• Info Terkini

    Monday, August 1, 2016

    Menuai Manfaat Berliterasi di Era Digital


    KEMAJUAN zaman membawa konsekuensi terhadap kecanggihan teknologi. Akan tetapi, kemajuan teknologi digital belum dimanfaatkan secara optimal. Bagi generasi muda, kondisi tersebut diharapkan  mampu dijawab dengan inovasi dan kreativitas.

    Itu yang menjadi topik diskusi Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia Cabang Surabaya, Minggu (24/7/2016). Yudha Hari Wardhana, Ketua FAM Surabaya, menjelaskan, program literasi yang sudah dicanangkan di Surabaya –termasuk daerah-daerah lainnya– harus terus ditingkatnya.

    Contohkannya program 15 menit wajib membaca di sekolah yang dicanangkan Kemdikbud. ”Kendati 15 menit membaca itu sebenarnya tidak cukup, kegiatan ini dapat diwujudkan dengan lebih menyenangkan dan menggali kreativitas untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya literasi membaca di kalangan pelajar,” tegas pria berkacamata tersebut.

    Ryan Putra, mahasiswa jurusan fisika ITS, ikut berbagi pengalaman. Anggota FAM Surabaya yang aktif menulis sejak masih SMA itu mengatakan, membaca itu haruslah menyenangkan.
    "Caranya, membaca buku yang betul-betul disukai. Bukan buku pelajaran yang malah akan membuat bosan,” tutur penulis muda lulusan SMAN 4 Surabaya tersebut.

    Dalam diskusi itu, hadir Reffi Dhinar Seftiani, travel blogger. Penulis yang fasih berbahasa Jepang tersebut berbagi kiat pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan literasi yang positif serta menghasilkan keuntungan finansial.

    ”Di zaman sekarang, media sosial berkembang sangat pesat. Sayangnya, medsos justru banyak digunakan untuk kegiatan yang kontraproduktif,” jelasnya.

    Ia berbagai pengalaman tentang mengembangkan blog dan medsos untuk mengasah keterampilan literasi menulis.

    ”Blog atau medsos bisa dijadikan sarana berbagi catatan traveling dengan gaya bahasa  sendiri. Nah, tulisan tersebut bisa menjadi salah satu alat soft selling terhadap produk tertentu,” terangnya.
    Inilah yang membuatnya mereguk keuntungan dari kegiatan blogging, seperti mendapat bayaran khusus dari vendor atau perusahaan tertentu serta menjadi narasumber seminar blog.

    Yudha menjelaskan, kegiatan ini sekaligus merupakan acara halal bihalal antaranggota FAMSurabaya. Selain penulis, acara silaturahmi itu juga dihadiri kalangan guru dan dosen.

    Di antaranya, guru SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo Shofiatur Rohmatin SPd serta cerpenis A.M. Aziz yang juga dosen STIBA Satya Widya Surabaya. ”Diskusi ini rutin kami helat satu bulan sekali untuk menambah wawasan dan mengetahui progres literasi dari tiap anggota,” pungkasnya.

    Reportase : Eko Prasetyo
    Alumnus Pascasarjana Universitas Dr. Soetomo Surabaya & Anggota FAM Surabaya
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Menuai Manfaat Berliterasi di Era Digital Rating: 5 Reviewed By: Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
    Scroll to Top