• Info Terkini

    Wednesday, June 10, 2015

    Ulasan Artikel "Kenalan, Yuk!" Karya: Fachrul R.Y.G (FAMili Bekasi)

    Ilustrasi (Net.)
    Dalam artikel ringan ini, penulis mengajak kita berkenalan lebih dekat kepada Allah dan rasul-Nya.

    Globalisasi membuat generasi muda muslim "menyimpang" dan kian jauh dari apa yang diajarkan agama (Islam), sehingga berdampak buruk bagi kehidupan sosial. Bagaimana itu bisa terjadi, adalah karena generasi muda kurang mengenal dirinya sendiri. Mengenal diri sendiri, bagi seorang manusia yang juga makhluk ciptaan-Nya, tentu akan membuat diri manusia itu akan mengenal lebih jauh siapa yang menciptakannya.

    Tentu terasa beda antara remaja muslim yang lebih mengenal Dia dan Rasul-Nya, dengan remaja muslim yang kurang mengenal keduanya.

    Dalam pergaulan sehari-hari, hubungan antar sesama manusia saja berpengaruh pada seberapa jauh kita mengenal sesuatu, apalagi hubungan antara manusia dan tuhannya. Perkenalan tidak sekadar tahu, tapi memahami tentang segala yang dikenalinya, dalam hal ini agama Islam. Penulis berharap, dengan mengenal lebih dekat Allah dan Rasul-Nya, generasi muda bisa mengatasi dampak buruk globalisasi sehingga mereguk sisi-sisi positif dari zaman yang terus berkembang.

    Tim FAM Indonesia menemukan banyak sekali kesalahan ketik dan ejaan pada tulisan ini. Contohnya pada kata-kata berikut: "alas an", "di bawa", "seoarang", "maha esa", "maha besar", "sesutu", yang mestinya ditulis: "alasan", "seorang", "mahaesa" (gabung), "mahabesar" (gabung), "sesuatu".

    Kesalahan penggunaan huruf kapital juga terjadi pada: "rasulullah", "allah", "Negara", yang mestinya ditulis: "Rasulullah", "Allah", dan "negara". Diharapkan pada penulis ke depannya agar lebih teliti lagi. Penyajian tulisan juga tidak kalah penting dari isi tulisan. Selain melakukan editing ulang untuk tulisan Anda, rapikan pula tiap paragrafnya hingga rata kiri-kanan. Baca kembali tulisan tersebut. Bila sudah rapi, baru bisa dikirim. Bukankah semakin rapi tulisannya akan membuat pembaca lebih nyaman?

    Salam santun, salam karya!

    TIM FAM INDONESIAwww.famindonesia.com
    [BERIKUT NASKAH ASLI TANPA EDITING]

    Kenalan Yuk!!!
    Oleh: Fachrul R.Y.G (IDFAM3381M, BEKASI)

    Ada sebuah pepatah yang mengatakan  “jika tak kenal maka tak sayang”. Sebuah pepatah yang sering kali kita  dengar apabila seorang guru ataupun seorang moderator ketika hendak memulai pembicaraannya. Pepatah yang menggambarkan alas an seseorang mencintai dan menyayangi orang lain. Ttidak mungkin seseorang mencintai dan menyayangi orang lain tanpa ia mengenal dahulu bagaimana orang tersebut istilah sederhananya siapa lo siapa gue.

    Dalam kehidupan, kita sering kali berkenalan  dengan Sesutu yang baru entah itu berupa benda, pekerjaan, ataupun orang lain. Faktanya kenalan tidak dapat terpisahkan dari kehidupan manusia. Kenalan adalah sebuah hal yang penting bagi kehidupan manusia, karena manusia adalah makhluk social yang tidak dapat bertahan hidup sendiri  tanpa bantuan dari manusia yang lain.

    Pada baru-baru ini kita sering kali banyak mendengar  kabar seorang pemuda ataupun pemudi yang melakukan perbuatan yang tercela seperti pembunuhan, permapokan, pemerkosaan dan masih banyak lagi. Penyebab yang paling sering digunakan adalah karena dampak globalisasi. Tidak salah jika penyebabnya adalah globalisasi yang begitu cepat sehingga pemuda dan pemudi  mengenal budaya-budaya yang tidak baik dari Negara lain padahal Indonesia adalah Negara yang dikenal oleh bangsa lain sebagai Negara yang santun dan berbudi luhur.

    Telah kita ketahui bersama  bahwa globalisasi adalah penyebab rusaknya generasi penerus bangsa ini. Namun apakah penyebabnya hanya globalisasi?  Tentu tidak, penyebab utama rusaknya generasi muda bangsa ini karena mereka tidak mengenal  tuhannya, tidak mengenal utusannya dan yang paling penting tidak mengenal ajaran yang di bawa olehnya .

    Bagi seoarang pemuda muslim mengenal allah, rasulullah shallalahu alaihi wa sallam, dan juga ajaran yang dibawa olehnya merupakan hal yang penting. Kenapa hal itu penting?

    Pertama, agar seorang pemuda muslim takut, malu dan juga cinta maka ia harus mengenal tuhannya. Allah subhanahu wa ta’ala adalah tuhan yang Maha Esa, Maha Besar, dan Maha segala-galanya. Apakah seorang pemuda muslim pantas mengakui bahwa ia beriman padahal ia tidak mengenalnya. Memang kita dapat melihat dirinya, namun bukankah ia telah memberi tahu sifat-sifat yang dimilikinya. Maka dari itu agar dapat mengenalnya pelajarilah sifat-sifatnya.

    Kedua, ketika seorang muslim tidak mengenal rasulullah shallalahu alaihi wa sallam ia akan menjadikan panutan  bagi dirinya adalah orang-orang yang belum tentu apa yang dilakukannya baik dan benar. Akan tetapi hal ini berbeda manakala ketika seorang pemuda muslim mengenalnya dan menjadikannya sebagai panutan. Setelah ia mengenalnya maka  ia akan mengetahui banyak  keteladan yang memang patut dicontoh baik berupa sifatnya, pakaiannya, dan sikapnya kepada orang lain.

    Setelah kedua hal tersebut maka seorang pemuda muslim harus mengenal ajaran Allah yang disampaikan melalui lisan nabinya shallalahu alaihi wa sallam. Maka ketika seorang pemuda muslim mengenal ajarannya ia akan mengetahu apa yang harus ia lakukan dan apa yang harus ia jauhi.

    Maka dari itu untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa ini . kita harus mengenalkan mereka kepada tuhannya, utusannya, dan juga ajaran yang dibawa olehnya. Ketika mereka mengenal hal-hal tersebut bangsa ini akan menjadi bangsa yang maju dan menjadi bangsa yang disegani oleh bangsa-bangsa lain.(*)
     

    Lihat koleksi buku-buku karya anggota FAM Indonesia DI SINI
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Ulasan Artikel "Kenalan, Yuk!" Karya: Fachrul R.Y.G (FAMili Bekasi) Rating: 5 Reviewed By: Fam Indonesia
    Scroll to Top