• Info Terkini

    Kamis, 25 Agustus 2016

    FAM Indonesia Menolak Segala Bentuk Plagiasi!

    sumber gambar: bianginovasi.com
    Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia menolak segala bentuk plagiasi, baik dilakukan anggota maupun nonanggota FAM Indonesia. Plagiat adalah tindakan yang melanggar etika kepenulisan dan mencederai nilai-nilai intelektual serta merusak profesionalisme kepengarangan.

    Pengurus Pusat FAM Indonesia mengikuti postingan-postingan netizen terkait dugaan plagiat yang dilakukan salah seorang anggota FAM Indonesia asal Medan berinisial “NDA”. Terakhir, NDA didakwa netizen “kembali” melakukan plagiasi, kali ini artikel dan terbit di sebuah koran harian di Sulawesi Selatan.

    NDA benar terdaftar sebagai anggota FAM Indonesia dengan nomor keanggotaan “IDFAM2069S”. Kode “S”adalah identitas anggota dengan status “Siswa”. 

    Di saat bergabung menjadi anggota FAM Indonesia, NDA masih berstatus pelajar SMA, sementara saat ini NDA tercatat sebagai salah seorang mahasiswi di sebuah perguruan tinggi di Sumatera Utara. Bergantinya status keanggotaan dari “Siswa” ke “Mahasiswa”, setiap anggota diharuskan “mengurus perubahan” status keanggotaannya ke FAM Pusat, namun hal itu tidak dilakukan NDA. Dengan demikian, status keanggotaan resmi NDA “gugur” sampai NDA mengurus kembali status keanggotaannya. 

    Terkait dugaan plagiasi yang dilakukan NDA, FAM Pusat menerima banyak laporan, baik dari anggota FAM Indonesia maupun dari pihak-pihak lain yang “prihatin” dan “peduli” terhadap masa depan kepenulisan NDA. Atas laporan berbagai pihak itu, FAM Indonesia membuat catatan ini untuk menjadi perhatian bagi seluruh anggota FAM Indonesia agar tidak melakukan plagiasi dalam bentuk apa pun.

    Khusus kepada NDA, FAM Indonesia telah mengirimkan “pesan teguran” untuk tidak lagi melakukan plagiasi jika itu benar dilakukan. Namun, jika merasa tidak benar, diharapkan NDA dapat membuka diri ke publik dan memberikan “klarifikasi” terkait dakwaan dugaan plagiasi itu. FAM Indonesia tidak akan melindungi oknum anggota jika benar-benar melakukan kesalahan, khususnya plagiat, apalagi dalam identitas pada artikel NDA menyebut “Bergiat di Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia”.

    Secara organisasi nama baik FAM Indonesia ikut dicemarkan jika NDA benar-benar melakukan tindakan plagiasi itu. Sampai catatan ini dibuat, NDA tidak (belum) melakukan klarifikasi, baik kepada Pengurus FAM Pusat maupun kepada publik. 

    FAM Indonesia berharap, seluruh anggota FAM untuk “jujur berkarya” dan “sabar” mengikuti proses kreatif kepenulisan yang tengah dijalani. Tidak ada jalan instan untuk sukses, semua butuh proses; “berpeluh-peluh” dan “berdarah-darah”. Sukses adalah buah dari proses. Siapa pun kelak akan menikmati “buah” itu, asal sungguh-sungguh dan sabar “menanam dan merawat benih” prosesnya.

    FAM Indonesia juga berharap kepada redaktur media massa agar lebih teliti dan jeli untuk tidak terburu-buru menerbitkan sebuah artikel di medianya. “Konfirmasi” kepada penulis bersangkutan sebelum artikel dimuat  merupakan langkah penting guna menghindari plagiasi dan pemuatan ganda. Redaktur dapat mengirim email konfirmasi kepada seluruh penulis yang mengirim naskah ke email redaksi dengan meminta Surat Pernyataan bahwa artikel tersebut “original” dan belum pernah terbit di media lain.

    Terkait pengiriman naskah ke media massa, FAM Indonesia menganjurkan seluruh anggota untuk membubuhkan identitas “bergiat di Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia”, sebagai bentuk loyalitas kepada organisasi. Namun, FAM Indonesia “tidak bertanggung jawab” terhadap isi tulisan dan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan “oknum anggota”, khususnya plagiasi, sebab tindakan itu merupakan pencemaran nama baik FAM Indonesia--selama berstatus anggota FAM Indonesia.

    Semoga kasus NDA ini menjadi renungan bersama untuk “bersama-sama” menolak segala bentuk plagiasi, khususnya di kalangan internal anggota FAM Indonesia, umumnya kepada penulis-penulis pemula yang menjadikan menulis sebagai “jalan hidup” untuk kehidupan yang lebih baik.

    FAM Indonesia terbuka untuk berbagai masukan, kritik dan saran yang bersifat membangun. Sistem layanan informasi FAM Indonesia terpusat di call centre 0812-5982-1511 dan email: aktifmenulis@gmail.com.

    Demikian sikap FAM Indonesia.

    Salam literasi!
    FAM INDONESIA
    www.famindonesia.com
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: FAM Indonesia Menolak Segala Bentuk Plagiasi! Rating: 5 Reviewed By: Fam Indonesia
    Scroll to Top