• Info Terkini

    Minggu, 27 Desember 2015

    Update Final Peserta Lomba Cipta Cerpen Remaja Tingkat Nasional 2015 (Urutan 801-1000)

    Update peserta akan dilakukan bertahap per 200 peserta, berdasarkan abjad di grup FORUM AISHITERU MENULIS, grup “Penerbit FAM”, Fanspage “Forum Aktif Menulis Indonesia” dan website FAM Indonesia.

    801. Muhammad Mufaiduddin, Jepara (Impian Pelangi)
    802. Muhammad Mufaiduddin, Jepara (Impian Pelangi)
    803. Muhammad Naufal Saajidah, Bekasi (Terlambat)
    804. Muhammad Ridho, Jambi (Tuhan Peluk Aku Sebentar Saja)
    805. Muhammad Rifki Alfarez, Palembang (Cinta Bersemi di Ekskul Sekolah)
    806. Muhammad Rifki Alfarez, Palembang (Petasan Penghalang untuk Mencari Pahala di Bulan Ramadhan)
    807. Muhammad Shodiqin, Banjaramasin (Baginya yang Mau Belajar)
    808. Muhammad Taufik Fadillah, Banjarmasin (Pesan Ibu Saat Malam Hari)
    809. Muhammad Taufiqurrahman, Yogyakarta (Perpisahan, Jepang-Jogja)
    810. Muhammad Yusuf, Samarinda (Senyum Terakhir Ayahku)
    811. Muhdar Silang, Palu (Nyali)
    812. Muhkamat Anwar, Kediri (Bentang Cita)
    813. Mukhamad Ilham Maulana, Tegal (Jimmy Jim)
    814. Mulfiya, Aceh (Remaja Masa Kini)
    815. Mulyanti, Bengkulu (Bohong Kah Aku?)
    816. Munifah, Banyuwangi (True Love)
    817. Murni Dwi Prastiwi, Pasuruan (Putri)
    818. Murni Sari, Padangpanjang (Kau atau Aku)
    819. Muslimah, Tolitoli (Arti Sebuah Mimpi)
    820. Muslimah, Tolitoli (Kujemput Bahagia di Ujung Sesalku)
    821. Mustagfirin, Tembalang (I’mpossible)
    822. Musyayanah, Lombok (Awal Sebuah Mimpi)
    823. Musyayanah, Lombok (Kapankah Datangnya Cintamu Wahai Lelaki Syurga)
    824. Mutia Nainggolan, Lampung (Secarik Cinta untuk Ayah)
    825. Mutiara Hanif Saputri, Surakarta (Daisuki)
    826. Mutiara Rahmawati, Surakarta (Kado Ulang Tahun)
    827. Na Akina, Tangerang (Aku yang Tak Pandai Bicara)
    828. Nabila Rizky Amalia, Kudus (It’s My Life)
    829. Nabilla Calista Putri Susanto, Lamongan (Menembus Batas dengan Keterbatasan)
    830. Nabilla Calista Putri Susanto, Lamongan (Penyesalan Aisyah)
    831. Nadhifa Syahfitri, Bandarsetia (Beri Dia Kesempatan)
    832. Nadila Aprilianda, Padang (Suka Suka Gue)
    833. Nadiyah Novia Akbar, Pamalang (Kisah Tak Terlupakan)
    834. Nahda Fauzizah N, Bekasi (Yang Terbaik)
    835. Najah Khoiriyyah, Bekasi (Say No To Valentine!)
    836. Najah Khoiriyyah, Bekasi (Wanita Mutiara Yang Tersimpan)
    837. Nanda Dyani Amilla, Deli Serdang (Aku Bukan Fakir Kecantikan)
    838. Nandar Iskandar, Bandung (Lima Ratus)
    839. Nanan Maryanah, Bandung (Love Flavour)
    840. Nanang Andrianto, Sampang (Hari Pernikahan)
    841. Nani Sarah Hapsari, Bandung (Bersyukur Tanpamu)
    842. Nani Sarah Hapsari, Bandung (Perempuan di Pinggir Halte)
    843. Nanik Puji Astutik, Situbondo (Aku Terbelenggu dalam Dunia yang Bukan Duniaku)
    844. Nanik Puji Astutik, Situbondo (Hartamu Tak Sekaya Hobiku)
    845. Nata Carol, Jakarta (Karma)
    846. Natasha Aldiya, Sambas (Melangkah)
    847. Nazli Wahidah, Medan (Sunshine For My Life)
    848. Nesti Mulya Syahril, Payakumbuh (Indahnya Persahabatan)
    849. Neti Marika, Riau (Hijrah Cinta dari Dia kepada-Nya)
    850. Neti Marika, Riau (Rahasia dibalik Nama Tifanny)
    851. Neo Kaspara Widiastuti, Ngawi (Diam)
    852. Nia Amalia Cholisoh, Pandeglang (Pesantren Hujan)
    853. Nia Amalia Cholisoh, Pandeglang (Cinta Itu Sederhana)
    854. Nicky Sabtin Novitaria, Lampung (Hijrah di Ujung Pencarian)
    855. Nicky Sabtin Novitaria, Lampung (Sekuntum Mawar untuk Melati)
    856. Nidhom VE, Cirebon (Jas)
    857. Nikodemus Risang Bayu Citra Saptadi, Cimahi (Di Tepi Samudera Kehidupan)
    858. Nila Lutfiatul Fadilah, Nganjuk (Balada Ketua Ekskul)
    859. Nina Risti Ananda, Padang (Berteduh di Hatimu)
    860. Nindar Septiani Eka Pratiwi, Ponorogo (Happy Birthday for Love)
    861. Nindi Tresnani, Kebumen (Mulutmu Harimaumu)
    862. Nisa Azizah, Kebumen (Guntur dan Samudra)
    863. Nisa Desiani Aohana, Mataram (Dia Arya, Sahabat Rasaku)
    864. Nisa Desiani Aohana, Mataram (Tidak Pernah Ada Cerita Tuhan yang Melupakan Umat-Nya)
    865. Nisaa Tsaqila, Bandung (Yang Terkenang)
    866. Nismawati Tahir, Bone (Mutiara di Sudut Matamu)
    867. Nofisha Arianti, Majalengka (Dilarang Menikah Sebelum Menjadi Literate)
    868. Norbaiti, Banjarmasin (Pesan untuk Aisya)
    869. Norbaiti, Banjarmasin (Sahabat Sejati)
    870. Norma, Luwu (Ku Temukan Cintanya Bersama Hijab)
    871. Norma, Luwu (Pernikahan Dini)
    872. Nova Kurnia Adiyatna, Jombang (CHSG)
    873. Nova Tri Anggraini, Berau (I’m Not A Cheater)
    874. Nova, Cirebon (Demi Cita-Cita)
    875. Nova, Payakumbuh (Pak Datuak)
    876. Novaldi Herman, Padang (Mataku, Liah)
    877. Novi Emita Pakpahan, Medan (Pesan Terakhir dari Minori)
    878. Novia Fitriyani Sukma, Bandung (Cicak)
    879. Novia Heldiana, Semarang (Malam Tanpa Satu Cinta)
    880. Novia Nur Mutia Rahayu, Serang (Manchester I’m coming)
    881. Novia Nur Mutia Rahayu, Serang (Petak Umpet Cinta)
    882. Novia Susanti, Bukittinggi (Cita dan Cinta Tak Terduga)
    883. Novika Kusumaningtias, Tulungagung (Cita dan Cinta)
    884. Novita Sari, Mojokerto (End Up The Bullet)
    885. Novita Sari, Mojokerto (Forgive, A New Life)
    886. Novita Sari, Pontianak (Ta’aruf Bukan Pacaran)
    887. Novrilia Wulandari, Salatiga (Cinta dalam Hati)
    888. Novti Narita, ? (Teman Makan Teman)
    889. Nurelenzetni, Tangerang (Aku dan Hijrahku)
    890. Nurhafizah Faisal, Jakarta (Maukah Kau Menulis Surat Untukku?)
    891. Nurhakiki, Bungo (Jaga Dia di Hati)
    892. Nuristiqomah, Kudus (Menit Terakhir Tak Kudapatkan)
    893. Nurjannah, Padang (Sahabat Lama Kembali Bersama)
    894. Nur Afifah, Mojokerto (Rindu)
    895. Nur Afifah, Mojokerto (Senyummu Mengalihkan Duniaku)
    896. Nur Aini, Bukittinggi (Empat Sahabat)
    897. Nur Aisyah Rahmadani, Makassar (Rasa Itu)
    898. Nur Aisyah Rahmadani, Makassar (Remaja Tahun 90-An)
    899. Nur Ayu Fitriani, Surabaya (Investasi Aini)
    900. Nur Azizah Natsir, Makassar (Cek Dulu)
    901. Nur Azizah Natsir, Makassar (Undangan VIP)
    902. Nur Dewi Ariyanti, Kebumen (Mungkin Inilah Perjuangan)
    903. Nur Fajrianty, Makassar (Thank You Love)
    904. Nur Fathma Wati, Medan (Masa Remaja yang Menyenangkan, Tapi...)
    905. Nur Fatimah, Yogyakarta (Pahit Manis yang Manis)
    906. Nur Hasanah, Samarinda (Rindu Belaian Bunda)
    907. Nur Hamidah Arifah, Malang (Tamu Tengah Malam)
    908. Nur Hikmawati Alwi, Maros (Gagal Bercinta)
    909. Nur Ichfani Oktoria, ? (Aku dan Ahmad Sii Penjual Risol)
    910. Nur Indah Maulida, Bojonegoro (Melati)
    911. Nur Ridhawati Novita Sari, Barabai (Pesawat Kertas)
    912. Nur Rokhmi Hidayati, Banyumas (Cerita Produk Kesehatan)
    913. Nura Usrina, Lhokseumawe (Doamu, Ibu)
    914. Nurdin Prasetya, Yogyakarta (Terhempasnya Bungaku)
    915. Nurika Duwi Oktaviani, Malang (Di Balik Kata Cinta)
    916. Nurlita Amril Zain, Gresik (Aku Masih Bermimpi)
    917. Nurlita Reski Ayu, Pinrang (Forgive)
    918. Nurlita Reski Ayu, Pinrang (See The Light)
    919. Nursaadah, Makassar (In Sha Allah Jomblo Sampai Halal)
    920. Nurul Alfi Syahrin, Semarang (Cinta Adalah Motivasi)
    921. Nurul Andriani, Kudus (Meja Tua di samping Ranjang Kayu)
    922. Nurul Aulia Dewi, Kuningan (Lalat)
    923. Nurul Fitri, Padang (Halwa dan Cinta Ibu)
    924. Nurul Hasanah, Surabaya (Aku Menyesal, Ibu)
    925. Nurul Hasanah, Surabaya (Jalanku Tidak Mulus, Penuh Liku dan Pengorbanan)
    926. Nurul Hidayah, ? (Geloraku Sesalku)
    927. Nurul Hidayanti Kurnia Sari, Pontianak (Bukan Keinginanku Lahir di Keluarga Broken Home)
    928. Nurul Hidayanti Kurnia Sari, Pontianak (Dunia Ku Begitu Mempesona)
    929. Nurul Huda, Magelang (Layu)
    930. Nurul Kharisma Aghentika, Surakarta (Kepercayaan dan Kesabaran itu Penting)
    931. Nurul Soraya Saragih, Medan (Bunga Benci)
    932. Nurul Soraya Saragih, Medan (Terhunus oleh Waktu)
    933. Nurul Suciani, Kediri (Musim Hujan Raya)
    934. Nurul Sulistyarini, Samarinda (When I Woke Up)
    935. Nurul Vee, Hongkong (Oh, God!)
    936. Nurul Vee, Hongkong (Rindu Yang Patah)
    937. Nurul Wahyu Nandifah, Semarang (Habis Manis Tak Kenal Sepah)
    938. Nurhidayah Tanjung, Bengkulu (Hujan Kali Ini)
    939. Nurhikmah Mustamin, Pangkep (Bola-Bola Tikus Nan Nikmat)
    940. Nurullah MH, Surabaya (Bukan Musim Cinta)
    941. Nursita Afifah, Surabaya (Roda)
    942. Nurzen, Bekasi (Kenangan Lama yang Kembali)
    943. Nyimas Wahdini Rahmah, Banjarmasin (The Secret Of Life)
    944. Okta Dwi Ahriyani, Temanggung (Sorry, Gue Nyerah)
    945. Okta Mela Cikal Santoso, Malang (Aku Aby)
    946. Oktaviola Dian Hapsari, Magelang (Antara Jujur, Bohong, dan Cerdik)
    947. Oktaviola Dian Hapsari, Magelang (Pasukan Muci)
    948. Osella, Kepulauan Selayar (Perempuan Berkaki Satu)
    949. Osella, Kepulauan Selayar (Perempuan di Tengah Sawah)
    950. Pareni Yonata, Padang (Diperbudak Batu-Batu Kecil)
    951. Parida Nurmala, Ciamis (Niat Baik Tak Selamanya Berbuah Baik)
    952. Pipin Fanti Farida, Sampang (Demi Kedua Malaikat)
    953. Pitri Ayu, Padang Pariaman (Seperti lilin)
    954. Poetry Ann, Serang (Randu Rindu Pulang)
    955. Prayinda Elsa Nurmamita, Kediri (Matahari)
    956. Puja Indah Anggraeni, Banjarmasin (Cincin di Jari)
    957. Puja Senja, Padangpanjang (Permainan Remaja)
    958. Puji Dandelion, Cilegon (Collapse)
    959. Purnama Putri, Bandung (Alas Saksi)
    960. Puspa Dharma Argini, Kendal (Tak Selamanya Hanya Bermimpi)
    961. Puspita Palupi, Semarang (The Right One)
    962. Puput PT, Thailand (Âr Kŏn, Cambodia)
    963. Putra Santoso, Jepang (Kekasih Ombak)
    964. Putri Adilla Sari, Padang (Air Mata yang Tergantikan)
    965. Putri Fatchiyatur R, Semarang (Diary My Brother)
    966. Putri Fatchiyatur R, Semarang (Pemimpin Syadli)
    967. Putri Kartika Sari, Kediri (Kelopak Merah yang Membisu)
    968. Putri Nurbaiti, Jakarta (Seporsi Siomay dan Segelas Air Mineral)
    969. Putri Widya, Sidoarjo (Sebelah Hati)
    970. Qurrata’ain, Makassar (Fiona)
    971. Qurrata’ain, Makassar (Kunikmati Senja dari Matamu)
    972. Raas Subhan Syahroni, Depok (Tersesat dalam Pelukmu)
    973. Rabita Sari, Pontianak (Cita-Cita Mengharumkan Sekolah)
    974. Rafi, Bengkulu (Penantian di Bagian Halte)
    975. Raficha, Jombang (Cinta di Taman Gantung)
    976. Rafif Wintama, Sambas (Aku)
    977. Rafif Wintama, Sambas (Terbang)
    978. Ragil Anggita Yara Prasasti, Nganjuk (Gara-Gara Facebook)
    979. Rahayu Nur Hidayah, Surabaya ((Masih) Gadis Kecil Ayah)
    980. Rahayu Nur Hidayah, Surabaya (Luntur)
    981. Rahda Yulindasari, Surabaya (Aku dan Mimpi)
    982. Rahma Camilia, Blitar (Symphony Syahdu)
    983. Rahma Fitri, Bukittinggi (Kisah Cinta Samson)
    984. Rahma Fitriana, Banjarmasin (Sepotong Asa)
    985. Rahma Hayati Putri, Bengkulu (Akhir Sebuah Penantian)
    986. Rahma Hayati Putri, Bengkulu (Tiket Menuju Surga)
    987. Rahma Mustika Sari, Bukittinggi (Indah, Memang Berbeda)
    988. Rahma Pebrianti, Palembang (Bukan Galau Biasa)
    989. Rahma Pebrianti, Palembang (Titik)
    990. Rahma Uly Firta, Magelang (Mohsah)
    991. Rahmatul Laili, Tangerang (Episode Hati)
    992. Rahmatul Laili, Tangerang (Misteri dibalik Senyuman)
    993. Rahmi Intan, Pasaman (Lelaki Pada Lebaran Itu)
    994. Rahmi, Tanah Datar (Mudah, Relakan Saja)
    995. Ramadhan Hidayat, Bangka Belitung (Antara Kita dan Cita-Cita)
    996. Rani Fitriani, Ciamis (Gula Jawa)
    997. Rara Alrianti, Mojokerto (Tentang Sahabat)
    998. Raras Sekar, Bekasi (When?)
    999. Ratih Sophia L, Padang (Selamat Ulang Tahun, Nak)
    1000. Ratih Sophia L, Padang (Sepatu Futsal)

    Pengurus Pusat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia memberitahukan kepada seluruh peserta Lomba Cipta Cerpen Remaja Tingkat Nasional 2015, bahwa penerimaan naskah peserta sudah ditutup dan saat ini Tim FAM Indonesia mencatat menerima 1.344 naskah cerpen.

    Sebelumnya, pemenang direncanakan akan diumumkan pada tanggal 26 Desember 2015. Namun, mengingat banyaknya naskah yang masuk dan untuk memaksimalkan kerja penjurian, maka pengumuman pemenang diundur ke tanggal 10 Januari 2016 pukul 22.00 WIB.

    Seluruh peserta yang berpartisipasi pada lomba ini akan menerima piagam FAM Indonesia (piagam dikirim setelah pengumuman pemenang). Sementara, 200 naskah terbaik akan dibukukan.

    Demikian pengumuman ini kami sampaikan untuk dimaklumi bersama. Keputusan panitia dan dewan juri tidak dapat diganggu gugat dan tidak dilakukan surat menyurat.

    Pare, 17 Desember 2015
    FAM INDONESIA

    Ingin menerbitkan buku di FAM Publishing? Hubungi call centre 0812-5982-1511 atau email: aktifmenulis@gmail.com.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Update Final Peserta Lomba Cipta Cerpen Remaja Tingkat Nasional 2015 (Urutan 801-1000) Rating: 5 Reviewed By: Fam Indonesia
    Scroll to Top