• Info Terkini

    Saturday, June 14, 2014

    Ulasan Puisi "Sang Pewakil Kami" Karya Eka Susanti (FAMili Sumbar)

    Sumber ilustrasi: www.harianaceh.co.id
    Puisi ini merupakan bentuk kekesalan seorang rakyat kepada wakil rakyat yang mudah menebar janji sekaligus melupakannya. Begitulah kebanyakan yang terjadi. Seperti halnya syair, obral janji itu terdengar begitu indah di telinga. Namun bedanya, syair tidak sekadar omong kosong, sedangkan janji palsu itu sebatas omong kosong.

    Penulis berusaha membandingkan kebenaran seorang penyair yang "berpikir" lewat kata-kata indahnya, dengan politisi yang lebih "tidak berpikir" dengan kata-kata yang sama indahnya. Maka, jelaslah tampak mana yang benar dan mana yang salah.

    Koreksi dari Tim FAM ada pada penulisan kata "kedepannya", yang seharusnya ditulis "ke depannya". Ada pula kesalahan ketik pada "rangakaipun", yang sebetulnya "rangkai pun".

    Terus berkarya.
    Salam santun, salam karya!

    TIM FAM INDONESIA
    www.famindonesia.com

    Sang Pewakil Kami
    Eka Susanti (IDFAM685U)

    Tampangmu begitu gagah dan bengis, penuh kewibawaan dan percaya diri
    Meyakini setiap lontaran kata yang diulurkan, tanpa mengingat kedepannya
    Mengobral-obralkan janji yang begitu murah, tak semurah BBM yang kau tawarkan. Tak seharga sembako yang kau janjikan sebelumnya

    Katamu indah sebagaimana kata mereka, kau pandai bermain merangkai kata sehingga kami terpedaya. Kau rangkai kata demi kata bak seorang penyair menyalurkan inspirasinya. Inspirasimu berbeda dengan penyair, kata yang kau rangakaipun berbeda dengan seorang penyair.
    Kau tak memikirkan siapa yang akan menikmati katamu, kau juga tak memikirkan analisis yang akan dilakukan pendengarmu. Kedepannya,

    Semarak Korupsi di Meja Bundar

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Ulasan Puisi "Sang Pewakil Kami" Karya Eka Susanti (FAMili Sumbar) Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top