• Info Terkini

    Tuesday, January 6, 2015

    Eka Fitriani (Muara Enim): “Menyukai Menulis Setelah Melihat Orang Terdekat Menerbitkan Karya”

    Penulis yang dilahirkan di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, 30 Mei 1987 ini memiliki nama lengkap Eka Fitriani, S.Pd, merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Warna bendera negeri tercinta ini adalah warna kesukaannya. Ia tercatat sebagai anggota Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia dengan nomor IDFAM 3095U pada tanggal 2 Januari 2015.

    “Ingin sekali saya memiliki nama pena, namun belum ketemu yang pas dihati. Namun nama ARKANANTA SITARA insya Allah akan mulai saya pakai sebagai nama pena saya,” ujarnya.

    Eka tumbuh di keluarga yang sederhana dengan didikan keras dari Ibu. Ibunya selalu mengajarkan anak-anaknya arti sebuah kedisiplinan. Tidak hanya itu saja, sebagai seorang guru, ia selalu memotivasi anaknya untuk mencintai dunia baca.

    “Membaca adalah cara membuka jendela dunia.” Begitulah kalimat yang sering digunakan ibunya untuk menyuruh Eka membaca. Selain buku pelajaran sekolah, Majalah Bobo, dengan cerita Nirmala, komik Candy Candy, Paman Gober, dan Detektif Conan, adalah sederet bacaan Eka sewaktu duduk di bangku Sekolah Dasar.

    Memiliki hobi membaca lantas membuat Eka suka menulis. Sejak duduk di bangku SMP, ia telah menulis, walau hanya sekadar curahan hati di buku diary. Tak hanya itu saja, ia juga pernah mencoba menulis sejumlah puisi remaja dan sebuah cerpen waktu duduk di bangku SMA, meskipun cerpen itu tidak selesai.

    Hobi menulisnya membuat eka bermimpi untuk bisa menjadi penulis dengan memiliki banyak karya. Dengan menulis, ia merasa menjadi lebih bisa menikmati hidup dan mensyukuri semua anugerah yang diberikan Allah SWT kepada dirinya. Selain itu, ia berkeinginan untuk menjadikan karyanya sebagai sebuah motivator buat pembaca.

    Kecintaan Eka terhadap dunia sastra kembali muncul di saat ia menjadi mahasiswi di Universitas PGRI Palembang pada tahun 2004-2008, jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Ia mulai menulis beberapa artikel yang ia ketahui, walaupun artikel itu hanya ia simpan di buku khusus saja, tidak pernah dipublikasikan sama sekali.

    Saat ini Eka bertugas sebagai seorang guru bahasa Inggris di salah satu SMP di Kabupaten Muara Enim. Sebagai seorang guru, waktunya kebanyakan didedikasikan untuk para siswa tercinta. Hingga akhirnya, impian semasa kecil itu perlahan lenyap. Namun, impian ini kembali mengusik setelah ia menyaksikan orang-orang terdekat hadir dengan sejumlah karya di tangan mereka.

    Sebagai penulis pemula, ia sadari masih memerlukan banyak pembelajaran seputar menulis. Ia aktif menulis kembali setelah bergabung dengan grup-grup kepenulisan di facebook seperti di antaranya Komunitas Penulis Muda (KPM), Goresan Pena Sang Penulis (GPSP), Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia, Penerbit Asrifa dan lainnya yang dimulai pada bulan September 2013 lalu hingga sekarang. Berbagai lomba seputar menulis buku antologi cerpen maupun puisi ia ikuti. Dengan begitu ia jadi bisa mengasah pena untuk menciptakan karya.

    Saat ini ia masih dalam proses pengerjaan buku
    Januari kumpulan cerpen dan puisi. Insya Allah bisa ia selesaikan secepat mungkin di bulan 2015 ini. Tentunya tak lepas berharap untuk mendapatkan bimbingan dari Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia ini.

    Eka bisa dihubungi melalui FB: Eka Fitriani/Eka Lian, e-mail: ka.maliansyah@gmail.com, twitter: eka_me87, HP: 081996615997. (*)

    Gabung dan like fanspage FAM Indonesia DI SINI
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Eka Fitriani (Muara Enim): “Menyukai Menulis Setelah Melihat Orang Terdekat Menerbitkan Karya” Rating: 5 Reviewed By: Fam Indonesia
    Scroll to Top