• Info Terkini

    Wednesday, July 13, 2016

    Puisi-Puisi Wahyu Gandi G

    WAHYU GANDI G.  Mahasiswa Jurusan Sastra UNM Makassar yang belajar mencintainya. Menulis puisi dan prosa serta pembaca buku non fiksi yang malas. Karya-karyanya (Telapak Tangan & Jatuh Cinta, 2015) dapat dibaca di beberapa tempat—dan aktif diajak nyusu dan ngopi. Dapat disapa melalui surel wahyugandi8@gmail.com. Berdomisili di Jalan Syech Yusuf Bundar Nomor 05 Kelurahan Katangka, Kecamatan Sungguminasa Kabupaten Gowa (Perbatasan Kota Makassar).

    DI ALTAR TUA

    angin tak pernah berkata ia setia,
    pada kesedihan ranting-ranting tua
    dan daun pintu tanpa kunci terbuka,
    membuka mata manusia-manusia 
    dengan kebahagiaan yang terluka.

    angin tak pernah menyadarinya.
    burung-burung terbang karenanya,
    cinta yang pernah dingin—hangat baginya
    dalam dada, kita matahari dan cakrawala
    yang kita tahu benar artinya.

    angin membuatku kian terpencil, 
    pohon duka mulai menyusun akar-akar waktu.
    saat pertemuan tak kunjung bisa kucicil,
    adakah kau dan waktu yang betul-betul menentu.

    2016

    PUISI TUA

    Awan mengancingkan matahari,
    Di salah satu bait puisi—koran bekas
    Penjual sate Madura yang mencintai sastra.
    “Menjadi manusia, membawa cukup kemungkinan-kemungkinan”
    Dari dalam toko buku, aku menemukan kau hendak
    Berlari dengan stanza-stanza baru—menuju 
    Bait-bait puisi haru, sebagai peredam rindu
    Di malam yang setidaknya pernah ada kita.

    Bukankah itu aku? Yang bersyair di matamu.
    Membawa lari hari-harimu menuju matahari,
    Dengan kenangan-kenangan pekat,
    Buku-buku terikat dan aku tak lagi
    Menemukanmu di tumpukan masa laluku.

    2016

    Ingin menerbitkan buku di FAM Publishing? Hubungi call centre 0812-5982-1511 atau email: aktifmenulis@gmail.com.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Puisi-Puisi Wahyu Gandi G Rating: 5 Reviewed By: Fam Indonesia
    Scroll to Top