• Info Terkini

    Thursday, May 26, 2016

    Ulasan Puisi “Aku Ingin Hidup” Karya Fitri Wahyuning (FAMili Jambi)

    Puisi ini menggambarkan bahwa kehidupan layaknya daun jatuh, yang tak pernah membenci angin. Biarkan jatuh, tanpa membenci siapa pun dalam rangka menjalani takdirnya sebagai selembar daun yang sudah tiba saatnya gugur.

    Saat dia jatuh dan terbang/ Saat jatuh/dan terinjak/ Saat jatuh dan layu/ Saat jatuh dan hancur/

    Dan dilanjutkan dengan, "Dia hanya memberi", mungkin yang dimaksud penulis adalah sebuah makna kehidupan, bahwa kehidupan memiliki arti yang begitu dalam; tidak berlaku balas dendam, hanya memberi dan memaafkan. Dan: Pada/yang dihinggapi/dan/menghinggapi//. Di sini dapat ditafsirkan bahwa kehidupan ini memiliki sisi keindahan. Bagi yang memikirkan arti hidup (yang dihinggapi) bahwa hidup dalam kehidupan harus dijalani dengan optimis (dan menghinggapi) kebaikan tentunya serta tak pernah menyalahkan siapa pun.

    Puisi ini termasuk puisi pendek. Sebenarnya, tidak ada masalah dengan puisi yang pendek, selama puisi itu memiliki ruh dan makna yang kuat. Seringkali penulis puisi lebih mengedepankan estetika kata, hingga terbuai, namun melupakan makna.

    Tim FAM Indonesia memberikan beberapa koreksi pada puisi ini. Pertama, tema puisi. Penulis diharapkan dapat mengangkat tema ini dengan menggali diksi lebih dalam lagi. Apalagi pada kalimat: “Seperti daun yang tak pernah membenci angin”. Kalimat (mirip) ini sudah cukup populer dan menjadi judul novel salah seorang penulis terkenal. Sebaiknya pada bagian ini, bisa diramu kembali dan dicari padanan kata yang lain. Atau berkreasi dengan kalimat lainnya yang jauh berbeda, namun masih dengan tema yang sama. Kedua, penulisan judul, yang seharusnya ditulis “Aku Ingin Hidup.” Penulis disarankan lebih teliti pada saat editing agar tidak terjadi kesalahan ketik atau ejaan, apalagi jika naskah ini dikirim ke media massa.

    Selebihnya, Tim FAM Indonesia mengucapkan selamat kepada penulis yang sudah berani (percaya diri) berkarya melalui puisi dan mencoba menyuguhkan keselarasan kata-kata optimis di setiap larik puisinya. Terus asah kreativitas menulis. Banyak-banyak membaca puisi karya penyair terkenal atau yang sudah terbit di media massa.

    Salam aktif, salam literasi!
    TIM FAM INDONESIA

    [BERIKUT NASKAH ASLI TANPA EDITING]

    Aku ingin hidup

    Fitri Wahyuning ID FAM3325U


    Seperti daun,
    Yang tak pernah membenci angin
    Saat dia jatuh dan terbang
    Saat jatuh, dan terinjak
    Saat jatuh dan layu
    Saat jatuh dan hancur
    Dia hanya memberi
    Pada ...
    Yang dihinggapi

    Dan, menghinggapi

    Ingin menerbitkan buku di FAM Publishing? Hubungi call centre 0812-5982-1511 atau email: aktifmenulis@gmail.com
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Ulasan Puisi “Aku Ingin Hidup” Karya Fitri Wahyuning (FAMili Jambi) Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top