• Info Terkini

    Friday, January 2, 2015

    Catatan Hati Rakyat

    Judul: Catatan Hati Rakyat
    Penulis: Wirdanengsih
    Kategori: Nonfiksi
    Terbit: Januari 2015
    Tebal: 207 hlm ; 14 x 20 cm
    ISBN: 978-602-7956-96-4
    Harga: Rp45.000,- (Harga belum termasuk Ongkir)

    “Apa untungnya pariwisata ini bagi kami, kami hanya ditonton?”

    “Apakah bapak pendamping, penyuluh dan pengambil kebijakan yang berkaitan dengan tanaman pertanian ini pernah hidup sebagai petani?”

    “Apakah memang tidak ada hak bertanya kami atas obat yang kami akan gunakan?”

    “Kata ibu, sambil bercanda, aku masih universitas dapur saja.”

    “Aku tak mengerti, kenapa aku seperti tidak boleh hidup yang layak sebagai manusia yang utuh.”

    “Siapa aku sebenarnya, bahwa aku bukan dosen pada universitas ini melainkan seorang petani dari Lampung namun pengalaman pengelolaan lingkungan adalah.”

    “Uangku habis banyak dan begitu juga energiku sudah banyak dikeluarkan, tapi aku tak terpilih.”

    “Apakah kehadiran pimpinan ini bisa mengubah kemiskinan yang kami alami?”

    “Seorang politisi ketika berfoto seolah menjadi seorang petani dalam gambar balihonya, ini merupakan politik simbolis.”

    “Iya, zaman sekarang eranya, politik kekerabatan, paham sampeyan?”

    “Alangkah bijaksananya, carikan meraka solusi terlebih dahulu, baru porak-porandakan gerobak  mereka, terserah alasan apa yang diberikan!”

    Inilah penggalan kalimat dalam buku ‘Catatan Hati Rakyat’. Buku ini mencoba memahami apa yang ada dipikiran di hati rakyat terkait fenomena negeri dengan segala permasalahannya termasuk kebijakan-kebijakan yang berlaku di negeri.

    Buku ini terdiri dari berbagai catatan permasalahan di antaranya; masalah pariwisata yang tidak pro rakyat, kebijakan yang tidak melibatkan partisipasi rakyat, kemarginalan perempuan dalam hal pendidikan, suka duka perempuan terlibat dalam partisipasi politik, tingkah laku pola orang berpolitik simbolik saja, BLSM, permasalahan hutan gundul dan nelayan yang perlu lebih dikreatifkan, pedagang kaki lima sektor informal yang terabaikan, gizi buruk yang tak kunjung berhenti, permasalahan permainan anak yang tidak kondusif bagi perkembangan potensi diri anak dan lain-lain. Semua dianggap bagian dari serpihan-serpihan catatan rakyat.

    Lihat koleksi buku karya anggota FAM Indonesia DI SINI

    Gabung dan like fanspage FAM Indonesia DI SINI
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Catatan Hati Rakyat Rating: 5 Reviewed By: Fam Indonesia
    Scroll to Top