• Info Terkini

    Friday, April 24, 2015

    Laki-laki yang Tidak Memakai Batu Cincin

    Judul: Laki-laki yang Tidak Memakai Batu Cincin
    Penulis: Badaruddin Amir
    Kategori: Cerpen
    Terbit: April 2015
    Tebal: 176 hal; 14 x 20 cm
    ISBN: 978-602-335-023-0
    Harga: 38.000,- (Harga di luar ongkir)


    ***

    Banyak hal yang tak terduga diungkapkan dalam antologi cerpen ini. Dan saya menikmatinya sebagai sebuah panaroma kultural tentang sebuah masyarakat dari belahan dunia yang selama ini seperti tersembunyi. Dengan begitu, buku antologi ini laksana sebuah ensiklopedia yang disajikan dalam bentuk cerpen yang kadang-kadang seperti lelucon, parodi, atau penyadaran betapa kita cenderung abai pada dunia di sekitar kita. Itulah salah satu kekuatan Badaruddin Amir menawarkan gagasannya!”

    ~Maman S. Mahayana, Kristikus Sastra, Guru Besar Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia dan Dosen Tamu pada Hankuk University of Foreign Studies, Korea Selatan

    “Sebuah buku yang sederhana. Dalam buku ini Badaruddin Amir mampu memadukan realitas keseharian yang dipungut dari pengalaman dan profesinya sebagai seorang guru pada daerah pedalaman dengan realitas imajiner yang suspensif, indah dan memukau. Bukan itu saja, Badaruddin Amir juga punya perhatian luas pada fenomena lain yang terjadi di sekitar kita. Beberapa cerpennya dalam buku ini diakhiri dengan ending yang meletup dan kadang-kadang menggelikan.”

    ~Prof. Dr. Nurhayati Rahman, M.Hum, Guru Besar Universitas Hasanuddin dan Peneliti La Callgo

    “Buku kumpulan cerpen ini menjadi sebuah wujud nyata dari imaji yang terangkum dalam diksi-diksi indah sang penulis. Jalinan kata yang telah terangkai dalam kalimat demi kalimat yang tertera di dalam beragam cerita pendek tersebut menjadi suguhan menawan yang menghibur hati para pembacanya. Terus berkarya dan tetap semangat, Badaruddin.”

    ~Fanny Jonathan Poyk, Sastrawan dan Wartawan

    “Saya selalu menyukai cara berkisah Badaruddin Amir. Cerpen-cerpennya menawarkan permainan yang mengasyikkan. Terkadang ia ‘sengaja’ memberi kesan apa adanya, atau membuat kita berputar-putar dalam labirin yang ia bangun, justru karena itu ia hendak menunjukkan ketekunannya mengolah alur dan konflik. Satu-dua temannya mengingatkan saya pada cerpen-cerpen Budi Darma atau Putu Wijaya, yakni kesintingan manusia yang tengah merajalela.”

    ~Muhary Wahyu Nurba, Penyair dan Penggiat Institut Aksara

    “Judul kumpulan cerpen ini sangat menggoda. Badaruddin Amir pandai menangkap momentum yang sedang terjadi di sekitar kita. Kepekaannya menangkap momentum itu sungguh layak dikagumi.”

    ~Farick Ziat, Penulis dan Editor Majalah Gadis, Jakarta

    ***

    [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre 0812 5982 1511, atau via email forumaktifmenulis@yahoo.com]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Laki-laki yang Tidak Memakai Batu Cincin Rating: 5 Reviewed By: Fam Indonesia
    Scroll to Top