• Info Terkini

    Thursday, May 28, 2015

    Piagam Kontributor Buku Antologi Puisi "Lautku, Lautmu"

    Terima kasih kepada seluruh penulis antologi puisi "Lautku, Lautmu" yang telah berkarya bersama FAM Indonesia.

    Sebagai bentuk apresiasi, seluruh penulis yang tergabung dalam buku ini mendapatkan piagam penghargaan seperti contoh. Piagam dikirim ke email masing-masing penulis.

    Adapun nama-nama penulis di buku ini, sbb:

    1. Ali Munir (Sumenep)
    Judul puisi: Samudra Kasih, Lautan Rezeki

    2. Arief Rahman Hakim (Surabaya)
    Judul puisi: Surat Untuk Lautan, Rindu Bapak

    3. Annisa Puspa Kirana (Malang)
    Judul puisi: Kukejar Cita di Seberang Samudra, Bulir Pasir di Tepi Pantai

    4. Ayoung Farida Al-Ayyubie (Suarabaya)
    Judul puisi: Nelayan dalam Sajak Semesta, Tuhan Titipkan

    5. Andam Dewi Pertiwi (Jakarta Selatan)
    Judul puisi: Entahlah, Mungkin Memang Hatiku Seperti Laut. Laut Sang Saksi Sebuah Penantian

    6. Agus Susiyanti (Taiwan)
    Judul puisi: Oh Laut, Anak Buah Kapal (ABK)

    7. Amirullah B (Mamuju, Sulbar)
    Judul puisi: Meretas Pelangi Cinta, Kita dan Laut

    8. Aqib Wisnu Priatmojo (Surakarta)
    Judul puisi: Menjadi Laut, Laut Ibu

    9. Aprianus Putrason Niron (Maumere, NTT)
    Judul puisi: Tentang Kami dan Dirimu, Senja di Pasir Terbalut Biru

    10. Agus Salim (Sumenep, Madura)
    Judul puisi: Lautku Lautmu, Selamanya Aku Menjadi Ikan

    11.  Arkananta Sitara (Muara Enim, Sumsel)
    Judul puisi: Membiru Sendu, Jejak Pelangi

    12.  Agus Pramono (Mojokerto)
    Judul puisi: Kisah Laut-lautku, Nyanyian Laut

    13.  Atih Fitria (Jambi)
    Judul puisi: Teras Pantai Yogyakarta, Jaga Laut Kita

    14.  Anis Fatihatul Munazillah (Magelang)
    Judul puisi: Membidik Bahari, Senja di Pangkuan Bahari

    15.  Alaik Murtadlo (Surabaya)
    Judul puisi: Apakah Laut, Nelayan Menggembala Ikan

    16.  Ayu Kusuma Dewi (Maumere, NTT)
    Judul puisi: Hamparan Safir Biru, Pesona yang Tak Berujung

    17.  Alivia Salma Lihayati (Semarang)
    Judul puisi: Laut Duta Dunia, Laut Separuh

    18.  Arif Widiatmoko (Sidoarjo)
    Judul puisi: Terumbu Karang di Laut Indonesia, Bunaken di Laut Sulawesi

    19.  Ahmad Khoirus Salim (Bengkulu)
    Judul puisi: Pesan Seorang Nelayan pada Anaknya, Di Laut Duka Kami.

    20.  Brillian Eka Wahyudi (Jakarta)
    Judul puisi: Buaian Bahari, Bahari Nusantara

    21.  Badarudin Amir (Barru, Sulsel)
    Judul puisi: Membaca Lautmu, Sajak Rindu Pada Sebuah Senja di Pantai

    22.  Bintang Hafizar Ar-Ruwiy (Karawang)
    Judul puisi: Merindu Pesona Biru, Pantai Samudera Baru Karawang

    23.  Bagus Alif Firmansyah (Gresik)
    Judul puisi: Laut, Kau yang Melengos Kemari. Mendekte Biru

    24.  De Laras (Tangerang)
    Judul puisi: Hai Laut, Bawalah Cintaku. Sang Peri Laut

    25.  Doni Alfajri (Agam, Sumbar)
    Judul puisi: Ombak Berdendang, Siluet Pelabuhan Tua

    26.  Eli Awaliah (Cilegon)
    Judul puisi: Riak Gelombang, Laut

    27.  Eni Setyowati (Tulungagung)
    Judul puisi: Kilat untuk Lautku, Lukisan Laut

    28.  Eva De (Jambi)
    Judul puisi: Pantai Panjang, Bahasa Rindu si Biru

    29.  F. Diannafi Abdillah (Surakarta)
    Judul puisi: Aku Laut dan Sepi, Ketika Laut Murung

    30.  Fitri Indah Lestari (Sidoarjo)
    Judul puisi: Karya Tuhan, Tangis Cipta Tuhan

    31.  Fania Handiyani S (Jakarta Utara)
    Judul puisi: Syair Nelayan Kepada Sang Tuan, Dentangan Laut yang Merajut

    32.  Fan Best Duth (Malang)
    Judul puisi: Di Pantai Lombang, Danau yang Terkubur

    33.  Gabby Maureen Pricilia (Medan)
    Judul puisi: Sang Biru Pesona, Indahnya Laut

    34.  Harumika Sakurai (Hongkong)
    Judul puisi: Kisah Lautan Kita, Dalam Diam Lautan

    35.  Hendri Efendi (Bukittinggi)
    Judul puisi: Raja Bumi, Rantau Bertuah

    36.  Herdian Armandhani (Bali)
    Judul puisi: Mercusuar, Anak-anak Pantai

    37.  Hasmidi (Sumenep)
    Judul puisi: Aku Kabarkan pada Laut Tentang Dunia yang Sempit, Para Pelaut yang Bercadar Angin

    38.  Juliana Harahap (Padang Sidimpuan)
    Judul puisi: Lautan Rindu, Gema Hati Laut

    39.  Kristina Andita Pradani (Surabaya)
    Judul puisi: Terenggut dari Surga Dunia, Selamatkan Lautku

    40.  Levin (Bekasi)
    Judul puisi: Hamparan Lautan, Mutiara Lautan

    41.  Lia Harnita (Lombok Timur, NTB)
    Judul puisi: Laut Impian, Ombak Rindu

    42.  Lestari Hadiatin Ningsih (Lombok Barat)
    Judul puisi: Ini Laut Surgawi, Si Biru yang Menawan

    43.  Maria Agustina (Ogan Komering Ulu, Sumsel)
    Judul puisi:Pesona Laut yang Indah, Perjalanan Laut

    44.  M. Lukluk Atsmara Anjaina (Kendal)
    Judul puisi: Laut Januari, Cahaya Jingga di Laut Kota

    45.  Mar’atul Fitriyah Annahwiyah (Surabaya)
    Judul puisi: Perahu Kayu, Senja di Ujung Laut

    46.  Maria Fillieta Salvateri Kusumantara (Jakarta)
    Judul puisi: Alunan Sendu dari Laut, Paras Cantik Lautan

    47.  Maya Harsasi (Semarang)
    Judul puisi: Tentang Laut, Tentang Aku. Tentang Laut, Tentang-Mu

    48.  Muhammad Nabil (Sumbawa Barat, NTB)
    Judul puisi:Lautanku Ciptaan-Nya, Dan Laut pun Bersaksi

    49.  Mukhammad Faris Hazim (Sidoarjo)
    Judul puisi: Nelayan Tua, Tangisan Perompak

    50.  Miranti Julia Ulandari (Jambi)
    Judul puisi: Karpet Biru Bumi, Resolusi Langit

    51.  Mokh. Yahya (Jateng)
    Judul puisi: Bahtera dalam Firmannya, Perlu Kau Tahu

    52.  Nurman Mikail (Palembang)
    Judul puisi: Laut Indonesia, Laut Kita

    53.  Najla Alfaiq (Kediri)
    Judul puisi: My Sea, Sunset

    54.  Oky Pratama Yustisia (Jakarta)
    Judul puisi: Di balik Air Laut, Tempat Bergantungnya Hidup

    55.  Putri Wulansari (Ogan Komering Ilir)
    Judul puisi: Pesona Laut, Sang Pemberi Inspirasi

    56.  Rahmat Sahri Ramadani (Bontang, Kaltim)
    Judul puisi: Itu Pujiku, Semua Tentang Laut

    57.  Reski Indah Sari (Makassar)
    Judul puisi: Laut Hatimu, Isyarat Kerinduan

    58.  Rismawati Irliani (Paser, Kaltim)
    Judul puisi: Tragedi di Laut Tak Berdosa, Aku dan Laut

    59.  Ratna Kushardjanti (Yogyakarta)
    Judul puisi: Kontemplasi, Sahabat Laut

    60.  Ratna Dewi (Bukittinggi)
    Judul puisi: Tabir Lautan, Laut Melenguh

    61.  Selma Riyasni (Padang)
    Judul puisi: Ombak, Senja ini

    62.  Suprapno (Tulungagung)
    Judul puisi: Di Ujung Senja, Pesona Pantai

    63.  Syarifullah (Sumenep, Madura)
    Judul puisi: Hikayat Laut dengan Rembulan, Siklus Perahu

    64.  Siti Ngaidah Sumarto (Hongkong)
    Judul puisi: Di Hamparan Biru-Mu, Senja di Laut

    65.  Salma Fauziah Afifah Syahidah (Depok)
    Judul puisi: Berbingkai Garis Pantai, Cakrawala Laut

    66.  Syaifa Rodiyah (Jakarta Selatan)
    Judul puisi: Manusia Senja, Lautan Bulan

    67.  Sinta Wahyuni (Surakarta)
    Judul puisi: Kekasih Biru, Gairah Badai

    68.  Tan Muhammad (Bengkulu)
    Judul puisi: Laut Menyejukkan Hati, Pantai Pasar Bawah

    69.  Umu Fatimiah (Brebes)
    Judul puisi: Cahaya Biru, Samudra Bersuara

    70.  Vina Febriani (Solok)
    Judul puisi: Takdir di Atas Pasir, Mentari dari Timur Laut

    71.  Win Ansar (Banda Aceh)
    Judul puisi: Senja Tenggelam, Ombak di Antara Desir Pasir

    72.  Yoanita Aisyah Anugraeny (Situbondo)
    Judul puisi: Syair Duka Segara, Murka Samudera Biru

    73.  Zuraini (Bangka Belitung)
    Judul puisi: Biru Nan Jelita, Menoreh Keindahan

    74.  Zahroh Ayu/Khumyr (Yogyakarta)
    Judul puisi: Senja Harapan, Lautan Salmon

    Salam aktif!

    FAM INDONESIA
    www.famindonesia.com

    Lihat koleksi buku-buku karya anggota FAM Indonesia DI SINI
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Piagam Kontributor Buku Antologi Puisi "Lautku, Lautmu" Rating: 5 Reviewed By: Fam Indonesia
    Scroll to Top