• Info Terkini

    Friday, September 27, 2013

    Update Final Peserta Lomba Cipta Cerpen FAM Indonesia 2013

    Tema: “TKI: Hujan Emas di Negeri Orang, Hujan Batu di Negeri Sendiri”
    Update terakhir: Jumat, 27 September 2013, Pukul 15.15 WIB

    1. Rambut pirangku (Rahmadona, Padang)
    2. Cinta Sang TKI (Rahmadona, Padang)
    3. TKI: Hujan Emas di Negeri Orang, Hujan Batu di Negeri Sendiri”. (Meta mutmainah adilla, Palembang)
    4. Nestapa Ibuku (Widya fitriyani, Lamongan)
    5. Tenaga Kerja Indonesia, Mengabdi Untuk Disakiti (Desra eka putri, Jakarta Timur)
    6. Jejak Pahlawan Devisa (Nazri zuliansyah, Aceh Utara)
    7. Keajaiban Kilauan Emas Negri Tercintaku (Ririn Melissa, Medan)
    8. Bingkai Photo Terakhir (Widya Fitriyani, Lamongan)
    9. Aku Ingin Pulang (Beben T, Palembang)
    10. Daripada Diperkosa, Lebih Kulayani Dengan Sukarela (Irfan Setiawan, Lamongan)
    11. Ya, Aku TKI (Putu Krisdiana Nara Kusuma, Bandung)
    12. Nisa, bunda pulang.. (Fia Fauziah Rahman, Cinere, depok)
    13. Astuti (Erlangga Setiawan, Surabaya)
    14. Demi Perut, Antara Ilegal Dan Legal (Dian Ambarwati, Ngawi)
    15. Namanya Asiyah (Elza Novria, Padang)
    16. Sulitnya Mencari Kerja (Ferri Willi Riawan, Surabaya)
    17. Meski Gersang, Aku Tetap Cinta Negeriku (M. Choirun Najib, Kediri)
    18. Tanjōbipurezento Awiyah (Yunus Ardianto, Petodanan Baru, Batang, Jateng)
    19. Rahasia Terbesar Ku (Riana Nainggolan Lumban Tungkup, Medan)
    20. Maafkan Ibu, Nak..(Cindy Anindya Putri Winarya, Sidoarjo)
    21. Tak Terduga (Aziza Zuhroh Sya'bandiyah, Gresik)
    22. Emas di negri orang tak sebading emas di negri sendiri (Alik Dwi Febrianto, Ponorogo)
    23. Shalat Mirah (Rieka Mustika, Purwakarta)
    24. Suratman Ingin Pulang (Arina Nur Permata Ilmi, Banyumas)
    25. Serigala Berbulu Domba (Ade Ubaidil, Cilegon)
    26. Goresan Senja Bidadari Bumi (Nunik Tri Utami, Kebumen)
    27. Terjaga hijabku karenaMu (Nunik Tri Utami, Kebumen)
    28. Cerita Ibu Guru (Almi Yanti, Padang Panjang)
    29. Pelarian (Almi Yanti, Padang Panjang)
    30. Anak Pribumi di Negeri Orang (Rendra Pirani, Tangerang)
    31. Tentang Wanita yang Dekat Sekaligus Jauh Dariku (Erlangga Setiawan, Surabaya)
    32. Hongkong (Nurhatimah, Bandung)
    33. Ini Untuk Anakku (Hary Setiawan, DKI Jakarta)
    34. Janji yang Terlupakan di Fukuoka (M. Syamsul Qulub, Gresik)
    35. Kepala Beton (Sri Wati, Blitar)
    36. Aku Miskin Di Negeriku Nan Kaya (Khairani, Bengkulu)
    37. Kesedihan dikota Mekkah (Sitti Nurjanna, Makassar)
    38. Sepenggal Kisah “TKI” (Wahyu E. Purba, Ponorogo)
    39. Ayun (Wahyu E. Purba, Ponorogo)
    40. Seutas Harapan Dalam Sebungkus Mie (Sariah Hamid, Tolitoli SulTeng)
    41. Terbawa Angin (Rahma Dewi, Balikpapan)
    42. Surti (Wildan Fuady, Bandung)
    43. Tembang Kinanti (Sri Wati, Blitar)
    44. 3 Menit Saja (Reni Zulianti, Padang)
    45. Percaya Dan Jalani Semua (Erina Budi Purwantiningsih, Kediri)
    46. “Gadis Berparas Sendu” (Ade Ubaidil, Cilegon)
    47. Masa Lalu dan Sebait Luka (Ardita Destiani, Bengkulu)
    48. Harus apa? Mesti apa?( Dwi Retnasari, Kota Bandung)
    49. Bidan Bekas TKI ( Rina Noviana, Kudus)
    50. TKI Pahlawan Devisa (Suharto, Depok)
    51. Cinta Biru di Taman Kowloon (Aidil Zulkhan, Riau)
    52. Bukan Firasat (Ratna Agustina Panges tuti, Bogor)
    53. Kita tidak harus menjadi budak dinegeri orang (Mahendra wijaya, Bekasi)
    54. Surat Terakhir Dari Ibu (Susi Widiawati, Medan)
    55. Debu Di Neraca Bening Kuala Belait (Viki Wulandari, Makassar)
    56. Penantian Abadi (Salawati, Aceh)
    57. Bukan Negeri Impian (Nasin, Bandung)
    58. Ini Inginku (Nur Layla Faizati, Bantul)
    59. Sendu Istri TKI (Ainoor Milah, Cianjur )
    60. Berlabuh Menggadaikan Nyawa (Virly Virnia Aprilia, Surabaya)
    61. Cinta Seorang TKI (Anisa Nur Diniyah, Klaten)
    62. Gila Karna Harta (Yohanes Zerivica Prawoto, Cirebon)
    63. Ning, ma’afkan Aku ( Heri Sutrisno, ……)
    64. Hukum Gantung (Upik Junianti, Purwokerto)
    65. Isakan Yang Lain (Novita suci, Ponorogo)
    66. Kinar (Rieka Mustika, Purwakarta)
    67. Lembayung Fajar Elok (Arta Laras Angelina, Surabaya)
    68. Sepenggal Kisah dari Masa Lalu (Ii Istiqomah, Tangerang)
    69. Miracles (M. Syamsul Qulub, Gresik)
    70. Pahlawan Devisa (Anggino Tambunan, Jakarta)
    71. Retorika & Dilemasi Hidupku Sebagai TKI (Arofik, Sumenep)
    72. Suka Dukaku Sebagai Pahlawan Devisa (Desy Sundaryanti, Bandung)
    73. Mudah Atau Banyak Tuntutan (Yasri Khoerunnisa, Bekasi)
    74. Korban Di Hari Lebaran (Biyah Siti Murbiyyah, Jakarta Timur)
    75. Aku Ingin Pulang (Dian Permatasari, Ambarawa)
    76. Badai Pasti Berlalu, dan Aku Yakin Itu,! ( Mahendra Wijaya, Bekasi)
    77. Cita- Citaku (Bukan) TKI (Marintan Napitupulu, Toba / Samosir)
    78. Suatu Pagi di Mesir (Hariyanto Wijoyo, Makassar)
    79. Sampah Tak Selamanya Jadi Sampah (Sindi Violinda, Medan)
    80. … Untuk Sepasang Jubah Surgawi (Santi Sumiati, Cianjur)
    81. Izinkan Aku Pulang (Putri Ace Riaula Ramadhona, Banda Aceh)
    82. Mak, Sabar! (Willy Ramadhan, Sukabumi)
    83. Ratapan Nasib Si Kecil (Audia Jasmin Armanda, Tangerang)
    84. Selaksa Rindu Untukmu Ibu… (Evanti Yuni Kartika, Bogor)
    85. Taiwan dan Kerinduan (Fandi Andrian Cindra Putra , Tegal)
    86. Parodi dalam Nyata (Imas Hanifah Nurhasanah, Tasikmalaya)
    87. Ar-raj’I (Dedi Kusnadi, Sumedang)
    88. Butir Permata (Isnani Nur Rizqi, Jombang)
    89. Duka Kepulangan Ibu (Ainoor Milah, Cianjur)
    90. HUJAN “ANG PAO” di Asia (Irhamun, Pulau Punjung)
    91. Oh Azizah...! (Norhayati, Barito Selatan)
    92. “Tidak Seperti Yang Aku Bayangkan” (Muhammad Jumara, Aceh)
    93. Derita Sang Pahlawan Devisa (Ulfah Maisyarah, Tanjung Balai Karimun)
    94. Hujan Dolar di Singapura, Hujan Fitnah di Kampung Halaman (Imam Nurdihanto, Ponorogo)
    95. Peti Suram, Ibu Nayla (Yolanda Zebua, .....)
    96. Tertimpa Nasib Buruk Demi Keluargaku (Arofik, Sumenep)
    97. Walaupun Awalnya Berduri (Meliani, Belitung)
    98. Kun Nasibmu Kini (Alvin Khautsar Siregar, Palembang)
    99. Lewat TKI Anakku Sembuh (M. Riko Ade Putra , Palembang )
    100. Nestapa di Negeri Piramida (Muhammad Irja Nasrulloh Majid, Purworejo)
    101. Kenyataan Yang Tak Terungkap (Tersiana Wartini, Bekasi)
    102. Nyanyian Hati Tole (Dera Fauzia Fitriana, Surabaya)
    103. Malaikat Untuk Aifa (Winda Rahma, Bandung)
    104. Sepenggal Kisah di Kota Jeddah (Winda Rahma, Bandung)
    105. Percikan Hujan (Acet Asrival, Sumatera Barat)
    106. Ku Jemput Impian ke Negeri Jiran (Yosi gusnilawati, Solok)
    107. Aku Menanti Ibu (Neneng Riya, Bogor)
    108. Duka Bibi Diana (Dedy Kesuma, Palembang)
    109. Episod Yang Perih (Ruspeni Daesusi, Malang)
    110. Gurat Wajah Pahlawan Devisa (Furing Ratnasari, Tulungagung)
    111. Dua Paras Yang Kusandang (Lila Hayu Maharani, Semarang)
    112. Kepulangan Terakhirku (Sischa Rinnanda Wibandari, Surabaya)
    113. Kutunggu Kamu di Batu Lapan (Nasin, M.Pd, Bandung)
    114. Kemelut asa dalam takdir seorang TKI (Ratih Febrian Kamiswara, Probolinggo)
    115. Azimat (M. Zaini, Martapura)
    116. Lukisan Perempuan di Victoria Park (Anisah Utari, Jakarta Selatan)
    117. Mayat Wanita di Victoria Park (Muhammad Riyan Andrianus, DKI Jakarta)
    118. Rumah Kardus (Dita Citra Prasasti, Batam)
    119. Sepucuk Surat Dari Kampung (Titi Haryati, SulSel)
    120. Surtiku Padam di Tanah Jeddah (Yulia Damayanti, Aceh)
    121. Berita dari Surga (Achmad Miladi, Tegal)
    122. Ungkapan Hati Seorang Anak Tki (Muhamad Hanif Sibghotalloh, Depok)
    123. Epitaf Suryo (Niken Bayu Argaheni, Pati)
    124. Jenasah di Atas Perahu (Catur Pujihartono, Yogyakarta)
    125. Kapan Engkau Kembali (Gilang Wibisono, Bogor)
    126. Kelingking Manis Bunda (Virly Virnia Aprilia, Surabaya)
    127. Kisah Perih di Negeri Jihan (Rozaqiyah Puspita Sari, Bengkulu)
    128. Lebih Baik Di Negeri Sendiri (Utari Eka Rahayu, Bekasi)
    129. Lukaku, Ku bawa mati (Ira Purba, Medan)
    130. Tentang Arti Kemerdekaan oleh Diri Sendiri atau oleh Orang Lain (Anis Swidiastuti,
    Malang)
    131. Cita-citaku kandas di KL (Kuala Lumpur) (Kasrizal, Jambi)
    132. Selama bunga shaqayeq mekar (Muhammad Nur Faqih, Jember)
    133. Jangan Berisik, Ada Seseorang di Dalam Ruangan (Turangga Sukandar Putra, Bandung)
    134. Satu Cerita Derita Pendek ((Turangga Sukandar Putra, Bandung)
    135. Seikat Surat (Yusrina Sri Oktaviani, Padang)
    136. Sepenggal Episode Rumah Merah (Sukamto Prasetyo, Singkawang)
    137. Kubunuh kepercayaanmu, suamiku! (Susiati, Malang)
    138. Sisa-Sisa Perjuangan Pahlawan Devisa (Susiati, Malang)
    139. Tuan Bahaya (Muhammad Qadhafi, Salatiga)
    140. Israhayu (Endang Yusnia, Sumbawa )
    141. Mutiara Ibu Anak Idiot (Haerun Nisa, Brebes)
    142. Robot sang Devisa Terhempas Keras (Renny Puteri Utami, Palembang)
    143. Istrimu Tak Rela (Tanti Nafita Sari, Samarinda)
    144. 120 menit (Upik Junianti- Purwokerto)
    145. Ucap Negeriku, Aku pahlawan (Yulhamsidar, Makassar)
    146. Jangan Hukum Aku, Tuhan! (Zeny Rahmawati, Tuban)
    147. Surat Warisan (Anugerah Waty, Makassar)
    148. Rimba TKI (Trisha Buana, Demak)
    149. Sekantung (Novaldi Herman, Pekanbaru)
    150. ( Bukan ) Pilihan Lastri (Sischa Rinnanda Wibandari, Surabaya)
    151. “Aku Telah Dipulangkan” ( Suyati, Pasaman Barat)
    152. Dan Kudiam Membisu (Nenny Makmun, ?)
    153. Balada Seorang TKW (Rudi Candra Putra, Padangpanjang)
    154. My Hero (Rahmi Mardatillah, SulSel)
    155. Batas Penantian (Rahmi Mardatillah, SulSel)
    156. Pengorbanan Kecil (Azka Alfaz Januarsyah, Cianjur)
    157. Rintihan Pahlawan Devisa Negara (Fitriana Hayyu Arifah, Kebumen)
    158. Untukmu,Ainurku (Linda Mustika Hartiwi, Banyuwangi)
    159. Rido Ingin Membahagiakan Orangtuanya (Agus Alfinanda, Riau)
    160. Impian Kelabu Arin (Brigitta Mayori Puteri, Subang)
    161. Jalan Pulang (Amiruddin, Sulawesi Selatan)
    162. Meraih Mimpi (Simon Simangunsong, semarang)
    163. Kisah dari Seberang (Muhammad Sofyan Arif, Yogyakarta)
    164. Pulang (Arif Rahman Hakim, Bantul)
    165. Disini Aku , Demi Keluargaku (Angga Brian Fernandi , Demak)
    166. Impian Azizah (Dedi Saeful Anwar, Cianjur)
    167. Nyanyian Senja (Susi Widiawati, Medan)
    168. Sahabatku Ditelan Formosa (Diah Kusuma,Tulungagung)
    169. Konon Katanya (Salsyabilla Wilanda R, Subang)
    170. Seruni Ingin Beli Furniture (Oke Bobby Putra Santosa, Malang)
    171. TKI yang Dipancung (Nadila Samantha, ………)
    172. Uang Besar (Hermin Pujihantari, Kendari)
    173. Yayang Widia Ningsih (Nurhidayati, Banda Aceh)
    174. Cinta Uci (Yudi Rahmat, Cilegon)
    175. Pengakuan surtini (Happy Ratna Astuti, Semarang)
    176. Aku Bukanlah Pahlawan (Harwiyati, Banjarmasin)
    177. Sedetik Lalu di Bandara (Fika Khoirina, Kediri)
    178. Aku Ingin Pulang (mutia junaidy, ?)
    179. Babu (M. Zulfitra Rahmat, Payakumbuh)
    180. Ditikam Saudara Sendiri (Ida Ayu Putu Novinasari, Bali)
    181. Goresan Pena Terakhir Ayah (Ida Ayu Putu Novinasari, Bali)
    182. Desa Impian (Eksi Insania Achmad, DIY)
    183. Kami, yang Tersisih (Arini Ulfa Rahmawati, Lampung)
    184. Ironi Di Negeri Lain (Diana Sulistiana, Bogor)
    185. Layar Terkembang Untuk Para Pahlawan Devisa (Sri Mursalim, Sukoharjo)
    186. Lebih Baik Kembali (Ferry Irawan Kartasasmita, Pelaihari, Kalimantan Selatan)
    187. Nyanyian Lembut Sang Merpati (Annisa’ Nurul Aini, Sidoarjo, Jawa Timur)
    188. Harapan Sang Jurnalis (Afra Zahirah Achmad, Bogor)
    189. Aku Ingin Pulang (Aina Firdho, Lamongan)
    190. Perubahan Perbaikan (Ardini Novi Wijaya, Kebumen, Jawa Tengah)
    191. Sang Mentari TKI (Ivani Febiningtyas, Purbalingga)
    192. Menjemput Pagi (Moh. Riza Rahmat Syah, Pekalongan)
    193. Sepotong Surga Di Negeri Hong Kong (Hariyanto Wijoyo, Makassar)
    194. Ummi Cepat Pulang (Nur Sofiyanti, Samboja, Kalimantan Timur)
    195. Bunga-Bunga Yang Tergadai (Rizka Amalia Fulinda, Purwokerto
    196. Kami Bangga Padamu, Ibu (Shofi Zayyana Ashari Indrarti, Surabaya)
    197. The Last from Ratna (Yazid Nizar Sopian, Cibinong)
    198. PANCASILA, Aku Ditendang Ke Negeri Orang! (Santi Sumiati, Cianjur)
    199. Berpeluh di Bumi Orang dan Impian di Bumi Sendiri (Lili Nur Indah Sari, Padang)
    200. Bukan Negeri Impian (Titi Latifah, Cilacap)
    201. Surat Terakhir Untukmu (Wahyu Prihartini, Pasuruan)
    202. Keputusan (Intan Umyatur Rahmania, Depok)
    203. Daun-Daun Kering yang Tergadaikan (Dedi Saeful Anwar, Cianjur)
    204. Siksaan Itu Dapat Kutahan Demi Adik-adikku (M. Fitrah Alfian R. S, Tangerang)
    205. Bandara (Melati P. Putri, Bekasi)
    206. Pulang (kah)……???????!!! (Sri Muhammad Kusumantoro, Klaten )
    207. Luka Membawa Berkah (Siti Maemunah, Cianjur)
    208. Perjalanan Menuju Kebebasan (Dicky Dwi Alfandy, Lampung)
    209. Malaikat Pelindung Di Garis Hidupku (Anis Swidiastuti, Malang)
    210. Jangan Menangis Ning (Muhammad Fadhli, Padang)
    211. Aku Bukan NAPI (Simon Simangunsong, semarang)
    212. Pulanglah Amak!!! (Maryam Syarif, Bukittinggi)
    213. Kerinduan (Ayu Lusiana, Banjarmasin)
    214. "Surat Ketujuh Ibu" (Nurlinda, Banjarmasin)

    Terima kasih untuk partisipasi peserta dan FAMili dalam event lomba ini. Saat ini Tim FAM Indonesia sedang melakukan penjurian.

    Jadwal seleksi/penjurian adalah sebagai berikut:

    25 September 2013
    BATAS AKHIR PENERIMAAN NASKAH

    26 September 2013
    UPDATE FINAL NAMA PESERTA DAN JUDUL CERPEN

    27 September 2013 – 29 September 2013
    TAHAP PENJURIAN

    30 September 2013
    PENGUMUMAN 37 NOMINATOR YANG NASKAHNYA DIBUKUKAN

    1 Oktober 2013
    PENGUMUMAN PEMENANG

    Salam santun, salam karya.

    FAM INDONESIA
    Terima kasih untuk partisipasi peserta dan FAMili dalam event lomba ini. Saat ini Tim FAM Indonesia sedang melakukan penjurian.

    Jadwal seleksi/penjurian adalah sebagai berikut:

    25 September 2013
    BATAS AKHIR PENERIMAAN NASKAH

    26 September 2013
    UPDATE FINAL NAMA PESERTA DAN JUDUL CERPEN

    27 September 2013 – 29 September 2013

    TAHAP PENJURIAN

    30 September 2013
    PENGUMUMAN 37 NOMINATOR YANG NASKAHNYA DIBUKUKAN

    1 Oktober 2013

    PENGUMUMAN PEMENANG

    Salam santun, salam karya.

    FAM INDONESIA
    www.famindonesia.com
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Update Final Peserta Lomba Cipta Cerpen FAM Indonesia 2013 Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top