• Info Terkini

    Monday, May 12, 2014

    Penerbitan Antologi Cerpen Bertema “Kearifan Lokal Sumatera Barat”

    Sumatera Barat dikenal sebagai syurganya Indonesia. Terlepas betapa eksotisnya Pulau Bali, atau begitu menganggumkannya Ranah Papua, atau begitu kayanya Pulau Kalimantan, Sumatera Barat bisa dikatakan memiliki segalanya. Lautnya yang begitu biru dan indah, dengan deburan ombak yang sangat besar dan tinggi, gunung-gunungnya yang begitu menghujam yang menyimpan pesonanya snediri di sepanjang bukit barisan yang membentang dari barat ke timur, atau lembah-lembahnya yang dalam dengan segala misteri yang tersimpan di dalamnya, serta danau-danaunya yang keindahannya mampu memanjakan mata. Tak salah jika pada kalimat pertama, Sumatera Barat disebut orang sebagai syurganya Indonesia.

    Seperti itulah demikian. Ya. Alam yang indah itu menuntun manusia yang berdiam di dalamnya berinteraksi, berpikir, menimbang, berjalan sesuai tuntunan-tuntunan keindahan alam tadi. Dari interaksi yang sedemikian lama itu, lahirlah apa yang disebut manusia sebagai “Kearifan Lokal”, kearifan lokal yang tentu hanya ada di Sumatera Barat sebagai reaksi atas keindahan alamnya sendiri. Manusia-manusia Sumatera Barat, yang dikemudian hari itu dipanggil dengan sebutan “Rang Minangkabau” ini pada akhirnya mampu menguasai seluruh sejarah Indonesia, sebab kearifan lokal itu telah mendidik, mengajarkan, menunjukkan bagaimana Rang Minang tadi hidup di dunia, melaluinya dengan penuh arif dan bijaksana. Falsafah hidup seperti itu dikenal sebagai “Alam Takambang Jadi Guru”.

    Maka dari itu, FAM Sumatera Barat begitu bersemangat, ingin mempersembahkan keunikan Sumatera Barat ini sebagai salah satu keragaman budaya Indonesia. FAM Sumatera Barat sekali lagi, akan mengadakan antologi cerpen keduanya yang diberi tema “Kearifan Lokal Sumatera Barat.” Antologi ini juga diberlakukan bagi penulis yang ingin menunjukkan kearifan lokal suku Mentawai yang ada di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Untuk persyaratan bagi penulis yang berminat bergabung bersama antologi cerpen kami adalah sebagai berikut:

    1. Penulis adalah warga negara Indonesia (anggota FAM Indonesia atau non-anggota FAM Indonesia).

    2. Cerpen bertemakan “Kearifan Lokal Sumatera Barat”.

    3. Tulisan dibuat dengan margin 3-4-3-3, huruf Times New Roman ukuran 12 dengan spasi 1,5.

    4. Panjang naskah 6-8 halaman.

    5. Karya belum pernah dipublikasikan di media manapun.

    6. Naskah yang dikirim hanya satu buah naskah.

    7. Bukan karya plagiat atau bukan karya orang lain.

    8. Naskah diterima paling lambat tanggal 30 Juni 2014.

    9. Di bawah naskah cerpen, cantumkan biodata penulis berbentuk narasi.

    10. Naskah cerpen menjadi hak panitia pelaksana.

    11. Antologi ini akan menerima 20 naskah terbaik untuk dibukukan.

    12. Naskah dikirim ke email FAM Sumatera Barat, famsumbar@yahoo.com.

    Setelah naskah diterima dan diumumkan, maka penulis yang lolos akan diberi ketentuan sebagai berikut:

    1. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 85.000 (untuk anggota resmi FAM Indonesia) dan Rp. 100.000 (untuk non-anggota FAM Indonesia). Biaya ini nantinya digunakan untuk biaya percetakan dan biaya penerbitan. Masing-masing penulis akan mendapatkan satu ekslempar buku.

    2. Biaya dapat dikirim ke rekerning BRI Cab. Malang Unit Kasembon, No. 6370-01-003143-53-3 an. Aliyah Nurlaella atau bisa juga dikirim ke BNI Cab. Kediri No. 0257598722 an. Aliyah Nurlaella.

    3. Untuk informasi lebih jelas, dapat dihubungi Denni Meilizon: 085760600640, atau Befaldo Angga: 085364294155.

    Salam aktif!

    FAM WILAYAH SUMATERA BARAT


    Sumber ilustrasi: minorityvoices.blogspot.com
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Penerbitan Antologi Cerpen Bertema “Kearifan Lokal Sumatera Barat” Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top