• Info Terkini

    Senin, 21 Desember 2015

    Update Final Peserta Lomba Cipta Cerpen Remaja Tingkat Nasional 2015 (Urutan 401-600)

    Update peserta akan dilakukan bertahap per 200 peserta, berdasarkan abjad di grup FORUM AISHITERU MENULIS, grup “Penerbit FAM”, Fanspage “Forum Aktif Menulis Indonesia” dan website FAM Indonesia. (Baca: Update Final Peserta Lomba Cipta Cerpen Remaja Tingkat Nasional 2015 [Urutan 201-400])

    401. Faisah Harahap, Padang (Kenangan yang Ingin Dilupakan)
    402. Faiqoh Roshwah Salsabila, Boyolali (Hadiah untuk Sang Motivator)
    403. Faiqotus Silvia, Kediri (Sang Penghijau Daun)
    404. Faiz Fadllillah, Malang (Pilar Bangsa)
    405. Fajar Hadiani, Bandung (Prestasi Cinta)
    406. Fajar Hadiani, Bandung (Sang Dermawan)
    407. Fajrianty Pratidina Rosul, Parepare (Ingin Ku Lepaskan Semua)
    408. Fanji Wildanu, Bogor (Hidupku yang Hancur)
    409. Fanny Farianty, Mempawah (Friendship)
    410. Faradina Zevaya, Jambi (Sang Aktivis Kampus)
    411. Farah Aliyah Syahidah, Kediri (Insinyur Indonesia)
    412. Farah Aulia, Kudus (Seketika Hancur)
    413. Farah Frastia, Kebumen (Jawaban Pertanyaan Ibu)
    414. Farhan Darmatatya, Jakarta (Songkok Hitam Leo)
    415. Farida Mufidah Noor Azis, Klaten (Cahaya Hati)
    416. Farida, Pekanbaru (Gara-Gara Mukenah)
    417. Farida, Pekanbaru (Sahabat Tiga Sekawan dan Guru Favorit)
    418. Faridha Azizah, Nganjuk (Akhirnya Kau Peluk Aku Sahabat)
    419. Farihatun Nafiah, Jombang (Azela)
    420. Farisah Fitri Muhyi, Pasuruan (Sepenggal Kisah Cinta Pertama)
    421. Fathul Jannah, Tanah Bumbu (Sebatang Rokok dan Diary Merah Hati)
    422. Fatkhur Rizqi, Purwokerto (Sepasang Perantau)
    423. Fatma Aryani, Semarang (Kehidupan Sinar Cahaya)
    424. Fatma Aryani, Semarang (Kesempurnaan Hidup)
    425. Faujiah, Pasuruan (Kakakku, Malaikatku)
    426. Fauza Widya Ningrum, Padangpanjang (Cerita Yuka)
    427. Faza Ilya, Kudus (Antara Aku, Abah dan Cinta)
    428. Faza Ilya, Kudus (Kayla)
    429. Febby Prizal, Solok (Denpasar In Love)
    430. Febby Prizal, Solok (Sumani Love Tragedy)
    431. Febri Rahma Yuliana, Bukittinggi (Empat Sekawan)
    432. Febri Saptowo, Ogan Komering Ulu (Kisah di Secangkir Kopi)
    433. Febria Zela Syabilla, Lamongan (Bukan Sandiwara Biasa)
    434. Febria Zela Syabilla, Lamongan (Jatuhnya Bibir Si Kunti)
    435. Febriyani, Jakarta (Mawar di Gurun Pasir)
    436. Febriyanti Herdiana Putri Verlindasari, Lamongan (Dekap Aku Sejenak)
    437. Feni Indrawati Santoso, Jombang (Sepotong Mimpi)
    438. Fenni Sularsih, Purworejo (Teman, Cukup Satu atau Banyak?)
    439. Fenti Fatimah, Serang (Mencari Cita)
    440. Fera Ayu Andika, Medan (Imam yang baik tapi bukan untuk Mesy)
    441. Fera Feliyana, Cilacap (Missing in The Rain)
    442. Fery Rachmawati, Ponorogo (Sepanjang Jalan Lontar)
    443. Firda Rachmah, Bandung (Impian Untuk Ibu)
    444. Firda Rachmah, Bandung (Gejolak Simfoni Hati)
    445. Fitri Andriana, Nganjuk (Kuliah Kok Nurun)
    446. Fitri Arianti J, Sukabumi (Jolang)
    447. Fitri Ayu Herfaini, Pekkanbaru (Sehelai Jilbab Pink untuk Tazkia)
    448. Fitri Handayani, Padang (Diam-Diam Sayang)
    449. Fitri Indah Lestari, Sidoarjo (Maaafkan Dinda, Kakak)
    450. Fitri Indah Lestari, Sidoarjo (Rangga Bukan Rangga)
    451. Fitri Indahyani, Cianjur (Hati Menamainya Sendiri)
    452. Fitri Nur Khasanah, Tegal (Loveliness)
    453. Fitri Prasistyani, Surabaya (Cerpen Anonim)
    454. Fitri Rizki Rahayu, Sijunjung (Hal Bodoh yang Terbaik)
    455. Fitri Zulhandayani, Medan (Guruku Pangeran Impianku)
    456. Fitri Zulhandayani, Medan (Tidak Ada yang Salah dengan Cinta)
    457. Fitria Arining Putri, Yogyakarta (Hijrah)
    458. Fitria Noviatur Rizki, Malang (Kamu dan Mimpiku)
    459. Fitria Rika Aryanti, Surakarta (That’s What Friends Are For)
    460. Fitria Rika Aryanti, Surakarta (Tragedi Terserah)
    461. Fitriyani, Semarang (Sakura dalam Genggaman Gadis Pinggiran)
    462. Fitriyatun Na'imah, Nganjuk (Kuserahkan pada Angin)
    463. Frida Ghina Syukriyya, Tegal (Remaja Hebat)
    464. Fiza Maulana, Pontianak (Sahabat Terbaik)
    465. Fuji Wahyuni, Solok (Di Atas Bukit Itu)
    466. Fuji Wahyuni, Solok (Di Balik Kesempurnaanku)
    467. Genta Habib Pegagan, Jambi (Sekilas Tentang Masa Lalu)
    468. Ghoffar Albab Maarif, Surabaya (Tuhan Maha Romantis)
    469. Gitra Legiarti, Padang (Di Balik Kaca)
    470. Gitra Legiarti, Padang (Kekasih dalam Lukisan)
    471. Gilang Wibisono, Bogor (Gilang Wibisono)
    472. Gita Eka Ayuningtyas, Yogyakarta (Rahasia Sang Kapten)
    473. Gita, Jakarta (Mira dan Ayah yang Hebat)
    474. Gita, Jakarta (Mutiara di Balik Tumpukan Sampah)
    475. Gostom Samuel Siagian, Pematangsiantar (Mimpi yang Abstrak)
    476. Habibah N.F, Yogyakarta (Apa Kabar Airlangga?)
    477. Hadianti Perwitasari, Jakarta (Pelipur Laraku)
    478. Hadianti Perwitasari, Jakarta (Usaha Tak Terkira)
    479. Hafifi, Madura (Aku dan Perjalan Hidupku)
    480. Hafizhah, Mempawah (Memetik Buah Keberanian)
    481. Hafizhah, Mempawah (Sebuah Uluran Tangan)
    482. Hana' Sausan, Sidoarjo (Miteiruka)
    483. Hanaa Noormaningtyas, Surabaya (Lebih Baik Jangan Datang)
    484. Hanan Ayu Afiati, Yogyakarta (Teen)
    485. Handayani Putri, Jambi (Aquarium Lase)
    486. Handayani Putri, Jambi (Sekolah di Balik Pagar)
    487. Hanifa Muslimah, Makassar (Ego)
    488. Hanik Khoirul Ummah, Ngawi (Selamat Tinggal Masa Depanku)
    489. Hanna Asyifa, Tangerang (Let You Know)
    490. Hans Hayon, Ende (Bulan Patah)
    491. Hans Hayon, Ende (Pulang)
    492. Hany Pratiwi, Tangerang (Aku Untukmu Negeri)
    493. Hasmatiah, Parepare (Hijrah 3600 Detik)
    494. Hasmatiah, Parepare (Minyak Wangi atau Pandai Besi)
    495. Hasnawati, Makassar (Lonceng Cinderella)
    496. Hastuti Ishere, Jakarta (Deadline)
    497. Hasvirah Hasyim Nur, Gowa (Aku Menyesal Jadi Aktivis)
    498. Hasvirah Hasyim Nur, Gowa (Tommy Bukan Pras)
    499. Haura Adrifiani, Bogor (Akane, Akio dan Bintang Jatuh)
    500. Hayatul, Padang (Kilas kehidupanku)
    501. Hayatul, Padang (Perasaan yang Tak Terdeskripsikan)
    502. Hendy Novrian, Lampung (Cinta Tujuh Hari, Tujuh Malam)
    503. Heni Siti Robiyanti, Bandung (Percayalah)
    504. Heni Siti Robiyanti, Bandung (Yusuf & Raka)
    505. Hennika Arumsari, Bandung (Tawa Canda Mobil Mungil)
    506. Happy Mega, Lumajang (Cinta Dulu, Patah Hati Kemudian)
    507. Herlina Indra Widiansi, Jakarta (Tak Ada yang Tak Mungkin)
    508. Herryjaesung, Tangerang (Hidupku Terjerumus)
    509. Herti Gustina, Jambi (Move On)
    510. Herti Kurniawati, Bandung (Mengubur Sesal yang Sama)
    511. Heru Anugerah Putra HS, Yogyakarta (Tamparan Semangat Nan Menghadirkan Coretan Kisah)
    512. Heru Cakiel, Tangerang (Hingga pada Waktunya)
    513. Heru Cakiel, Tangerang (Naluri)
    514. Heru Patria, Blitar (Sepotong Senja, Sepenggal Sangka)
    515. Herumawan P A, Yogyakarta (Secarik Wesel)
    516. Herumawan P A, Yogyakarta (Surat Cinta)
    517. Hery Nasiki, Pontianak (Kulepas Cintanya, Kukejar Cinta-Nya)
    518. Hesti Wulandari, Aceh (Malas Pangkal Kegagalanku)
    519. Hesti Yuniwati, Lampung (1 Hari yang Lalu)
    520. Heppy Zakiatun Nissa, Gresik (Fashion Designer Dunia)
    521. Hesti Setianingrum, Semarang (Maafkan Aku Tak dapat Mencintai Sepenuhnya)
    522. Hidayatul Khioriyah, Tuban (Dialog Hati Wulan untuk Bulan)
    523. Hidayatul Khioriyah, Tuban (Nol Persen)
    524. Hijrah Anggraini Nashuha, Sragen (Sebatas Suka)
    525. Hilmun Al Ghumaydha', Ngawi (Jiwa Bersayap Beku)
    526. Huda Rabbani, Pontianak (Hijrah Sahabat)
    527. Husna Munawaroh Oktaviani, Jakarta (Laut di Pelupuk Mata)
    528. Huswatun Hasanah, Bandung (Logam Berat untuk Sedekah)
    529. Hutri Cika Agustina Berutu, Yogyakarta (Dave)
    530. Hutri Cika Agustina Berutu, Yogyakarta (Lift, I am in Love)
    531. I.N Akbar, Malang (Si Jenius yang Terhunus)
    532. I Gede Karsa, Buleleng (Tahun Baru Kelabu)
    533. Ii Gustiawan, Bukittinggi (Kita)
    534. Ian Irawan, Jakarta (Dendam)
    535. Ian Irawan, Jakarta (Setingan)
    536. Ibno Faqih, Sumenep (Cintaku dalam Filsafat)
    537. Ibnul Khabib, Trenggalek (Belajar Itu Harus Dipaksa)
    538. Icha Rosiilawati, Tangerang (Lebih dari Sekedar Sahabat)
    539. Ida Fitriani, Penajam Paser Utara (Musibah Membawa Berkah)
    540. Ida Maretta Hotmauli Pasaribu, Pematangsiantar (The Power Of Dream)
    541. Ifa Nur Wijayanti, Yogyakarta (Gara - Gara Meong)
    542. Ifa Nur Wijayanti, Yogyakarta (Jika itu Lebih Baik)
    543. Ifa Sefti Nugraeni, Lamongan (The Writer)
    544. Ife Ayubi, Makassar (Cinta Itu Kau, Ibu)
    545. Ife Ayubi, Makassar (Kejora)
    546. Ifiyandari, Kebumen (Percikan Air di Bara Api)
    547. Ifiyandari, Kebumen (Semangat Muda yang Menggelora)
    548. Iin Setiawati, Maros (Aku Berhenti Menatapmu)
    549. Iin Setiawati, Maros (Cantik dalam Pikiranmu)
    550. Ika Desi Lestari, Purworejo (Malaikatku)
    551. Ika Desi Lestari, Purworejo (Menggapai Kejora)
    552. Ikhsan Satria Irianto, Bengkulu (Kenangan Senja)
    553. Ikhsan Satria Irianto, Bengkulu (Pelangi Itu Bernama Pitaloka)
    554. Ikra-M, Jember (Hujan Searoma Kopi)
    555. Ilmalana, Gresik (Hakikat Cinta)
    556. Ilma Hayatil Husna, Padang (Terminal Cinta)
    557. Ima Rita Umbara, Banjarmasin (I Still Love You)
    558. Ima Rita Umbara, Banjarmasin (Menggenggam Hati)
    559. Imamatul Mujtahidah, Sumenep (Asmara Bersama Sepotong Harapan)
    560. Imas Siti Liawati, Lampung (Krim Pemutih)
    561. Imelda Eka Aprilia, Madiun (Artikel Cinta Ku)
    562. Imelda Eka Aprilia, Madiun (Doa Ibu)
    563. In In Intan Badriyah, Tasikmalaya (Tanpa Melodi)
    564. Inaya Rania, Surabaya (Kelalaianku Mengancam Keselamatanku)
    565. Inaya Rania, Surabaya (Proyek Nania)
    566. Indah Annisa Diena, Yogyakarta (Karena Cinta Harus Seperti Itu)
    567. Indah Beatris Purba, Karawang (Bersembilan Lebih Baik)
    568. Indah Ciptaning Widi, Surabaya (Balada Generasi Merunduk)
    569. Indah Nasir, Gowa (Semangat Itu Bernama Kamu)
    570. Indah Novitasari, Kebumen (Salah Paham)
    571. Indah Safitri, Tangerang (Sekolah Bukan Hanya Soal Nilai)
    572. Indah Yulianti, Balikpapan (Romeo Dalam Dekapan)
    573. Indria Alfiyana, Surabaya (Pelukan Terakhir)
    574. Indria Dwi Saraswati, Jombang (Secangkir Kopi)
    575. Indria Dwi Saraswati, Jombang (Sil(ov)ence)
    576. Indria Mawaddah, Kediri (The End Or To Be Continue)
    577. Indriana Savitri, Indramayu (Arigato Ayah)
    578. Ine Sekar Carita Sari, Gresik (Gara-Gara Sosial Media)
    579. Inna Zattu Solliha, Jakarta (Dengarkan Kami)
    580. Inneke Agustin, Probolinggo (Over Confident)
    581. Intan Krusita, Surabaya (Cinta Kedua)
    582. Intan Pitaloka, Bangka Belitung (Virus Merah Jambu)
    583. Iqro Maa Filardzi, Solo (Ombak Menepi di Bawah Purnama)
    584. Ira Gusnovita, Padang (Aku yang Sekarang Bukanlah yang Dulu)
    585. Ira Wahyuni Salam, Maros (Maafkan Rara, Anton)
    586. Irayana, Tarakan (Remaja yang Mencari Jati Diri)
    587. Irma Khoirsyah Riati, Serang (Mawar Hijau Terakhir Darimu)
    588. Irma Mutiara Sari, Wajo (Tidak Selamanya Buruk)
    589. Irma Yuliana, Banjarbaru (Lembar Kesyukuran)
    590. Irma Yuliana, Banjarbaru (Mari Melukis Kisah Hidupmu)
    591. Irmawati, Makassar (Ada Cinta di Pelupuk Matamu)
    592. Irma Juniarti, Bukittinggi (Semangat yang Tak Kunjung Padam)
    593. Irna, Makassar (The Sweet Love)
    594. Irsal Dikri Syahputra, Cibinong (Bunga Mawar)
    595. Iruma Kwon Jiral, ? (Different Relationship)
    596. Irwan Apriansyah, Yogyakarta (Percakapan dalam Rahim)
    597. Isep I. Fauzi, Bekasi (Menanti Hujan)
    598. Isna Maya Safira Sari, Blitar (Tidur Panjang Aira)
    599. Isnawati, Padang (Beasiswa, Oh Beasiswa)
    600. Isnawati, Padang (Berkah Terselubung)

    Pengurus Pusat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia memberitahukan kepada seluruh peserta Lomba Cipta Cerpen Remaja Tingkat Nasional 2015, bahwa penerimaan naskah peserta sudah ditutup dan saat ini Tim FAM Indonesia mencatat menerima 1.344 naskah cerpen.

    Sebelumnya, pemenang direncanakan akan diumumkan pada tanggal 26 Desember 2015. Namun, mengingat banyaknya naskah yang masuk dan untuk memaksimalkan kerja penjurian, maka pengumuman pemenang diundur ke tanggal 10 Januari 2016 pukul 22.00 WIB.

    Seluruh peserta yang berpartisipasi pada lomba ini akan menerima piagam FAM Indonesia (piagam dikirim setelah pengumuman pemenang). Sementara, 200 naskah terbaik akan dibukukan.

    Demikian pengumuman ini kami sampaikan untuk dimaklumi bersama. Keputusan panitia dan dewan juri tidak dapat diganggu gugat dan tidak dilakukan surat menyurat.

    Pare, 17 Desember 2015
    FAM INDONESIA

    Ingin menerbitkan buku di FAM Publishing? Hubungi call centre 0812-5982-1511 atau email: aktifmenulis@gmail.com.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    1 comments:

    Item Reviewed: Update Final Peserta Lomba Cipta Cerpen Remaja Tingkat Nasional 2015 (Urutan 401-600) Rating: 5 Reviewed By: Fam Indonesia
    Scroll to Top