• Info Terkini

    Sunday, October 4, 2015

    Ulasan Puisi "Hingga Malam" Karya Mawardah (FAMili Deli Serdang)

    NET
    Tampaknya penantian panjang dihadirkan dalam diksi-diksi sederhana dalam puisi ini. Tajam dan dalam, seorang anak merindukan ayah yang tak pulang-pulang. Mungkinkah ayah itu di perantauan? Ataukah ini rindu seorang anak pada sikap lembut sang ayah—yang walaupun bertemu setiap hari pun terasa hambar?

    Namun, kemungkinan pertama menjadi lebih kuat sesampai kita pada bait terakhir. Kepastian kedatangan yang dipertanyakan memperkuat kerinduan ini tidak sekadar rindu secara rohaniah, tetapi juga jasmaniyah. Betapa besar harapan anak untuk bertemu sang ayah.

    Beberapa koreksi ada pada kata "didalamnya", "disaat", "diinginnya", dan "tau" yang mestinya ditulis "di dalamnya", "di saat", "dinginnya", dan "tahu". Saran untuk penulis agar terus melatih penataan diksi Anda. Pada puisi ini sudah cukup baik. Bila terus diasah, kelak ciri khas Anda akan terlahir,

    Salam santun, salam karya!

    TIM FAM INDONESIA

    [BERIKUT NASKAH ASLI TANPA EDITING]

    HINGGA MALAM
    Karya: Mawardah (IDFAM3438M)

    pak, mata ini sudah lelah
    menunggumu membawa balutan kain
    didalamnya ada sekumpulan abjad yang tersimpan

    di depan, kumemasang ulang wajah
    disaat sepi sedang mengguruiku pada kantuk yang datang
    jika kutidur dihadap diinginnya malam
    kupasti tak tau akan hadirmu

    pak, pastikah kau datang?
    meski fajar tiba datang
    dengan membawa harapan yang kutunggu.

    2015

    Ingin menerbitkan buku di FAM Publishing? Hubungi call centre 0812-5982-1511 atau email: aktifmenulis@gmail.com.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Ulasan Puisi "Hingga Malam" Karya Mawardah (FAMili Deli Serdang) Rating: 5 Reviewed By: Fam Indonesia
    Scroll to Top