• Info Terkini

    Wednesday, November 5, 2014

    Gempa Literasi Guncang Surabaya

    Gol A Gong dan Yudha Prima
    Surabaya (FAMNews) – Berdasarkan data yang tidak terlacak oleh “Badan Meteorologi dan Geofisika”, pada Selasa, 4 November 2014 sekitar pukul 16 sore, terjadi “gempa” yang berlangsung sekitar 90 menit di Surabaya. Gempa ini hanya bisa dirasakan oleh mereka yang saat itu berada dekat sekali dengan pusat kegempaan, yaitu di Kantor Bina Qalam Jalan Bengawan 2 A Surabaya.

    Namun, gempa ini justru sangat dinantikan dan dinikmati oleh sekitar 50 orang yang merindukannya. Tidak ada satu pun dari mereka yang beranjak meninggalkan lokasi terjadinya gempa hingga gempa itu berakhir. Mengapa bisa demikian?

    Inilah gempa literasi. Gempa yang mengguncang jiwa-jiwa para pecinta literasi, baik yang bergerak secara individu maupun yang berjuang melalui berbagai komunitas. Gempa ini dipicu oleh adanya orasi dan diskusi literasi yang dikemas dalam program “90 Menit Bersama Gol A Gong”, buah sinergi yang manis antara Forum Aktif Menulis (FAM) Cabang Surabaya dan Bina Qalam Indonesia. Acara ini memanfaatkan tour literasi Jawa oleh Gol A Gong dan Tim Rumah Dunia (dari Anyer hingga Panarukan).

    Dalam orasi literasinya, Mas Gong menyentil kesadaran berliterasi masyarakat yang kurang mengapresiasi karya penulis. Setiap mengetahui seorang penulis menerbitkan karya, yang sering muncul adalah harapan untuk bisa mendapatkan gratisan. Ini merupakan indikasi yang sangat nyata betapa rendahnya minat baca masyarakat.

    Peserta Gempa Literasi Bersama Gol A Gong di Surabaya
    Lewat Rumah Dunia, Mas Gong juga telah membuktikan bahwa kecintaan terhadap menulis bisa ditumbuhkan di berbagai elemen masyarakat, termasuk tukang becak, kuli panggul, dan juga sopir angkot. Melalui presentasinya, Mas Gong juga menancapkan di dada para pegiat literasi di Surabaya, semboyan ‘Membaca Itu Menyehatkan, Menulis Itu Memperpanjang Umur’.

    Jadi, masih haruskah literasi tersingkirkan dalam daftar budaya bangsa Indonesia? Masihkah Iqra' yang merupakan perintah nomor 1 dari Tuhan ini harus terdegradasi ke nomor 1000?

    Atas terselenggaranya program ‘90 Menit Bersama Gol A Gong’ ini, FAM Surabaya tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Mas Gol A Gong bersama tim yang telah berkenan menghadirkan gempa literasi, juga kepada Bina Qolam ID atas semua fasilitasnya, serta kepada semua FAMili dan sahabat FAM Surabaya yang telah berpartisipasi dalam acara ini. Salam Sinergi, Salam Karya. (*)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Gempa Literasi Guncang Surabaya Rating: 5 Reviewed By: Fam Indonesia
    Scroll to Top