• Info Terkini

    Sabtu, 27 Juni 2015

    Ulasan Puisi "Aku Lelah" Karya Walrina (FAMili Kutai Kartanegara)

    NET
    Ini lelahnya hati anak manusia. Cinta yang pergi, atau yang mati, apa sedemikian melekatnya di jiwa hingga tidak bisa dilepas dan dari masa ke masa terus menyiksa? Ada rasa sesal yang tidak bisa dimungkiri, karena satu beban muncul dengan bunyi kira-kira begini: andai saja semua tidak berubah. Atau mungkin tepatnya begini: kenapa tidak berjalan seperti mauku?

    Tapi semua sudah berubah atau semua sudah terlanjur jauh dari maunya si "aku", hingga hanya lelah yang didapat. Kalau dibilang bertepuk sebelah tangan, rasa-rasanya tidak juga. Kalau dibilang ternodai orang ketiga, rasanya juga kurang pas. Maka, inilah ketidakpastian, yang rasanya jauh lebih pahit dari apa pun. Jelas sudah kenapa begitu lelahnya "aku" ini.

    Saran untuk penulis, kembangkan karya-karya ke depan. Gali tema-tema yang lebih luas dengan jalan masuk yang ditempuh dengan banyak cara. Menulis rasa dalam puisi tidak harus selalu mengikuti arus. Tentang arus dengan perbanyak mencoba gaya lain, juga dengan pemilihan diksi yang menantang dan tidak umum. Pelan dan pasti, nanti Anda akan temukan gaya sendiri yang bisa jadi khas dan sulit "ditiru" orang lain, hingga istimewalah puisi yang Anda buat. Jangan lelah berpuisi dan puisi tentunya mengundang hasrat yang besar untuk belajar mengolah rasa dan pikiran. Bukan begitu?

    Salam santun, salam karya!

    TIM FAM INDONESIA
    www.famindonesia.com

    BERIKUT NASKAH ASLI TANPA EDITING

    AKU LELAH...
    Karya: Walrina (IDFAM3345U)

    Aku  lelah  bertanya padamu yang  hanya  diam
    Aku  lelah  bertanya padamu  yang hanya membisu
    Aku  lelah  mencari kepastian akan cintamu
    Aku  lelah mencari kepastian akan hatimu

    Mengingatmu  justru  menyakitkan  sanubariku
    Mengingatmu  justru menyesakkan dadaku
    Mengingatmu  justru meremukkan tubuhku

    Namun tak mampu jua ku lupakanmu sepenuhnya
    Walau kaulah  kenangan terpahit dalam  kenyataan  hidupku
    Namun kau pernah jadi madu dalam hari-hariku

    Samboja, 26 Agustus 2011

    Lihat koleksi buku karya anggota FAM Indonesia DI SINI
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Ulasan Puisi "Aku Lelah" Karya Walrina (FAMili Kutai Kartanegara) Rating: 5 Reviewed By: Fam Indonesia
    Scroll to Top