Waty, Makassar (Surat Warisan)
    7. Ade Ubaidil, Cilegon (Serigala Berbulu Domba)
    8. Almi Yanti, Padang Panjang (Pelarian)
    9. Amiruddin, Sulawesi Selatan (Jalan Pulang)
    10. Ardita Destiani, Bengkulu (Masa Lalu dan Sebait Luka)
    11. Ainoor Milah, Cianjur (Duka Kepulangan Ibu)
    12. Acet Asrival, Sumatera Barat (Percikan Hujan)
    13. Alvin Khautsar Siregar, Palembang (Kun Nasibmu Kini)
    14. Aidil Zulkhan, Riau (Cinta Biru di Taman Kowloon)
    15. Anisa Nur Diniyah, Klaten (Cinta Seorang TKI)
    16. Beben T, Palembang (Aku Ingin Pulang)
    17. Biyah Siti Murbiyyah, Jakarta Timur (Korban di Hari Lebaran)
    18. Catur Pujihartono, Yogyakarta (Jenasah di Atas Perahu)
    19. Diah Kusuma (Sahabatku Ditelan Formosa)
    20. Dita Citra Prasasti, Batam (Rumah Kardus)
    21. Dedi Saeful Anwar, Cianjur (Impian Azizah)
    22. Dedi Kusnadi, Sumedang (Ar-raj’I)
    23. Dera Fauzia Fitriana, Surabaya (Nyanyian Hati Tole)
    24. Dian Permatasari, Ambarawa (Aku Ingin Pulang)
    25. Dian Ambarwati (Demi Perut, Antara Ilegal Dan Legal)
    26. Erlangga Setiawan, Surabaya (Tentang Wanita yang Dekat Sekaligus Jauh Dariku)
    27. Endang Yusnia, Sumbawa  (Israhayu)
    28. Elza Novria, Padang (Namanya Asiyah)
    29. Hary Setiawan, DKI Jakarta (Ini Untuk Anakku)
    30. Hermin Pujihantari, Kendari (Uang Besar)
    31. Happy Ratna Astuti, Semarang (Pengakuan Surtini)
    32. Ii Istiqomah, Tangerang (Sepenggal Kisah dari Masa Lalu)
    33. Imam Nurdihanto (Hujan Dolar di Singapura, Hujan Fitnah di Kampung Halaman)
    34. Ira Purba, Medan (Lukaku, Ku bawa mati)
    35. Isnani Nur Rizqi, Jombang (Butir Permata)
    36. Irhamun, Pulau Punjung (Hujang Ang Pao di Asia)
    37. Intan Umyatur Rahmania, Depok (Keputusan)
    38. Kasrizal, Jambi (Cita-citaku Kandas di KL)
    39. Linda Mustika Hartiwi, Banyuwangi (Untukmu, Ainurku)
    40. Muhammad Nur Faqih, Jember (Selama Bunga Shaqayeq Mekar)
    41. M. Zaini, Martapura (Azimat)
    42. Muhammad Riyan Andrianus, DKI Jakarta (Mayat Wanita di Victoria Park)
    43. Muhammad Qadhafi, Salatiga (Tuan Bahaya)
    44. M. Choirun Najib, Kediri (Meski Gersang, Aku Tetap Cinta Negeriku)
    45. M. Syamsul Qulub, Gresik (Janji yang Terlupakan di Fukuoka)
    46. Mahendra Wijaya, Bekasi (Badai Pasti Berlalu, dan Aku Yakin Itu)
    47. Muhammad Sofyan Arif, Yogyakarta (Kisah dari Seberang)
    48. Muhammad Jumara, Aceh (Tidak Seperti Yang Aku Bayangkan)
    49. Muhammad Fadhli, Padang (Jangan Menangis Ning)
    50. M. Zulfitra Rahmat, Payakumbuh (Babu)
    51. M. Fitrah Alfian R. S, Tangerang (Siksaan Itu Dapat Kutahan Demi Adik-adikku)
    52. Niken Bayu Argaheni, Pati (Epitaf Suryo)
    53. Nazri zuliansyah, Aceh Utara (Jejak Pahlawan Devisa)
    54. Nurhatimah, Bandung (Hongkong)
    55. Nunik Tri Utami, Kebumen (Terjaga Hijabku KarenaMu)
    56. Nasin, Bandung (Bukan Negeri Impian)
    57. Nur Sofiyanti, Samboja, Kalimantan Timur (Ummi Cepat Pulang)
    58. Nurhidayati (Yayang Widia Ningsih)
    59. Nurlinda, Banjarmasin (Surat Ketujuh Ibu)
    60. Norhayati, Barito Selatan (Oh Azizah...!)
    61. Novaldi Herman, Pekanbaru (Sekantung)
    62. Nenny Makmun, Jakarta (Dan Kudiam Membisu)
    63. Oke Bobby Putra Santosa, Malang (Seruni Ingin Beli Furniture)
    64. Putu Krisdiana Nara Kusuma, Bandung (Ya, Aku TKI)
    65. Rieka Mustika, Purwakarta (Shalat Mirah)
    66. Rendra Pirani, Tangerang (Anak Pribumi di Negeri Orang)
    67. Rahma Dewi, Balikpapan (Terbawa Angin)
    68. Reni Zulianti, Padang (3 Menit Saja)
    69. Rina Noviana, Kudus (Bidan Bekas TKI)
    70. Renny Puteri Utami, Palembang (Robot sang Devisa Terhempas Keras)
    71. Rahmadona, Padang (Cinta Sang TKI)
    72. Ratna Agustina Panges tuti, Bogor (Bukan Firasat)
    73. Rahmi Mardatillah, SulSel (Batas Penantian)
    74. Rizka Amalia Fulinda, Purwokerto (Bunga-Bunga Yang Tergadai)
    75. Sri Wati, Blitar (Kepala Beton)
    76. Sariah Hamid, Tolitoli SulTeng (Seutas Harapan dalam Sebungkus Mie)
    77. Salawati, Aceh (Penantian Abadi)
    78. Sindi Violinda, Medan (Sampah Tak Selamanya Jadi Sampah)
    79. Santi Sumiati, Cianjur (… Untuk Sepasang Jubah Surgawi)
    80. Sukamto Prasetyo, Singkawang (Sepenggal Episode Rumah Merah)
    81. Salsyabilla Wilanda (Konon Katanya)
    82. Suyati, Pasaman Barat (Aku Telah Dipulangkan)
    83. Susiati, Malang (Kubunuh Kepercayaanmu, Suamiku!)
    84. Simon Simangunsong (Aku Bukan Napi)
    85. Turangga Sukandar Putra, Bandung (Satu Cerita Derita Pendek)
    86. Titi Haryati, SulSel (Sepucuk Surat Dari Kampung)
    87. Upik Junianti, Purwokerto (Hukum Gantung)
    88. Ulfah Maisyarah (Derita Sang Pahlawan Devisa)
    89. Virly Virnia Aprilia, Surabaya (Kelingking Manis Bunda)
    90. Viki Wulandari, Makassar (Debu Di Neraca Bening Kuala Belait)
    91. Wahyu E. Purba, Ponorogo (Sepenggal Kisah “TKI”)
    92. Willy Ramadhan, Sukabumi (Mak, Sabar!)
    93. Widya Fitriyani, Lamongan (Bingkai Photo Terakhir)
    94. Wildan Fuady, Bandung (Surti)
    95. Wahyu Prihartini, Pasuruan (Surat Terakhir Untukmu)
    96. Yusrina Sri Oktaviani, Padang (Seikat Surat)
    97. Yazid Nizar Sopian, Cibinong (The Last from Ratna)
    98. Yunus Ardianto, Petodanan Baru, Batang, Jateng (Tanjōbipurezento Awiyah)
    99. Yudi Rahmat (Cinta Uci)
    100. Zeny Rahmawati, Tuban (Jangan Hukum Aku, Tuhan!)

    SELAMAT KEPADA PARA NOMINATOR!!!

    Bersama ini FAM Indonesia menyampaikan bahwa 100 cerpen di atas memasuki Seleksi tahap berikutnya yaitu memilih 40 Cerpen yang layak dibukukan. 40 Cerpen Terpilih ini akan diumumkan pada tanggal 3 Oktober 2013. Pengumuman Pemenang yang direncanakan tanggal 1 Oktober 2013 diundur mengingat Tim FAM meminta waktu untuk menyeleksi naskah secara ketat . Para Pemenang akan diumumkan pada tanggal 5 Oktober 2013.

    Demikian Pengumuman FAM Indonesia untuk dimaklumi bersama.

    Salam santun, salam karya.

    FAM INDONESIA
    www.famindonesia.com
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Pengumuman 100 Nominator Lomba Cipta Cerpen Bertema "TKI" Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top