• Info Terkini

    Rabu, 23 Desember 2015

    Update Final Peserta Lomba Cipta Cerpen Remaja Tingkat Nasional 2015 (Urutan 601-800)

    Update peserta akan dilakukan bertahap per 200 peserta, berdasarkan abjad di grup FORUM AISHITERU MENULIS, grup “Penerbit FAM”, Fanspage “Forum Aktif Menulis Indonesia” dan website FAM Indonesia.

    601. Isnawati, Padang (Berkah Terselubung)
    602. Istikanah, Bojonegoro (Langit Meruntuhkan Doa)
    603. Istiqomah An-Najm, Banjarnegara (Langit Meruntuhkan Doa)
    604. Iswandi, Aceh (Sebuah Nama)
    605. Iswanto, Nganjuk (Sepenggal Asa yang Pupus)
    606. Ivana Hani, Jombang (Pelangi Putih)
    607. Ivana Hani, Jombang (Terjebak di Kabut Hitam)
    608. Jainal Rasydin, Bandung (Kau, Aku, dan Sepotong Hati yang Baru)
    609. Janetri Suti Wahyuni, Bengkulu (Gue Siap Tunggu Sampai Lebaran Monyet Sekalipun)
    610. Janette Roseline, Surabaya (Bintangku, Jangan Pergi)
    611. Janika Sri Ayumi, Pontianak (Yang Tersayang)
    612. Jannata, Jember (Sun Shine)
    613. Jasmine Indira Putri, Yogyakarta (Keadaanku Tak Menghalangi Cita-Citaku)
    614. Jenar Candria Bakhtiar,, Pemalang (Putung Rokok Basah)
    615. Jihaan, Pamalang (Secret Admirer)
    616. Jihaan, Pamalang (What Do You Mean?)
    617. Jihan Adia Fitriana Harahap, Padang (Panggil Aku Ukhti Talita)
    618. Johar Dwiaji Putra, Malang (Merci, Monsieur Jacques)
    619. Jolanda Aprilia Sianturi, Bengkulu (Mawar yang Menjadi Awal Cerita)
    620. Juni Dayani, Bukittinggi (Haruskah Ku Ucapkan Selamat Tinggal)
    621. Juwita Christina Sirait, Medan (In2xse Ku)
    622. Juwita Sari, Medan (Senyum Semangat Zahra)
    623. Kaka Yuni Rizky Falia, Padang (Jelita)
    624. Karina Widyawati, Malang (Tabungan Rindu)
    625. Kartika Dewi, Cibeunying Kaler (Filosofi Koin)
    626. Karuddin Tumangger, Medan (Rindu)
    627. Kayla Mubara, Yogyakarta (Pelajaran dari Novi)
    628. Kevas Sondoro Zebua, Nias (Monster Hp)
    629. Ken Hanggara, Surabaya (Tiga)
    630. Kenji Reifa, Sukabumi (Make My Wish Come True)
    631. Kerenza Doxolodeo, Jakarta (Pacar Dunia Akhirat)
    632. Khaeriyah Nasruddin, Makassar (Gift From God)
    633. Khairina Maulida Ningrum, Bondowoso (Chatting VS Khalwat)
    634. Khairina Maulida Ningrum, Bondowoso (Malaikat Teladanku)
    635. Kharisma Sukma Arini, Bogor (Memahamimu)
    636. Khaularosi Safila, Jombang (Cinta Tau Kemana Ia Harus Pulang)
    637. Khoerul Mualimah, Kediri (Maafkanlah Kakak)
    638. Khoerul Mualimah, Kediri (Mawar Hitam)
    639. Khoirurroziqin, Kediri (Cowok Fatamorgana)
    640. Khoirurroziqin, Kediri (Misteri Nomor Punggung 19)
    641. Kholipatussa'adah, Lebak (Pacaran Or No)
    642. Khumayr, Yohyakarta (Jika Lewat maka Lewatlah)
    643. Kiki Agitha Sari, Bengkulu (Pohon yang Sendiri)
    644. Kiki Amaliah, Indramayu (Hey Girl)
    645. Kiki Karmiati, Kebumen (Usia Hanya Sebuah Angka)
    646. Kristi Intan Kamelia Sari, Semarang (Love Rain)
    647. Kumil Laila, Lampung (Alasan di Balik Keputusan Kamila)
    648. Kurnia, Cirebon (Karena Cinta Menembus Cita)
    649. Lafita Rahmi, Padang (Ini Hidupku, Pilihanku, dan Semoga Pilihan itu Engkau Ridhoi)
    650. Laila Hasanah M, Padang (Namamu, yang Kutulis Waktu Itu)
    651. Laili Aidina, Pinrang (Tertawa di Atas Panggung, Menangis di Belakang Layar)
    652. Laili Zarah Mahdigovich, Banyuwangi (Merpati Pemimpi)
    653. Lailina Qadrin, Tegal (Hello, Aku Mencintaimu Mr.Moonlight)
    654. Laily Nuraeni, Ciamis (Sahabatku)
    655. Landari Surya, Jakarta (Love Or Patner?)
    656. Lani, Kudus (Ku Tetap Setia)
    657. Lanjar Mustikaningwang, Ngawi (Lagu Ceria untuk Kak Anna)
    658. Laras Sekar Seruni, Tangerang (Bapak Kursi Roda)
    659. Laras Sekar Seruni, Tangerang (Ketahuan)
    660. Latifah Fawwaz, Depok (Rumah)
    661. Latifatul Zahiroh, Demak (Don’t Set Me Free)
    662. Lathoiful Winarti, Tegal (Malam Resepsi Tujuh Belasan)
    663. Legiyani Dewi, Tangerang (Asa yang Terpendam)
    664. Leni Suspidayanti, Lombok (Gara-gara Facebook)
    665. Lia Ayuka, Kudus (Talk To My Hand)
    666. Lia Harnita, Lombok (Cerita Kembang Sandat)
    667. Lia Harnita, Lombok (Nyanyian Hatiku)
    668. Lia Zainab Zee, Makassar (Detik-Detik Bersama Saga Senja)
    669. Lidiya Wati, Indramayu (Broken)
    670. Lidya Putri, Sidoarjo (Patung Es)
    671. Liliani Agata, Sragen (Liliani Agata)
    672. Liliani Agata, Sragen (Mencari Bahagiku Lagi)
    673. Lilih Nurlailah, Cianjur (Aku Dia dan Kenangan)
    674. Lilis Asriani S, Makassar (Hanya Sebatas Mimpi)
    675. Lilis Siti Soleha, Bandung (Bukan Aku tapi Aku)
    676. Lina Mariyana, Cilacap (Love Is Calling Faith)
    677. Linggom A Nababan, Batanghari (Maafkan Kami, Bu)
    678. Lintang Ambarwati, Sragen (Ketika Aku 20 Tahun)
    679. Lintang Soraya Nurul Laili, Yogyakarta (Sahabat vs Perasaan)
    680. Lira Yanti, Tanah Datar (Menjemput Hidayah-Nya)
    681. Lizha Marbun, Medan (Gadis Gorengan)
    682. Lorient Meyse Hidayanah, Ponorogo (Misi “Donat”)
    683. Lu’luil Ma’rifati, Semarang (Mimosa Pudica)
    684. Lu’luil Ma’rifati, Semarang (Pesawat Impian)
    685. Lucianna Cherrly, Tangerang (Penginjak)
    686. Luluk Eka Novitasari, Lamongan (Terbit dan Tenggelam Sebuah Senyum)
    687. Luluk Mursidah Fajrin, Jakarta (Rahasia di Balik Sebuah Senyuman)
    688. Lusa Indrawati, Lamongan (Memetik Mimpi di Penghujung Senja)
    689. Lusi Hanasari, Lamongan (Empat Serangkai)
    690. Lusitania, Gunungkidul (First Bad Wisuda)
    691. Lusitania, Gunungkidul (Power Of Love)
    692. Luthfatun Nisa', Surabaya (Berubah)
    693. Luthvia Add'imiyah Alfatikah, Lamongan (Kakakku yang Terhebat)
    694. Lutvia Umar Himbran, Palu (Sahabatmu Cerminan Dirimu)
    695. Luviana Citra, Tebo (Maaf Untuk Mas Langit)
    696. M. Arif Budiman, Jepara (Gadis Penunggu)
    697. M. Arif Budiman, Jepara (Kematian Karsun)
    698. M. Furqan Yonefi, Padang Pariaman (Kehilangan)
    699. M. Hasbi Asy Syukri, Pasaman (Gujarat Sahabat Menahan Hati)
    700. M. Hasbi Asy Syukri, Pasaman (Ketika Persahabatan Berakhir dengan Kesepian)
    701. M. Nadhirin, Kepulauan Meranti (Sembilan Tiga Puluh)
    702. M. Rizqy Farkhi, ? (Puzzle of Teens life)
    703. Maghfira Kurnia Fajri, Pasuruan (Bukti Cinta)
    704. Mahdalena, Aceh (Fight Against Bullying)
    705. Mahdiah, Banjar (Setenang Senja Menghilang)
    706. Mahfuzh Amin, Tabalong (Mr. Jomblo dan Ms. LDR)
    707. Mahiratun Fadlilah, Kebumen (Sepucuk Surat pada Waktunya)
    708. Mailander Ayu Pratiwi, Pekanbaru (Cinta Cappuccino)
    709. Maisuroh, Sampang (Mondok Go International)
    710. Maisuroh, Sampang (Stalking)
    711. Maliana Hartain Dirio, Lampung (Kun Anta)
    712. Malahayati, Bogor (A Beautiful Message)
    713. Malisa Ladini, Semarang (Buku Mengingatkanku Pada)
    714. Malvica Diah Rossalia Ruslan, Tegal (Berita)
    715. Malvica Diah Rossalia Ruslan, Tegal (Cerita Pulang Sekolah)
    716. Maradona Sihombing, Yogyakarta (Remaja Labil Butuh Sunah)
    717. Mardhiyyah, Tanah Bumbu (Hijrahku)
    718. Mareza Sutan, Medan (Apa Dia Cinta Padaku?)
    719. Mareyni Day, Blitar (Pria yang Pantas)
    720. Marhani Kani, Tolitoli (Di Balik Jeruji Besi)
    721. Marhani Kani, Tolitoli (Si Jelek Dan Bodoh)
    722. Maria Agustina, Baturaja (Kisahku Ibarat Segores Luka)
    723. Maria Fransiska Wani, Kupang (Alfa)
    724. Mariana Harahap, Semarang (Menghapus Dia dari Kita, Bukan dengan Materi Tapi Prestasi)
    725. Marini, Bali (Ayam-Ayamku)
    726. Marini, Bogor (Kutukan Kepo)
    727. Marlia Alvionita, Lampung (Pulang)
    728. Marni My'sun, Sukoharjo (Rahasia Dibalik Rahasia)
    729. Mashandra Crisnia Oktavilana, Pontianak (Kepergian Kau)
    730. Masyitah Ayuning Setyo, Bukittinggi (Cinta di Kedai Ujung Gang Belok Kanan dari Rumahku)
    731. Maryam Syarif, Bukittinggi (Peserta Bersendal Gunung)
    732. Maulia Gustika, Padang (Warna yang Berbeda)
    733. Mauliyanti Yunita, Aceh (Bunga Cinta di Loker Renne)
    734. Mawarni Sofiyani, Cirebon (Ampuni Aku, Ayah)
    735. Mawarni Sofiyani, Cirebon (Namanya Mani)
    736. Maya Novitasari, Boyolali (Bangkitlah Sang Tokoh Utama)
    737. Maya Tawang Wulan, Penajam Paser Utara (Kebahagiaan Menjadi Tetesan Air Mata)
    738. Mayang Indrawati, Magetan (Dua Bintang Terpisah Jarak)
    739. Mayang Indrawati, Magetan (Nostalgia)
    740. Mazidatul Barokah, Kediri (Gadis Tanpa Rupa)
    741. Mazidatul Barokah, Kediri (Lintah-Lintah Kecil)
    742. Mazroatul Khusni, Lamongan (Lembaran Cinta dalam Al Qur’an)
    743. Mega Apriyana, Tangerang (Mimpi itu Nyata)
    744. Mega Etika, Jakarta (Doa Rubi)
    745. Mega Kahdina, Surabaya (Kucing Kemarin)
    746. Mega Kahdina, Surabaya (Gadis Laut di Tepi Senja)
    747. Meike Sumeler, Jakarta (Setangkai Lili Putih)
    748. Meilina Ika Kurniawati, Depok (Seharusnya, Kenyataannya)
    749. Melania Krisna Nawangsasi, Purworwjo (Secangkir Teh)
    750. Meldawati, Bukittinggi (Life Must Go On)
    751. Melia Dwi Rahayu, Surabaya (Kenan dan Kara)
    752. Melinda, Jombang (Naura dan Tiga Adiknya)
    753. Mella. A, Cirebon (Tentang Dia)
    754. Meliani, Belitung (Akan Ada Waktunya Nanti)
    755. Melly Windarti, Lahat (Buta Warna)
    756. Mentari Eka Dewiyanti, Semarang (Friendzone)
    757. Mentari Eka Dewiyanti, Semarang (Layunya Kelopak-Kelopak Mawar)
    758. Mercyella Yessyvania Susanto, Solo (Masa Remaja)
    759. Mercyella Yessyvania Susanto, Solo (Remaja? Yakin?)
    760. Meuthia Rahmania Azhar, Jember (Cinta Tak Berujung)
    761. Meuthia Rahmania Azhar, Jember (Rumah Terakhir)
    762. Mia Utami Hasan, Serang (Sahabat atau Cinta?)
    763. Mia Utami Hasan, Serang (Tipu Daya Cinta)
    764. Milla Oktaviyanti, Tulungagung (Karena kamu)
    765. Millati Ishaq, Bekasi (Andai Aku Bisa Memilih)
    766. Minalfa Izina, Bogor (Tempat yang Tak Masuk Akal)
    767. Minatus Isnatur Rahmawati, Malang (Happy Couple, Maybe Not)
    768. Mir'atus Sholekhah, Demak (Aku Pernah Menyesal)
    769. Mirafajri, Malang (Rumitansi)
    770. Mira Aryanti, Bandung (Bagaimana Mau Bertemu Dengan-Nya Jika)
    771. Mirnawati Jufri, Gowa (Hijab dan Gamis)
    772. Mirnawati Jufri, Gowa (Pemulung)
    773. Misbahul Munir, Yogyakarta (Cinta Manusia Tanpa Ekspresi)
    774. Misnoto Arriefa, Sumenep (SRUBP)
    775. Misnoto Arriefa, Sumenep (Sunset Cinta)
    776. Mochamad Nur, Jakarta (1001 Surat Dewa-Dewi)
    777. Moh. Ramdli Zainal, Sumenep (Nur yang Gerimis)
    778. Moh. Ramdli Zainal, Sumenep (Terusir)
    779. Moh. Tamimi, Sumenep (Nekad)
    780. Moh. Wahyu Syafi'ul Mubarok, Lamongan (Lebih Pintar dari Smartphone)
    781. Moh. Wahyu Syafi'ul Mubarok, Lamongan (Mimpi yang Sempurna)
    782. Mohamad Aditya Rachman, Cirebon (Berhulu dari LDR, Berhilir ke Alquran)
    783. Mohamad Aditya Rachman, Cirebon (Ledekan di Balik Setumpuk Kertas)
    784. Mohamad Irfan Khoerulloh, Sumedang (Tuyul Tuyul Pesantren)
    785. Mohammad Ammar, Sumbawa (Impian yang Tertunda)
    786. Moris Avisena, Wonosobo (Farhan Tukang Selfie)
    787. Moris Avisena, Wonosobo (Sahabat dengan Pisau di Tangannya)
    788. Mu'alifah, Gresik (Tak Lekang Oleh Waktu)
    789. Muha Adham Chalil Gagarin, Lombok (Sahabat Jadi Cinta)
    790. Muhamad Dadi Dwiono, Jakarta (Lensa Kontak)
    791. Muhammad Faizinassakin, Yogyakarta (Buah di Balik Perubahan)
    792. Muhamad Rafi Anggara, Bandung (Masa Orientasi Cinta)
    793. Muhammad Abdullah Afif, Kediri (Bolos)
    794. Muhammad Abdurrahman Rois, Semarang (Santri Kontemporer Namanya)
    795. Muhammad Andri Apriadi, Palembang (Cahaya di Langit Gelap)
    796. Muhammad Andri Apriadi, Palembang (Perjuangan Sianak Bawang)
    797. Muhammad Fathur Rahman, Yogyakarta (Perjalanan Cinta di Alam Indonesia)
    798. Muhammad Jafar Shodiq Al Alawi, Tegal (Senyum Yusuf)
    799. Muhammad Khanafi, Kudus (Inspirasi Cerpen Remaja Ke 6)
    800. Muhammad Khanafi, Kudus (Peserta Ospek Terbaik)

    Pengurus Pusat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia memberitahukan kepada seluruh peserta Lomba Cipta Cerpen Remaja Tingkat Nasional 2015, bahwa penerimaan naskah peserta sudah ditutup dan saat ini Tim FAM Indonesia mencatat menerima 1.344 naskah cerpen.

    Sebelumnya, pemenang direncanakan akan diumumkan pada tanggal 26 Desember 2015. Namun, mengingat banyaknya naskah yang masuk dan untuk memaksimalkan kerja penjurian, maka pengumuman pemenang diundur ke tanggal 10 Januari 2016 pukul 22.00 WIB.

    Seluruh peserta yang berpartisipasi pada lomba ini akan menerima piagam FAM Indonesia (piagam dikirim setelah pengumuman pemenang). Sementara, 200 naskah terbaik akan dibukukan.

    Demikian pengumuman ini kami sampaikan untuk dimaklumi bersama. Keputusan panitia dan dewan juri tidak dapat diganggu gugat dan tidak dilakukan surat menyurat.

    Pare, 17 Desember 2015
    FAM INDONESIA

    Ingin menerbitkan buku di FAM Publishing? Hubungi call centre 0812-5982-1511 atau email: aktifmenulis@gmail.com.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Update Final Peserta Lomba Cipta Cerpen Remaja Tingkat Nasional 2015 (Urutan 601-800) Rating: 5 Reviewed By: Fam Indonesia
    Scroll to Top